GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seusai Sempat Pecah saat Munas, Ketiga Pimpinan DPP AAI Jalin Kesepakatan Bersama

Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Advokat Indonesia (DPP AAI) kembali bersatu untuk pertama kalinya pasca perpecahan di Musyawarah Nasional (Munas) Bandung pada 2022 lalu.
Selasa, 7 Mei 2024 - 21:16 WIB
Seusai Sempat Pecah saat Munas, Ketiga Pimpinan DPP AAI Jalin Kesepakatan Bersama
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Advokat Indonesia (DPP AAI) kembali bersatu untuk pertama kalinya pasca perpecahan di Musyawarah Nasional (Munas) Bandung pada 2022 lalu.

Sebelumnya, DPP AAI terpecah menjadi tiga kubu yakni DPP AAI pimpinan Palmer Situmorang, pimpinan Arman Hanis, dan pimpinan Ranto P Simanjuntak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiganya pun sepakat bersatu, dengan ditandai penandatanganan kesepakatan bersama rekonsiliasi DPP AAI di Hotel Pullman Jakarta, Selasa (7/5/2024).

Dalam momen tersebut, tercetuskan bahwa ketiganya akan segera melaksanakan Munaslub Bersama dengan menyatukan ketiga pengurus DPP.

Palmer Situmorang menuturkan Munaslub ini akan melahirkan Ketua Umum AAI yang baru yang dipilih melalui sistem vote para anggota AAI.

"Harapan saya segera kita melaksanakan Munaslub bersama yang damai dapat melahirkan memilh seorang ketua yang berwibawa yang dapat membawa AAI, dan kami bertiga sudah berjanji siapapun nanti yang terpilih kami akan bantu, kami akan awasi, kami akan gendong kami akan jaga dia supaya menjadi pemimpin yang baik," kata Palmer.

Senada, Ranto P Simanjuntak mengungkapkan AAI sudah melewati masa-masa suram usai perpecahan. Kini, sudah waktunya bangkit dan kembali mengembalikan kewibawaan organisasi di mata publik.

"Karena AAI sudah berhasil melampaui batas ketidaksepakatan atau ketidaksepahaman yang membuat perpecahan itu menjadi satu hari ini. Jadi harapan kami jujurlah nanti melaksanakan semua prosesnya dan terbentuklah terpilihlah ketua umum yang baru yang membawa kebaikan bagi AAI satu," tegas Ranto.

Sementara itu, Arman Hanis menyampaikan bersatunya AAI kembali tentunya akan menjadi angin segar bagi dunia penegakan hukum Indonesia.

Arman menegaskan, ketiga Ketua Umum ini nantinya akan berkolaborasi bersama mengawasi AAI baru yang tentunya lebih demokratis, dan solid demi masa depan yang lebih baik.

"Harapan saya bahwa ketum yg terpilih nanti bisa membawa organisasi advokat AAI bisa menjadi semakin besar semakin berwibawa, dan semakin disegani oleh organisasi advokat lainnya dan kami harapkan semua anggota AAI tidak terpecah lagi di kemudian hari. Jadi bang Ranto, bang Palmer semua punya niat yang tulus bersama sama untuk membesarkan AAI sama-sama mendukung siapapun yang menjadi Ketua Umum," kata Arman Hanis.

Adapun poin penting dalam kesepakatan yang diambil oleh ketiga Ketum AAI ini adalah, mereka tidak bisa mencalonkan diri atau mengusung calon ketua umum baru yang akan berlaga di Munaslub AAI nanti.

Hal ini dilakukan demi mengurangi gesekan dan konflik kepentingan di internal AAI, sehingga iklim demokrasi yang baik dalam AAI bisa terwujud.

Di sisi lain, Alfin Sulaiman yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP AAI mengungkapkan, perihal teknis, masing-masing dari ketiga kubu AAI akan menunjuk perwakilan untuk membahas pelaksanaan dan mekanisme secara rinci.

"Para perwakilan yang terkumpul dalam “Tim 15” ini akan diberikan target paling lambat kuartal pertama tahun 2025. Meski diharapkan dapat diselesaikan lebih cepat dari tenggat waktu yang ditentukan," ucap Alfin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim 15 yang dibentuk nantinya, lanjut Alfin, akan memikul tanggung jawab dalam memastikan tidak terjadinya perpecahan kembali di tubuh AAI dengan merumuskan mekanisme terbaik termasuk pengadaan pakta integritas bagi para Ketua Umum untuk mematuhi hasil Munaslub bersama, dan lain-lain.

"Itu dari bincang-bincang ketiga Ketua Umum sudah sepakati. Intinya, tidak ada lagi perpecahan. AAI harus satu, tinggalkan semua, jangan bicarakan masa lalu itu paling utama. Jadi yang terpilih nanti (dalam Munaslub bersama) itulah yang akan memimpin kami selanjutnya," imbuhnya.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Betrand Peto Ungkap Kondisi Sang Kekasih Saat Isu Maling Parfum Mencuat

Betrand Peto Ungkap Kondisi Sang Kekasih Saat Isu Maling Parfum Mencuat

​​​​​​​Betrand Peto ungkap kondisi Aqila saat isu maling parfum Sarwendah viral. Aqila tak terima, namun hubungan mereka tetap baik tanpa dampak. Baca beritanya!
Line-up Idaman Timnas Indonesia Terungkap! John Herdman Singgung Bintang Baru Bakal Muncul

Line-up Idaman Timnas Indonesia Terungkap! John Herdman Singgung Bintang Baru Bakal Muncul

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku belum menemukan susunan pemain atau line up ideal sejak menangani skuad Garuda usai kalah lawan Bulgaria.
Bersinar di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia, Dony Tri dan Beckham Putra Bikin John Herdman Terpukau

Bersinar di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia, Dony Tri dan Beckham Putra Bikin John Herdman Terpukau

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyoroti kontribusi positif para pemain muda di balik kekalahan tipis dari Bulgaria 0-1 pada FIFA Series 2026.
'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengungkapkan alasan di balik kegagalan timnya mencetak gol saat kalah tipis dari Bulgaria 0-1 dalam lanjutan FIFA Series
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.

Trending

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Evaluasi terhadap skuad Garuda dilakukan setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

'Tanya Tiang!' John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol Lawan Bulgaria

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengungkapkan alasan di balik kegagalan timnya mencetak gol saat kalah tipis dari Bulgaria 0-1 dalam lanjutan FIFA Series
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT