News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Pilu Korban Kecelakaan Tol Japek KM 58, Dijadwalkan Pulang ke Kampung Halaman untuk Jadi Wali Nikah Kakaknya, Pesan Ibu Korban Tak Sempat Dibalas: Sudah Sampai Mana?

Zaki anak Yuyun menjadi salah satu korban kecelakaan Tol Jakarta Cikampek (Japek) KM 58 pada Senin (8/4/2024) lalu. Yuyun menceritakan kisah pilunya.
Sabtu, 13 April 2024 - 07:25 WIB
Kisah pilu korban kecelakaan Tol Japek KM 58
Sumber :
  • Bayu Pratama-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Beginilah kisah pilu Yuyun. Yuyun merupakan ibu dari Muhammad Nazaki atau Zaki. Zaki anak Yuyun menjadi salah satu korban kecelakaan Tol Jakarta Cikampek (Japek) KM 58 pada Senin (8/4/2024) lalu. 

Di program Kabar Utama tvOne, Yuyun tidak kuasa menahan tangisnya. Anak yang sangat dirindukannya nyatanya tewas dalam insiden mengerikan tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sambil menahan kucuran air mata, Yuyun mengatakan Zaki sudah memberi kabar padanya jika Lebaran nanti akan mudik ke kampung halaman. Zaki ingin merayakan Lebaran dengan keluarganya.

Kisah pilu korban kecelakaan Tol Japek KM 58. Dok: Awaludin-Antara

Selain merayakan Lebaran bersama-sama, Zaki juga dijadwalkan menjadi wali nikah kakak perempuannya yang digelar setelah Lebaran.

"Rencananya mau silaturahmi. Dia juga mau jadi wali nikah untuk kakaknya yang mau nikah. Soalnya bapaknya sudah enggak ada," kata Yuyun. 

Tidak terlintas sedikitpun di kepala Yuyun kalau Zaki akan menjadi korban kecelakaan. Dia benar-benar tidak menyangka hal ini terjadi pada anaknya. 

Pasalnya, Zaki mulanya hendak pergi mudik dengan menggunakan sepeda motor. 

“Ini pertama kali dia pulang menggunakan mobil travel,” ujar Yuyun. 

Yuyun sempat berkomunikasi dengan Zaki sebelum kejadian ini. Zaki memberi kabar kalau dia akan pulang menggunakan sepeda motor.

"’Ma, Aa mau pulang malam Senin’. ‘Iya A. Terus Aa naik apa?’. ‘Aa mau naik travel, tapi travelnya sudah penuh’, katanya. ‘Enggak mau kalau penuh. Nanti aja pakai motor’, katanya," kisah Yuyun.

tvonenews

Selepas percakapan itu, Yuyun tak lagi tahu kabar sang anak. Yuyun cemas hingga terus membombardir HP Zaki dengan WhatsApp hingga telepon. Namun, Zaki tetap tidak bisa dihubungi. 

Kecemasan Yuyun berubah menjadi kepanikan. Pasalnya, hingga siang hari masih belum ada balasan dari Zaki. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Habis itu saya WA, ‘Aa sampai mana?’. Tapi HP-nya sudah enggak aktif. Ditelepon juga enggak aktif. ‘Ke mana si Aa Ya Allah? Ini ada apa?’. Saya bilang gitu," tutur Yuyun.

Tak lama kemudian, Yuyun didatangi oleh perwakilan pihak travel. Mereka meminta data diri Zaki dan mengajak Yuyun ke kantor.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momentum Hari Lahir Pancasila, Perguruan Tinggi Ini Komitmen Penguatan Ideologi di Lingkungan Kampus

Momentum Hari Lahir Pancasila, Perguruan Tinggi Ini Komitmen Penguatan Ideologi di Lingkungan Kampus

Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni pada setiap tahunnya menjadi refleksi bagi setiap individu maupun kelompok.
Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.
Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran hebat melanda kawasan pada penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam.
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Tim gabungan hingga saat ini terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena tidak mengantongi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute mengajak kembali masyarakat Indonesia secara umum untuk menelusuri keteladanan luhur Sang Guru Bangsa, Ahmad Syafii Maarif, melalui rangkaian penyelenggaraan Bulan Buya yang digelar lintas wilayah di Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Jakarta.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral