GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baleg DPR dan Pemerintah Setujui Pemenang Pilkada Jakarta Harus Capai Suara 50 Persen Plus Satu

Baleg DPR setujui dengan pemerintah mengenai pemenang Pilkada Jakarta harus memenuhi suara 50 persen plus satu. Namun, ada sejumlah fraksi yang tak setuju.
Selasa, 19 Maret 2024 - 13:27 WIB
Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Agtas.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dan pemerintah setuju pemenang Pilkada Daerah Khusus Jakarta (DKJ) harus memperoleh 50 persen +1 suara.

Kesepakatan ini menggugurkan keputusan sebelumnya yang sepakat bahwa Pilkada Jakarta hanya satu putaran. Artinya, pemenang Pilkada berdasarkan suara terbanyak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita untuk pemilihan tetap dengan (perolehan suara) 50 (persen) plus 1," kata Ketua Baleg DPR Supratman Andi Agtas saat rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024).

Dia mengungkapkan fraksi yang tidak setuju dengan keputusan baru ini adalah Fraksi PKB dan Golkar.

Fraksi Golkar menilai gubernur dan wakil gubernur terpilih akan legitimasi bila diambil dari suara kandidat terbanyak. Sebab gubernur dan wakil gubernur dipilih oleh rakyat melalui Pilkada.

Sementara alasan PKB tidak setuju dengan format 50%+1 karena bisa menyebabkan keruwetan di beberapa pilkada. 

Diberitakan sebelumnya, pemerintah dan Baleg DPR sepakat pemenang Pilkada tidak dihitung dengan format 50 persen +1. Artinya, Pilkada Jakarta hanya satu putaran.

Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro menjelaskan perubahan mekanisme pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKJ ini mengikuti aturan yang tertera dalam UU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pilgub, Bupati, dan Wali Kota.

“Jadi mengikuti aturan pemilihan kepala daerah selama ini yaitu UU Pilkada, begitu pula dengan daerah-daerah khusus lainnya. Jadi daerah khusus di Provinsi Aceh, daerah khusus di Provinsi Papua sama dengan berlakunya pilkada,” jelas Suhajar saat rapat panja di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024) siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi satu kali pemilihan, pemilik suara terbanyak adalah pemenangnya,” tambahnya. (saa/iwh)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

OJK Denda Miliaran Rupiah Pelaku Manipulasi Saham, Aktivitas Influencer Pasar Modal Ikut Disorot

OJK Denda Miliaran Rupiah Pelaku Manipulasi Saham, Aktivitas Influencer Pasar Modal Ikut Disorot

OJK beri denda miliaran rupiah kepada pelaku manipulasi saham yang memanfaatkan media sosial dan transaksi semu demi menjaga integritas pasar modal Indonesia.
Keluhan Mauricio Souza Soal JIS Usai Persija Tundukkan PSM 2-1: Rumput Tak Ideal dan Tanpa VAR

Keluhan Mauricio Souza Soal JIS Usai Persija Tundukkan PSM 2-1: Rumput Tak Ideal dan Tanpa VAR

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan sorotan khusus terhadap kualitas lapangan Jakarta International Stadium (JIS).
Berkah Ramadan, Bahagianya Alaaeddine Ajaraie Cetak Gol Debut Buat Persija: Alhamdulillah, Allah Beri Kekuatan

Berkah Ramadan, Bahagianya Alaaeddine Ajaraie Cetak Gol Debut Buat Persija: Alhamdulillah, Allah Beri Kekuatan

Penyerang Persija Jakarta, Alaeddine Ajaraie, mengaku bahagia bisa jalani Ramadan di Indonesia. Ia merasakan suasana yang berbeda karena berpuasa di Tanah Air.
Tumbang 2-1 dari Persija Jakarta, Pelatih PSM Makassar Curhat Terkait VAR Tak Berfungsi di JIS

Tumbang 2-1 dari Persija Jakarta, Pelatih PSM Makassar Curhat Terkait VAR Tak Berfungsi di JIS

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menyesalkan pertandingan menghadapi Persija Jakarta digelar tanpa menggunakan Video Assistant Referee (VAR).
Buntut Alumus LPDP Bangga Anaknya Peroleh Paspor Inggris, LPDP Beri Sanksi Sampai Pengembalian Seluruh Dana Beasiswa

Buntut Alumus LPDP Bangga Anaknya Peroleh Paspor Inggris, LPDP Beri Sanksi Sampai Pengembalian Seluruh Dana Beasiswa

Buntut Dwi Sasetyaningtyas (DS), seorang warga negara Indonesia (WNI) alumnus penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengunggah ucapan
Sosok Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Belakangan Ini

Sosok Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Belakangan Ini

Nama Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah mengunggah video yang menyebut kewarganegaraan anaknya.

Trending

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro mengakui narkoba sekoper miliknya dapat saat ia menjabat sebagai Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara.
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT