GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Saksi Baru Diperiksa, Kasus Bullying Geng Tai Binus School Serpong Diduga Libatkan 11 Tersangka

Pengungkapan kasus bullying yang dilakukan oleh Geng Tai siswa senior Binus School Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus dilakukan.
Jumat, 23 Februari 2024 - 15:35 WIB
Binus School Serpong, Kota Tangerang Selatan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

Jakarta, tvOnenews.com - Pengungkapan kasus bullying yang dilakukan oleh Geng Tai siswa senior Binus School Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus dilakukan. 

Teranyar, Polres Tangsel menambah jumlah saksi yang dilakukan pemeriksaan berkaitan dengan kasus bullying oleh Geng Tai siswa senior Binus School Serpong tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang baru 3 saksi," kata Kasie Humas Polres Tangsel, AKP Wendi Afrianto saat dikonfirmasi awak media, Jakarta, Jumat (23/2/2024). 

Wendi menuturkan total saksi yang juga diduga pelaku kasus bullying seorang siswa Bnus School Serpong tersebut berjumlah 11 orang. 

Menurutnya pemeriksaan akan dilakukan secara bertahap terhadap apar saksi yang diduga terlibat dalam kasus bullying itu. 

"Melanjutkan kemarin akan diperiksa kembali 3 orang saksi," ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan, Proses pengusutan kasus bullying terhadap seorang siswa  SMA Binus Serping atau Binus School Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berlanjut. 

Kasie Humas Polres Tangsel, AKP Wendi mengatakan pihaknya akan memeriksa 8 orang siswa yang tergabung dalam 'Geng Tai' terduga pelaku bullying tersebut. 

Diantaranya pemeriksaan tersebut dilakukan kepada anak artis Vincent Rompies yang juga menjadi terduga pelaku dalam kasus bullying itu. 

"Untuk teknik pemeriksaan bertahap, bergantian," kata Wendi kepada awak media, Jakarta, Kamis (22/2/2024). 

Wendi menuturkan pemeriksaan dilakukan secara bertahap kepada para anak yang menjadi terduga pelaku aksi bullying itu. 

Menurutnya pemeriksaan tersebut berlangsung sejak Kamis (22/2/2024) pagi hingga berlanjut secara bertahap. 

"Dimulai dari pagi tadi, sampai malam ini masih berlangsung," katanya. 

Diketahui, polisi menetapkan kasus bullying yang dilakukan oleh Geng Tai siswa senior Binus School Serpong terhadap juniornya naik ke tahap penyidikan. 

Naiknya status kasus bullying anggota Geng Tai milik siswa senior Binus School Serpong turut dikonfirmasi oleh Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alvino Cahyadi. 

"Sudah naik ke tahap penyidikan," kata dia, Rabu (21/2/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun seorang siswa Binus School Serpong dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka luka akibat menjadi korban bullying disertai kekerasan yang dilakukan oleh seniornya sebagai syarat untuk masuk Geng Tai. 

Kasus bullying disertai kekerasan tersebut diketahui terjadi di warung belakang Binus School. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT