News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Berhenti Sampai Penahanan, KPK Bakal Selidiki Pencucian Uang Ahmad Muhdlor

Kasus Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, tak hanya berhenti sampai penahanan saja. Melainkan, KPK akan lakukan penyelidikan kasus pencucian uangnya. 
Selasa, 7 Mei 2024 - 18:08 WIB
Tak Hanya Berhenti Sampai Penahanan, KPK Bakal Selidiki Pencucian Uang Ahmad Muhdlor
Sumber :
  • tim tvOne - Haris

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, tak hanya berhenti sampai penahanan saja. Melainkan, KPK akan lakukan pengembangan dalam penyelidikan kasus pencucian uangnya. 

Bahkan, Pimpinan KPK memastikan akan melakukan pengembangan dan menelusuri aliran uang yang didapatkan dari hasil korupsi ke arah pencucian uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pasti penyidikan akan mengarah kesana (TPPU) soal pencucian uang. Penyidikan dakwaannya akan mengarah kesana (pencucian uang)," ujar Wakil ketua KPK Johanis Tanak dalam konprensi pers digedung KPK, Selasa (7/5/2024).

Diketahui, KPK resmi menahan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali. 

Ia ditahan dalam kasus dugaan pemotongan dana ASN BPPD, Sidoarjo, Selasa (7/5/2024).

"Karena kecukupan alat bukti tim penyidik setelah menemukan fakta-fakta peran pihak lain yang diduga menikmati aliran uang," beber Wakil ketua KPK Johanis Tanak, Selasa (7/5/2024).

Tanak juga mengungkapkan, untuk melakukan proses penyidikan penyidik melakukan penahanan pertama. Penahanan dilakukan selama 20 hari pertama.

"Untuk proses kebutuhan, tim penyidik menahan tersangka AMA (Ahmad Muhdlor Ali) selama 20 hari pertama. Bertempat di rutan cabang KPK," Kata Tanak.

Dalam kasus ini,  Muhdlor sebagai bupati diduga menggunakan uang potoangan tersebut. KPK menyebut, pemotongan dana insentif itu diduga dilakukan demi memenuhi kebutuhan Muhdlor dan Ari sebagai kepala BPPD.

Kasus ini berawal setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Sidoarjo, Jawa Timur pada Kamis (25/1/2024). Sebanyak 11 orang diamankan, termasuk Kasubag Umum BPPD Sidoarjo, Siska Wati.

Siska sebagai Kasubag Umum BPPD Sidoarjo, sekaligus bendahara, disebut secara sepihak melakukan pemotongan dana insentif para ASN BPPD Sidoarjo. 

Adapun besaran potongan, berkisar 10 persen hingga 30 persen dari insentif yang diterima masing-masing ASN.

Berdasarkan perhitungan KPK, dana yang berhasil dikumpulkan Siska mencapai  Rp2,7 miliar. 

Sementara saat OTT, penyidik menemukan uang tunai Rp 69,9 juta.

Maka dari itu, KPK telah menetapkan Siska Wati selaku Kasubag Umum dan Kepegawaian BPBD Kabupaten Sidoarjo sebagai tersangka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia ditetapkan menjadi tersangka bersama kepala BPPD Ari Suyono.

Kemudian, Muhdlor disangkakan melanggar Pasal 12 huruf f Undang Nomor 31 Tahun1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang - Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. (hrs/aag)
    
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Taman Kagama Lamongan Diserbu Warga, Air Mancur Menari Jadi Favorit Pengunjung

Taman Kagama Lamongan Diserbu Warga, Air Mancur Menari Jadi Favorit Pengunjung

Revitalisasi Kawasan Gajah Mada (Kagama) yang terletak di Kelurahan Sukomulyo resmi bertransformasi menjadi ruang publik kedua yang memadukan aktivitas sosial, interaksi, hingga geliat ekonomi.
Harga Plastik Naik, Pramono Usul Balik ke Cara Tradisional: Pakai Bungkus Daun Pisang

Harga Plastik Naik, Pramono Usul Balik ke Cara Tradisional: Pakai Bungkus Daun Pisang

