LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Sudirman Said
Sumber :
  • Sumber: Abdul Gani Siregar

Sudirman Said Titip Pesan pada Prabowo: Capai Apa yang Dicita-citakan Oleh Kemerdekaan

tahapan Pilpres 2024 telah selesai dan tinggal menunggu proses pelantikan setelah Putusan Mahkamah Konstitusi menolak gugatan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud

Selasa, 23 April 2024 - 15:19 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Institut Harkat Negeri (IHN), Sudirman Said menegaskan bahwa tahapan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 telah selesai dan tinggal menunggu proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih setelah Putusan Mahkamah Konstitusi menolak gugatan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud pada Senin (22/4/2024).

Executive Co-Captain Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) ini menilai bahwa dalam kompetisi seperti halnya Pilpres pasti ada pihak yang menang dan kalah. 

"Kepada yang menang Pak Prabowo Subianto, saya ucapkan selamat bekerja, menata negara, melakukan perbaikan-perbaikan, mencapai apa yang dicita-citakan oleh kemerdekaan. Sebagai bagian dari tim yang kalah, saya harus menghormati Putusan MK, betapa pun banyak ketidakpuasan dan catatan atas penyelenggaraan Pilpres 2024," tutur Sudirman, Selasa (23/4/2024).

Putusan Mahkamah Konstitusi menolak seluruh permohonan yang diajukan capres-cawapres nomor urut 01 Anies-Muhaimin dan nomor urut 03 Ganjar-Mahfud, dalam sidang putusan sengketa hasil Pemilihan Presiden 2024, Senin (22/4/2024).

Di sisi lain, Sudirman menilai bahwa dissenting opinion yang disampaikan oleh tiga hakim MK; Saldi Isra, Enny Nurbaningsih, dan Arief Hidayat, menjadi dokumentasi penting, yang merupakan catatan pengakuan bahwa ada banyak hal yang janggal dalam proses Pilpres 2024.

"Kepada Pak Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih, kita tumpukan harapan agar pemerintah mendatang dapat melakukan koreksi atas berbagai kejanggalan, praktik kekuasaan yang menyimpang, dan pelanggaran etik yang terjadi,” jelas dia.

“Pemerintah yang akan dibentuk oleh presiden terpilih punya tanggung jawab besar untuk melakukan penataan ulang regulasi, nilai-nilai, dan budaya politik ke depan agar demokrasi kita dapat membuahkan kesejahteraan dan keadilan,” imbuhnya.

Menurutnya, di atas semua yang terjadi, perlu disadari bahwa tantangan yang dihadapi bangsa ini di depan mata sangatlah besar. "Masalah kemiskinan, pengangguran, pasokan pangan, subsidi energi, dan ruang fiskal yang terbatas akan menjadi PR besar yang harus ditangani. Dari perspektif global, tekanan geo politik dan konflik-konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia akan memerlukan perhatian tersendiri," ungkap Sudirman.

Oleh sebab itu, kata dia, semua pihak harus bersiap move on,  menyiapkan diri untuk bergerak maju. "Harus ada usaha untuk melakukan musyawarah antartokoh bangsa untuk tidak saja berfokus menata pemerintahan, tetapi menata negara keseluruhan dengan segenap instrumennya,” tandasnya. (agr/mii)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Timbulkan Kekacauan Lalu Lintas di Bandar Lampung, Nasib ‘Pak Ogah’ Berakhir di Kantor Polisi

Timbulkan Kekacauan Lalu Lintas di Bandar Lampung, Nasib ‘Pak Ogah’ Berakhir di Kantor Polisi

Seorang 'Pak Ogah' diamankan Polsek Sukarame lantaran nekat mematikan mesin traffic light di persimpangan Jalan Urip Sumoharjo -Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegar
Ditanya dr Richard Lee soal Sudirman, Pegi Setiawan Ekspresinya dari Tertawa Langsung jadi Mesem, Beri Jawaban Seperti ini: Orang di dalam Penjara Juga...

Ditanya dr Richard Lee soal Sudirman, Pegi Setiawan Ekspresinya dari Tertawa Langsung jadi Mesem, Beri Jawaban Seperti ini: Orang di dalam Penjara Juga...

Nama Pegi Setiawan tiba-tiba muncul sebagai salah satu tersangka utama kasus pembunuhan Vina Cirebon. Tak hanya itu, dugaan Pegi alias Perong sebagai tersangka
Kode Keras Ustaz Adi Hidayat Tolak Tambang Dikelola NU, Singgung TNI Lebih Pantas daripada Ormas: Negara Harus Hadir!

Kode Keras Ustaz Adi Hidayat Tolak Tambang Dikelola NU, Singgung TNI Lebih Pantas daripada Ormas: Negara Harus Hadir!

Ustaz Adi hidayat ikut menanggapi persoalan tambang akan dikelola oleh ormas Nahdlatul Ulama (NU). UAH sarankan TNI lebih baik dibandingkan ditawarkan ke PBNU.
Saat Shalat Berjamaah, Makmum Harus Baca Al Fatihah atau Dengarkan Imam Saja? Kata Ustaz Adi Hidayat yang Benar...

Saat Shalat Berjamaah, Makmum Harus Baca Al Fatihah atau Dengarkan Imam Saja? Kata Ustaz Adi Hidayat yang Benar...

Wajibkah makmum baca surat Al Fatihah saat sedang shalat berjamaah? Ustaz Adi Hidayat terangkan tentang hukum baca Al Fatihah bagi makmum saat shalat berjamaah.
Narapidana di Palembang Tewas Dianiaya Dua Tahanan, Begini Motifnya...

Narapidana di Palembang Tewas Dianiaya Dua Tahanan, Begini Motifnya...

Polisi mengungkap dua orang tahanan terlibat atas kematian seorang narapidana di Lapas Klas I Mata Merah, Palembang, Sumatera Selatan pada Kamis, 18 Juli 2024.
Meriahkan HUT Bhayangkari ke-78, Ramai-ramai Warga Ikut Lomba Perahu Bala-bala Polres Palopo

Meriahkan HUT Bhayangkari ke-78, Ramai-ramai Warga Ikut Lomba Perahu Bala-bala Polres Palopo

Meriahkan HUT Bhayangkari ke-78, ramai-ramai warga ikut lomba Perahu Bala-bala Polres Palopo. Di mana lomba bala-bala ini merupakan lomba balap perahu,
Trending
Bahrain Bingung, Timnas Indonesia jadi Tim dengan Peringkat FIFA terendah di Grup C tapi Diisi Pemain Berkelas dengan Harga Mahal?

Bahrain Bingung, Timnas Indonesia jadi Tim dengan Peringkat FIFA terendah di Grup C tapi Diisi Pemain Berkelas dengan Harga Mahal?

pesaing Timnas Indonesia di grup c babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran ketiga, Bahrain dibuat heran dengan nilai pasar skuad garuda yang tinggi
Alasan Borneo FC Lepas Adam Alis ke Persib, Tim Tak Mau Ada Gangguan Cuma Gara-gara Ini ...

Alasan Borneo FC Lepas Adam Alis ke Persib, Tim Tak Mau Ada Gangguan Cuma Gara-gara Ini ...

Masih memiliki kontrak hingga Desember 2024, Borneo FC meminjamkan Adam Alis yang berposisi sebagai gelandang ini ke Persib Bandung. 
Meski Terseret Kasus Vina Iptu Rudiana Tak Perlu Muncul ke Publik, Eks Kabareskrim: Sama Saja Buat Pengadilan di Media

Meski Terseret Kasus Vina Iptu Rudiana Tak Perlu Muncul ke Publik, Eks Kabareskrim: Sama Saja Buat Pengadilan di Media

Eks Kabareskrim, Ito Sumardi menilai Iptu Rudiana yang terseret dalam kasus Vina tak perlu muncul di publik walaupun saat ini ayah Eky tersebut sedang dicari.
Bikin Pusing Bojan Hodak saat Liga 1 Berlangsung, Persib Bandung Berpotensi Jadi Timnas Indonesia B untuk Piala AFF 2024

Bikin Pusing Bojan Hodak saat Liga 1 Berlangsung, Persib Bandung Berpotensi Jadi Timnas Indonesia B untuk Piala AFF 2024

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, bisa pusing di tengah-tengah Liga 1 2024/2025 nanti karena kiprah Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 pada akhir tahun ini.
Demi Harga Diri, Thailand pun Ogah Ketemu Timnas Indonesia di AFF 2024, Katanya Skuad Shin Tae-yong Itu...

Demi Harga Diri, Thailand pun Ogah Ketemu Timnas Indonesia di AFF 2024, Katanya Skuad Shin Tae-yong Itu...

Thailand berpendapat bahwa sebaiknya tidak berhadapan dengan Timnas Indonesia di AFF 2024. Madam Pang mengomentari Skuad Garuda asuhan Shin Tae-yong tersebut,
Bukan Jens Raven, Pelatih Kamboja Bicara Terus Terang soal Sosok Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Perlu Diwaspadai

Bukan Jens Raven, Pelatih Kamboja Bicara Terus Terang soal Sosok Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Perlu Diwaspadai

Pelatih Kamboja, Phea Sopheaktra, berbicara tentang sosok yang diwaspadai dari Timnas Indonesia U-19 jelang laga Piala AFF U-19 2024 dan itu bukan Jens Raven.
Kompolnas Terkejut dengan Jawaban Polda Jabar Soal Misteri CCTV Kasus Vina Cirebon, Kini Iptu Rudiana Dibuat Ketar-ketir karena…

Kompolnas Terkejut dengan Jawaban Polda Jabar Soal Misteri CCTV Kasus Vina Cirebon, Kini Iptu Rudiana Dibuat Ketar-ketir karena…

Jawaban mengejutkan Polda Jabar mengenai misteri keberadaan CCTV pada kasus pembunuhan Vina Cirebon. Iptu Rudiana dilaporkan ke Bareskrim oleh para terpidana
Selengkapnya