News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketar-ketir Ayahnya Dibidik Hercules, Anak Abah Asep Sang Jawa Garut: Bapak 2 Hari Tak Pulang, Saya Mohon Maaf

Istri dan anak dari Abah Asep sang Jawara Garut panik dan meminta maaf setelah video menantang Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (BRIB) Hercules
Selasa, 27 Februari 2024 - 05:40 WIB
Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (BRIB) Hercules
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Istri dan anak dari Abah Asep sang Jawara Garut panik setelah video menantang Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (BRIB) Hercules viral.

Anak Abah Asep memohon maaf atas video tersebut. Ia juga menyebut bahwa ayahnya bukanlah seorang preman dan jawara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abah Asep Jawara Garut merupakan seorang penjual kopiah dan kadang berjualan ayam pelung.

"Ini juga sedang kumpul, sedang bahas bapak, karena saya tahu bapak enggak kaya begitu," ujar Sansan, dikutip Selasa (27/2/2024).

"Tidak tahu mulanya dari mana, kalo video viral memang tahu dari orang - orang yang WA, malahan yang upload juga bukan oleh bapak," sambungnya.

Anak Abah Asep mengaku mengetahui bahwa ayahnya tak mungkin bisa mengunggah video tersebut. Ia menyebut sang ayah hanya bisa menggunakan ponsel untuk telpon dan berkirim pesan.

"Hanya bisa nelpon sama kirim pesan, enggak mungkin bisa bapak kaya begitu. Sekarang bapak sudah 2 hari tak ada di rumah, gak tahu di telepon enggak aktif, ini juga sedang cari - cari," jelasnya.

Atas video yang viral itu, ia mengucapkan permintaan maaf kepada Hercules untuk mewakili sang ayah.

"Saya dari pihak keluarga terutama saya anaknya pak Asep dari Garut, terkait video yang viral sejak kemarin mohon maaf, khususnya kepada pak Hercules, mohon dimaklumi dalam situasi apa pun, karena bapak saya bukan seorang preman bukan seorang jagoan, hanya manusia biasa," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (BRIB) Rosario de Marshall atau akrab disapa Hercules diajak duel oleh Jawara Garut.

Video ajakan duel yang diutarakan seorang pria yang menyebut dirinya sebagai Abah itu tersebar di media sosial, khususnya X. 

Tak tanggung-tanggung pria tua itu menantang duel Hercules secara terbuka satu lawan satu. Seperti yang diunggah oleh akun X @m1n4_95. 

"Hercules diajak separing sama Jawara Garut. Mantap Bah... ada yang kenal dengan Abah dari Garut ini?" tulis akun @m1n4_95.

Dalam video berdurasi 58 detik tersebut tampak pria tua mengenakan pakaian serba hitam (pangsi) lengkap dengan penutup kepala (iket).  

Pria dengan janggut dan kumis putih tersebut dengan berani menantang duel Hercules.

"Assalamualaikum, yeuh bewara bejakeun ka Hercules, diadu jeung Abah sparing. Ari bener-bener lalaki mah.
(Assalamualaikum, ini pengumuman, kasih tahu Hercules, duel dengan Abah, sparing kalau benar-benar lelaki)," kata pria tersebut.

Jawara Garut tersebut menyinggung soal Hercules yang mendukung salah satu capres dalam Pemilu 2024. 

"Nu kitu dibela. Abah mah rek ngabela negara, lain rek ngabela personil. (Seperti itu dibela. Abah ngebela negara, bukan ngebela personel perorangan," tambahnya.

Kemudian dia kembali menantang Hercules duel satu lawan satu.

"Siap Abah sparing jeung Hercules. Sok dimana? bejakeun. Ditantang ku Abah ti Garut yeuh, sok. (Siap, Abah sparing dengan Hercules. Silakan dimana? Kasih tahu Abah dari Garut)," tuturnya lantang.

"Bejakeun kaditu, viralkeun, ditantang ku  Abah, Hercules tah. (Kasih tahu ke dia, viralkan, ditantang Abah, Hercules nih)," tambahnya. 

Jawara Garut ini terang-terangan menyinggung soal sosok yang dibela oleh Hercules.

"Abah mah rek ngabela negara jeung ngabela Islam. (Abah membela negara dan membela Islam)," pungkasnya.

Jagoan Medan Ucok Baret Ciut ke Hercules

Seorang pria yang mengaku sebagai Jagoan Medan, Ucok Baret ciut sebelum bertemu dengan Hercules. Padahal diketahui ia sudah berada di Jakarta dan menantang sang mantan preman Tanah Abang.

Setelah datang ke Jakarta, rupanya Ucok Baret ciut dan mengucapkan permintaan maaf kepada Ketua Umum Ormas GRIB itu.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh teman-temanku semuanya. Saya lagi istirahat di salah satu masjid di pinggir jalan Jambi. Saya mau OTW pulang kampung ke Medan dari Jakarta."

"Teman-temanku semuanya terkhusus kepada Pak Haji Hercules, pak haji di sini saya minta maaf ternyata perkiraan saya ini tidak sesuai dengan kenyataan," kata Jagoan Medan itu dikutip melalui kanal YouTube BOS SIWAY pada Selasa (27/2/2024).

Dalam pernyataannya, Ucok Baret mengaku terkejut dengan sosok mantan preman Tanah Abang itu.

"Perkiraan saya selama ini pak haji seorang preman, ternyata saya salah. Tadinya sampai di Jakarta saya mau ketemu pak haji, tapi ada salah satu kawan saya ustadz yang katanya dia kenal dengan Pak Haji Hercules dan tahu betul tentang pak haji," ungkapnya.

Ia mengaku mengetahui banyak cerita tentang kebaikan yang diperbuat oleh Hercules yang baru diketahuinya. Bahkan Ucok Baret mengaku tak menyangka Hercules memiliki sifat sebaik yang ia dengar.

"Ustad yang saya kenal bercerita tentang kebaikan-kebaikan pak haji yang setiap saat menyantuni anak yatim, fakir miskin, suka membantu orang, bahkan pak haji katanya ada pesantren gitu, nggak nyangka saya," jelas Ucok Baret.

"Saya termakan provokasi yang beredar di medsos, kalau di medsos kan Pak Haji Hercules dikesankan seorang preman yang terkenal begitu ya, ternyata kita salah kawan," sambungnya.

Dalam video tersebut, Ucok Baret juga menimbau agar orang-orang di luar sana yang masih menganggap Hercules preman seram agar tak berpikiran demikian.

Ia juga menjelaskan  bahwa informasi yang didapatkan Hercules kerap memberikan santunan dari hasil usahanya.

"Kita salah ternyata. Saya sendiri baru sadar sekarang, ternyata pak haji itu bukan seorang preman. Bahkan menurut saya dia itu pendakwah dengan cara yang berbeda. Dia mengajak orang untuk berbuat baik dan luar biasanya lagi dia seorang pengusaha ternyata," lanjut Ucok.

"Terutama anak yatim, pesantren-pesantren, fakir miskin, begitu kesaksian ustad kawan saya yang menceritakan ke saya. Setelah saya mendengarkan itu, saya merasa bersalah sekali dan merasa menyesal, karena saya sudah terlanjur membuat gaduh di medsos," sambungnya.

Atas hal tersebut, Ucok Baret meminta maaf kepada Hercules karena telah berpandangan buruk tanpa mengenal terlebih dahulu.

"Saya minta maaf betul kepada Pak Haji Hercules. Pak haji saya minta maaf ya, dan pada kawan-kawan di luar sana melalui video ini saya tegaskan pak haji itu bukan seorang preman sekarang, dia itu seorang pendakwah dengan gayanya sendiri," sesalnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB), Hercules kembali mendapatkan tantangan lagi.

Setelah ditantang oleh Muhammad Muslim Yunus dan Jawara Garut, kini jagoan Medan yaitu Ucok Baret menantang mantan preman Tanah Abang itu.

Ia bahkan diketahui sudah tiba di Jakarta untuk berduel dengan Hercules.
Aksinya menantang sosok preman yang ditakuti itu lantaran tak senang dengan premanisme. 

"Premanisme harus dimusnahkan, Indonesia ini sudah maju dan merdeka dari itu semua," kata Ucok Baret, Jagoan Medan dikutip Minggu (25/2/2024).

Ia juga menyinggung soal keberadaan premanisme di Indonesia.

"Jangan kalian anggap Indonesia ini masih negara premanisme, kita sudah melampaui era itu. Saya akan gulung kalian semua jika masih berani berkuar-kuar di sosial media," lanjutnya.

Ucok Baret juga mengatakan bahwa Indonesia bukanlah milik Hercules dan anak buahnya 

"Indonesia bukan milik kalian, Hercules beserta anggota. Saya datang sendiri, Sekali sentil saya gulung. Tidak perlu melibatkan gerombolan manusia manusia gak jelas. Siap-siap, saya sedang dalam perjalanan menuju Jakarta," katanya.

Ia juga menolak jika lawan duelnya adalah anak buah Hercules lantaran dianggap tak setara dengannya.
 
"Saya sudah di Jakarta. Hercules, dimana alamatmu? Jangan sia-siakan langkah saya. Aku tidak mau bertemu dengan anak buahmu, mereka bukan level saya," kata Ucok Baret dikutip pada Minggu (25/2/2024).

Dalam video tersebut, jagoan Medan itu bahkan menyindir Hercules hanyalah seolah jari kelingking.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan ia menganggap Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) itu adalah lawan yang mudah.

"Hercules ibarat jari kelingking, mudah dihabisi dan saya gulung di GBK Jakarta. Hercules ini nih ibarat kelingking saya, Hercules tu ini, Hercules ini nih ibarat kelingking saya mudah saya habisi dan gulung," ungkapnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Selengkapnya

Viral