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa harga plastik di pasar bukan menjadi kewenangan pemerintah provinsi (Pemprov).
Diminta Tak Kembangkan Nuklir, Iran Pilih Tinggalkan Negosiasi dengan Amerika Serikat

Diminta Tak Kembangkan Nuklir, Iran Pilih Tinggalkan Negosiasi dengan Amerika Serikat

Teheran menolak semua tawaran Washington dalam negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran
Viral Sopir Bajaj Kena Palak Preman di Tanah Abang, Pramono Minta Satpol PP Tindak Tegas

Viral Sopir Bajaj Kena Palak Preman di Tanah Abang, Pramono Minta Satpol PP Tindak Tegas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku sudah melihat video kejadian terkait aksi pemalakan terhadap sopir bajaj tersebut.
Di Ultah ke-55 Tahun, Dedi Mulyadi Janji Tak Akan Menikah Lagi, Sosok Ini Jadi Alasannya

Di Ultah ke-55 Tahun, Dedi Mulyadi Janji Tak Akan Menikah Lagi, Sosok Ini Jadi Alasannya

Dalam suasana yang syahdu, Dedi Mulyadi memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan rencana masa depannya.
Viral Inova Zenix Hitam Kabur Usai Tabrak Lari Dikejar Pemotor di Karawang, Begini Nasibnya

Viral Inova Zenix Hitam Kabur Usai Tabrak Lari Dikejar Pemotor di Karawang, Begini Nasibnya

Viral di media sosial sebuah mobil kabur usai tabrak lari pemotor di Karawang, Jawa Barat. Berkat video viral tersebut, Satlantas Polres Karawang bergerak cepat memburu pelaku tabrak lari tersebut.

Trending

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Ida Hamidah, nama yang kini menjadi perbincangan warga Jabar, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, ia sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung yang
Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades tak terima pungli di sekitar Jembatan Cirahong dihapuskan karena berdampak pada relawan yang bertugas. Begini kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro siap balas dendam demi bisa lolos ke babak grand final.
Mengenal Eksel Runtukahu, Striker Persija Jakarta yang Sedikit Menit Bermain, tapi Sudah Cetak 6 Gol

Mengenal Eksel Runtukahu, Striker Persija Jakarta yang Sedikit Menit Bermain, tapi Sudah Cetak 6 Gol

Nama Eksel Runtukahu tengah menjadi perbincangan hangat. Penyerang asal Sulawesi Utara ini baru saja menunjukkan taringnya dengan mencetak brace untuk Persija.
Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Setelah Sandy Walsh Antar Buriram United Juara Liga Thailand

Reaksi Para Pemain Timnas Indonesia Setelah Sandy Walsh Antar Buriram United Juara Liga Thailand

Para pemain Timnas Indonesia ramai-ramai memberikan reaksinya setelah rekan setim mereka Sandy Walsh antarkan Buriram United juara Liga Thailand 5 kali beruntun
3 Striker yang Berpotensi Tersisih dari Timnas Indonesia Andai John Herdman Panggil Bomber Persija Jakarta Eksel Runtukahu

3 Striker yang Berpotensi Tersisih dari Timnas Indonesia Andai John Herdman Panggil Bomber Persija Jakarta Eksel Runtukahu

Andaikan pelatih John Herdman beri kesempatan untuk bomber Persija Jakarta Eksel Runtukahu, deretan striker Timnas Indonesia ini posisinya bisa saja terancam.
Gaji hingga Harta Kekayaan Ida Hamidah, Kepala Samsat Soetta Bandung yang Dicopot Dedi Mulyadi, Fantastis Segini Nilainya

Gaji hingga Harta Kekayaan Ida Hamidah, Kepala Samsat Soetta Bandung yang Dicopot Dedi Mulyadi, Fantastis Segini Nilainya

Sosok Kepala Samsat Soetta Bandung Ida Hamidah menjadi sorotan publik. Bagaimana profil hingga berapa gaji dan harta kekayaan pejabat Pemerintah Jawa Barat ini.
Selengkapnya

Viral