News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Sopir Bus Kecelakaan Maut di Ciater, Sempat Rasakan Ada yang Tidak Normal Saat Sedang Berada di Tempat Ini

Kecelakaan maut menimpa rombongan SMK Lingga Kencana saat bus pariwisata yang ditumpanginya terbalik di daerah Ciater, Subang, Jawa Barat pada Sabtu (11/5/2024)
Minggu, 12 Mei 2024 - 11:59 WIB
Kesaksian Sopir Bus Kecelakaan Maut di Ciater, Sempat Rasakan Ada yang Tidak Normal
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Sopir bus pariwisata yang mengalami kecelakaan maut di daerah Ciater, Subang bernama Sadira membagikan pengalamannya. Sempat merasa ada yang tidak normal.

Sebelumnya terjadi kecelakaan maut yang menimpa bus pariwisata rombongan SMK Lingga Kencana di daerah Ciater, Subang, Jawa Barat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kecelakaan yang terjadi pada bus pariwisata tersebut tepatnya terjadi di Jalan Palasari, Ciater sekitar pukul 18.45 WIB pada Sabtu (11/5/2024).

Kondisi bus pariwisata rombongan SMK Lingga Kencana yang kecelakaan di Ciater
(Kondisi bus pariwisata rombongan SMK Lingga Kencana yang kecelakaan di Ciater. Sumber: ANTARA)

Tercatat sebanyak 11 penumpang bus rombongan SMK Lingga Kencana meninggal dunia dan 1 orang lainnya yakni pengendara motor akibat kecelakaan di Ciater tersebut.

Sopir bus pariwisata, Sadira mengatakan di tengah jalan ia mulai menyadari bahwa ada masalah pada bus yang dikendarainya.

Berawal dari hari Jumat (10/5/2024) saat rombongan SMK Lingga Kencana berangkat dari Depok menuju Bandung.

Di Bandung, rombongan pergi ke Alun-Alun Bandung dan menginap di Cihampelas.

"Hari Jumat saya langsung menuju ke Alun-alun Bandung. Dari Alun-alun Bandung langsung nginap di Cihampelas. Masih normal-normal aja busnya," kata Sadira, diwawancarai tvOne, Minggu (12/5/2024).

Setelah dari Cihampelas, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Depok. Namun, sebelumnya juga akan pergi ke Tangkuban Perahu.

Mulai dari situlah, Sadira merasakan ada yang tidak beres pada bus yang dikendarainya.

"Nah, di Tangkuban Perahu, saya sudah terasa tuh di atas," kata dia.

Ia menjelaskan, bagian rem pada bus terasa tidak beres. Oleh karenanya, ia segera menghubungi montir dari rest area.

"Dikirimkan montir agar stabil kembali. Nah, dari situ ya kita kembali turun untuk mengarah ke Depok. Kan udah disetel kan sama montir, ya aman," kata Sadira.

Selama perjalanan menanjak dan menurun di Tangkuban Perahu, Sadira merasa kondisi mobil baik-baik saja.

Di perjalanan, rombongan pun mampir ke sebuah rumah makan Bang Jun yang terletak di Ciater.

Saat berhenti di rumah makan tersebut, Sadira sempat memeriksa rem sebelum melanjutkan perjalanan.

Melanjutkan perjalanan setelah dari rumah makan tersebut, ia pun mulai merasakan ada yang tidak beres lagi.

"Nah sampai Bang Jun melanjutkan perjalanan, di situlah saya baru terasa, kok ini angin habis?" kata dia.

"Ternyata begitu masuk gigi itu sudah nggak bisa karena posisi rem masih diinjak, mau masuk gigi itu udah nggak bisa. Saya lihat anginnya habis," lanjut dia.

Panik..

Kondisi bus pariwisata rombongan SMK Lingga Kencana yang kecelakaan di Ciater
(Kondisi bus pariwisata rombongan SMK Lingga Kencana yang kecelakaan di Ciater. Sumber: ANTARA)

Sempat panik, ia langsung mengatakan kondisi bus pada penumpang bahwa ada yang bermasalah pada rem. 

Ia pun meminta agar para penumpang untuk berpegangan.

"Saya inisiatif untuk mencari tempat yang turunan, bukan bahu jalan, tapi jalan penyelamat. Ternyata tidak ada," kata dia.

Sadira khawatir jika tidak dihentikan paksa maka mobil akan terus melaju turun dan menabrak semakin banyak kendaraan lain.

Akhirnya, ia melihat tiang listrik dan langsung menabrakkan bus yang dikendarainya di situ.

Sayangnya, ia tidak menyadari bahwa ada kendaraan bermotor di bagian ia membelokkan bus dan berakhir tertabrak.

"Jadi terpaksa sebelum mobil lewat, saya buang ke kanan, ternyata di kanan ada motor satu. Karena saya lihat ada tiang listrik. Kalau tidak ada tiang listrik itu mobil masih jalan terus," kata dia.

Saat membuang setir ke kanan, tiba-tiba bus pun terbalik dan menyebabkan korban meninggal sebanyak 12 orang. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Selengkapnya

Viral