GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MIPI Dorong Terciptanya Generasi Muda yang Produktif untuk Mendukung Indonesia Emas 2045

Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) mendorong terciptanya generasi muda yang produktif untuk mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045.
Senin, 4 Maret 2024 - 02:24 WIB
Ketua Umum (Ketum) MIPI, Bahtiar
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) mendorong terciptanya generasi muda yang produktif untuk mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045. 

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, MIPI menggelar Prominent Leader Academy (PLA) yang diikuti oleh para generasi muda dari berbagai wilayah Indonesia, seperti Pekanbaru, Surabaya, Balikpapan, dan Makassar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum (Ketum) MIPI yang juga Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Polpum Kemendagri), Bahtiar mengatakan MIPI hendak menyiapkan pemimpin milenial dari kalangan muda untuk melanjutkan pembangunan 20 tahun ke depan atau Indonesia Emas. 

Bahtiar mendorong agar narasi Indonesia Emas ini harus dirapikan, dipertajam lebih dalam, dan dieksplor lebih terbuka dengan melihat kemampuan planet bumi dan daya dukung alam.

“Kita harus berpikir lebih sistemik dan lebih konkret, untuk mewujudkan Indonesia Emas, dan menyiapkan generasi kita ini. Baik yang sedang sekolah, dan mungkin juga ada program khusus masyarakat kita yang sedang tidak sekolah, anak-anak muda kita. Bagaimana yang sudah terlanjut tidak sekolah? Sudah terlanjut cuma SD, SMP, SMA, tapi dia kita ubah menjadi manusia produktif,” kata Bahtiar pada acara Prominent Leaders Academy: Konvensi Nasional dan Closing Program di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu (3/3/2024).

Selaku Penjabat (PJ) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar menghubungkan implementasi Indonesia Emas dengan Sulsel. 

Bahtiar memaparkan pertumbuhan ekonomi di Sulsel baru 4,05 persen. Sementara di dalam ilmu ekonomi, untuk menuju Indonesia Emas, minimal pertumbuhan rata-ratanya 7 hingga 8 persen. 

Guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulsel membangun ekonomi kerakyatan dengan mencetak petani-petani, peternak-peternak, dan petambak-petambak milenial.

“Sulsel, kami bisa menggerakkan ekonomi kerakyatan dengan menggunakan, menyambungkan kehidupan UMKM, pertanian, perikanan, kelautan, dan peternakan. Ini dengan perbankan, dengan menggunakan fasilitas KUR, Kredit Usaha Rakyat,” terangnya.

Bahtiar menambahkan, di dunia ini tidak banyak negara yang mampu melompat dari negara ekonomi sedang menuju ekonomi maju hampir sebagian besar gagal termasuk negara Filipina. 

Pada tahun 2045 nanti akan menjadi titik menentukan apakah Indonesia melompat menjadi negara maju, ataukah tetap terjebak pada middle income trap atau terjebak dalam pendapatan menengah.

Menurutnya ini bukan pekerjaan mudah, salah satu yang perlu mendapat pembenahan adalah terkait pendidikan.

Dalam amatannya, kampus atau sekolah tidak bisa menjadi jembatan antara manusia yang bisa mengelola alamnya dengan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan di sekolah atau di kampus.

Di dalam PLA, dia berharap, materi yang diberikan bersifat tematik dan konkret, seperti membahas terkait sektor spesifik, pertanian atau perkebunan, peternakan, dan perikanan atau kelautan.

“Maka gagasan saya adalah, tahun depan jika ini dilanjutkan, Ford Foundation atau siapa pun direkturnya saya sarankan tematik. Biar lebih spesifik. Kalau menyiapkan petani milenial, petani milenial. Kalau petambak milenial, sudah itu saja,” ujarnya.

Dalam amatannya, ketika pihaknya berkeliling kampus di Sulsel, provinsi ini memiliki luas wilayah laut empat kali lipat, tetapi kampus pendidikan di Sulsel belum mengajari bagaimana mengolahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Termasuk yang pengetahuan dan keterampilan spesifik terkait pertambangan nikel atau dengan kata lain, sumber daya yang tersedia belum dikelola secara maksimum. 

“Ada sesuatu yang bisa kita ubah serius, langkah extra ordinary bahasa saya, mengenai metode, pendidikan, cara, dan berbagai instrumen pendidikan. Benar-benar tidak nyambung antara alam dan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan ini kan jembatan antara manusia yang hidup di atasnya dan alamnya,” tandanya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diserang Ratusan Orang saat Panen Sawit, 25 Warga Rokan Hulu Luka dan 28 Orang Belum Diketahui Nasibnya

Diserang Ratusan Orang saat Panen Sawit, 25 Warga Rokan Hulu Luka dan 28 Orang Belum Diketahui Nasibnya

Para korban mendatangi Polsek Tambusai Utara untuk membuat laporan sekaligus menjalani pemeriksaan. Pada Senin (17/8/2026), sejumlah korban terlihat terbaring dan duduk di teras musala dekat polsek sambil menahan sakit.
Rangkaian HUT ke-81 RI, Kodam VI/Mulawarman Gelar Singing Competition

Rangkaian HUT ke-81 RI, Kodam VI/Mulawarman Gelar Singing Competition

Kodam VI/Mulawarman, Kalimantan Timur (Kaltim) turut merayakan HUT ke-81 RI dengan berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat.
Para Legenda Manchester United Soroti Kebijakan Transfer Setan Merah yang Siap Obral Pemain Muda demi Bek Newcastle

Para Legenda Manchester United Soroti Kebijakan Transfer Setan Merah yang Siap Obral Pemain Muda demi Bek Newcastle

Manchester United disebut siap menjual Harry Amass dan Toby Collyer untuk mendanai transfer Lewis Hall. Bek Newcastle United itu menjadi salah satu target.
Dorong Warga Jadi Wirausaha, Dinkopnaker Boyolali Kucurkan DBHCHT Rp150 Juta untuk Pelatihan TKM

Dorong Warga Jadi Wirausaha, Dinkopnaker Boyolali Kucurkan DBHCHT Rp150 Juta untuk Pelatihan TKM

Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, terus menggenjot perluasan kesempatan kerja dengan mendorong masyarakat menciptakan lapangan kerja secara mandiri.
Mendagri Tito Tegaskan Pemerintah Pusat Tidak Tinggal Diam Terhadap Bencana Gempa di NTT

Mendagri Tito Tegaskan Pemerintah Pusat Tidak Tinggal Diam Terhadap Bencana Gempa di NTT

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kunjungan jajaran pejabat pusat ke Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan wujud nyata kepedulian negara dalam mempercepat proses pemulihan warga terdampak gempa bumi.
IPW Sorot Penghadangan Penggerebekan Gudang Selundupan Pasir Timah

IPW Sorot Penghadangan Penggerebekan Gudang Selundupan Pasir Timah

Polda Bangka Belitung (Babel) mengaku sempat mendapat penghadangan dari Satlap Tri Cakti (Satgas Timah) saat menggerebek gudang penyimpanan pasir timah yang diduga akan diselendupkan di Belitung.

Trending

Mendagri Tito Karnavian Pimpin Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Natas Lehong Manggarai Timur

Mendagri Tito Karnavian Pimpin Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Natas Lehong Manggarai Timur

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). 
Polda NTT Turunkan Tim Psikologi untuk Gelar Trauma Healing dengan Teknik USEFT bagi Korban Gempa

Polda NTT Turunkan Tim Psikologi untuk Gelar Trauma Healing dengan Teknik USEFT bagi Korban Gempa

Kepedulian Polda NTT tidak hanya sebatas memberikan bantuan hingga mengevakuasi korban gempa yang terjadi di NTT pada Sabtu (15/8) lalu. Namun, Polda NTT juga
Link Streaming Upacara HUT RI ke-81 17 Agustus 2026 di Istana Merdekaa, Mulai Pukul 10.00 WIB

Link Streaming Upacara HUT RI ke-81 17 Agustus 2026 di Istana Merdekaa, Mulai Pukul 10.00 WIB

Nonton upacara HUT RI ke-81 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka lewat link live streaming resmi. Saksikan Detik-Detik Proklamasi mulai pukul 10.00 WIB.
Bisa Bela Timnas Indonesia? Ini Profil Kieron Bowie, Striker Serie A yang Ikut Kirim Ucapan HUT RI ke-81 Bareng Jay Idzes

Bisa Bela Timnas Indonesia? Ini Profil Kieron Bowie, Striker Serie A yang Ikut Kirim Ucapan HUT RI ke-81 Bareng Jay Idzes

Kieron Bowie, striker Liga Italia yang ikut ucapkan HUT RI ke-81 bersama Jay Idzes. Momen itu memancing penasaran soal peluang Bowie membela Timnas Indonesia.
Mengenal Kolonel Inf Priyo Handoyo, Sosok di Balik Komandan Upacara HUT RI ke-81 di Istana Merdeka

Mengenal Kolonel Inf Priyo Handoyo, Sosok di Balik Komandan Upacara HUT RI ke-81 di Istana Merdeka

Siapa Kolonel Priyo Handoyo? Simak profil dan perjalanan karier perwira TNI AD yang dipercaya menjadi Komandan Upacara HUT RI ke-81 di Istana Merdeka.
Polisi Temukan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung yang Disamarkan dalam Karung Beras

Polisi Temukan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal di Belitung yang Disamarkan dalam Karung Beras

Tim gabungan Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung bersama Satuan Pelaksana (Satlap) Tricakti berhasil menemukan puluhan karung berisi pasir timah tanpa dokumen sah.
Jokowi Hadiri HUT ke-81 RI di Istana, Tampil Pakai Adat Bali dan Gibran Kenakan Busana NTT

Jokowi Hadiri HUT ke-81 RI di Istana, Tampil Pakai Adat Bali dan Gibran Kenakan Busana NTT

Jokowi menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/8/2026).
Selengkapnya

Viral