LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Pegi Alias Perong
Sumber :
  • Antara

Kesaksian Mel Mel Ungkap Detik-detik Vina Cirebon Disiksa, Sempat Lihat Sosok Egi Asli, Beberkan Peran Linda

Kasus pembunuhan Vina Cirebon memasuki babak baru. terbaru, seorang pria bernama Mel Mel mengaku menyaksikan langsung kejadian saat Vina Cirebon disiksa, bahkan ia juga sempat melihat sosok salah satu pelaku, yakni Egi.

Sabtu, 1 Juni 2024 - 07:12 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan Vina Cirebon memasuki babak baru. terbaru, seorang pria bernama Mel Mel mengaku menyaksikan langsung kejadian saat Vina Cirebon disiksa, bahkan ia juga sempat melihat sosok salah satu pelaku, yakni Egi.

Menurut pengakuan Mel Mel, pada malam kejadian pembunuhan itu terjadi, dirinya sedang jalan-jalan bersama Vina, Eky dan Linda.

Saat itu, kata dia, mereka sempat melewati tongkrongan geng motor.

"Kami jalan, terus ngelewatin tongkrongan anak motor, cuma saya nggak tahu anak motor darimana, karena saya di luar daripada geng motor," cerita Mel Mel Jumat (31/5/2024).

Baca Juga :

Namun, Eky dan Vina tidak membalas chat maupun mengangkat telepon dari Linda. Bahkan, sesampainya ia di rumah, Eky dan Vina tetap tidak bisa dihubungi.

"Akhirnya pulang lah saya ini mas, pas itu saya langsung antar pulang Linda. Setelah sampai di rumah, saya telpon (Eky) nggak diangkat," ungkapnya.

Dia pun lalu mencari keberadaan Eky dan Vina setelah selesai mengantarkan Linda pulang ke rumah.

Saat mencari Eky dan Vina di sepanjang jalan, Mel Mel mendapat pesan dari teman Eky lainnya yang melihat Eky dan Vina berada di TKP bersama segerombolan geng motor.

"Dia bilang si Egi sama kawan-kawannya tuh mau berantem, mau kasih pelajaran ke Eky itu sama antar geng motor di flyover," ujar Mel Mel.

Dia pun lalu bergegas menuju lokasi tersebut. Di perjalanan saat melewati SMP Negeri 11, Mel Mel terkejut melihat Vina dan Eky dipukuli di sekitar sebuah warung.

Ia kemudian mengajak satu orang di warung itu untuk bersama-sama mendatangi lokasi kejadian tempat Vina dan Eky dipukuli. Namun, orang tersebut menolak lantaran takut.

Mel Mel lalu mengendap-endap di sekitar TKP dan melihat Eky dan Vina dipukuli dan disiksa. Bahkan, ia mengaku melihat Vina diperkosa oleh para pelaku namun dirinya tak berani menolong.

"Dia (para pelaku) 11 orang mas. Semuanya itu memperkosa Vina. Saya mau maju, tapi saya nggak berani, apa nanti saya jadi ketiganya (korban ketiga). Eky di lokasi itu juga sudah nggak bisa ditolong," ucapnya.

Usai melihat kedua temannya itu disiksa, Mel Mel kemudian membuntuti para pelaku dan melihat mayat Eky dan Vina dibawa oleh para pelaku ke flyover.

Setelah para pelaku pergi, dirinya lalu memeriksa keadaan Eky dan Vina. Menurutnya, Eky sudah tidak bernyawa, sedangkan Vina dalam kondisi tubuh bagian bawah tidak tertutupi.

"Saya periksa Eky ga ada pergerakan. Saya pindah ke Vina, dia kan setengah bawahnya itu, jadi saya yang nutupin," tuturnya.

Kemudian Mel Mel bergegas mencari bantuan.

Mel Mel pun bergegas kembali lagi di jembatan, ia melihat warga sudah ramai berkumpul. Bahkan, dirinya juga melihat beberapa pelaku, termasuk Egi berada di tengah-tengah warga.

"Akhirnya saya balik (ke jembatan) sudah rame, (warga) sudah pada ngumpul. Saya maju nih," kata Mel Mel.

"Beberapa tersangka yang tadi mukulin Vina di lokasi itu. Cuma saya nggak bisa berbuat apa-apa mas," tambahnya.

Karena tak jadi memberitahu warga, Mel Mel pun sempat memfoto sepatu Egi karena dirinya tak bisa mengambil foto Egi satu badan.

"Jadi saya ambil itu foto. Makanya di foto itu ada saya kenakan sepatu. Nah sepatu di samping saya itu si Egi. Saya nggak bisa ambil foto satu badannya, jadi saya ngambil foto dari bawah," ujarnya.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mengungkapkan tersangka Pegi Setiawan alias Perong merupakan otak dari kasus pembunuhan Vina dan Muhammad Rizky atau Eky di Cirebon.

Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Pol Surawan menegaskan hal tersebut berdasarkan pemeriksaan identitas pelaku dan STNK dari sepeda motor yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya di Cirebon.

"Kita yakinkan bahwa PS adalah ini, STNK (sepeda motor) yang digunakan saat kejadian kita mengamankan. Kita cek kartu keluarga, ini adalah Pegi Setiawan," kata Surawan di Bandung, Minggu.

Surawan mengatakan saat proses penangkapan terhadap Pegi yang buron selama delapan tahun tersebut dikarenakan pelaku mengubah identitasnya menjadi Robi Irawan saat pindah ke Katapang, Kabupaten Bandung pada tahun 2016.

Dia menambahkan pelaku bersama ayah kandungnya memperkenalkan dirinya kepada pemilik kontrakan sebagai keponakan.

“Hal ini dikuatkan dengan keterangan pemilik kontrakan yang sudah kita minta keterangan. Demikian juga nama sudah diganti, bukan lagi PS tetapi menggunakan nama Robi,” katanya.

Selain itu, kata dia, tidak adanya saksi yang berani mengungkapkan sosok pelaku utama pembunuhan Vina.

Menurutnya terdapat alasan dari saksi dan para pelaku yang sudah ditangkap untuk tidak mau mengungkapkan pelaku yang berstatus buron.

“Jadi kenapa kita kesulitan mengungkap kasus ini? Karena memang saksi yang berani menerangkan itu belum ada,” kata Surawan.

Sebelumnya, Polda Jabar pada Selasa (21/5) berhasil menangkap Pegi yang merupakan DPO selama delapan tahun kasus pembunuhan Vina di Cirebon. (ebs)

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Penerapan Keadilan Restoratif Dikaji, Kenapa? Ternyata Karena Ini

Penerapan Keadilan Restoratif Dikaji, Kenapa? Ternyata Karena Ini

Penerapan keadilan Restoratif kini dikaji Kemenkumham dan Kejaksaan Agung. Tentu, hal ini menuai pertanyaan publik. Ternyata, kajian itu adanya atas potensi
Lereng Gunung Sipiso Piso Tongging Karo Terbakar

Lereng Gunung Sipiso Piso Tongging Karo Terbakar

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di kawasan Danau Toba tepatnya lereng gunung objek wisata Sipiso Piso Tongging, Desa Pengambatan, Kecamatan Merek, Kabupaten
Pemkab Klungkung Bali Raih Insentif Fiskal Rp5,5 Miliar

Pemkab Klungkung Bali Raih Insentif Fiskal Rp5,5 Miliar

Pemerintah Pusat memberikan penghargaan ke Pemkab Klungkung, Bali karena berhasil dalam pengendalian Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebagai proksi inflasi.
Kabar Gembira! SKK Migas dan Pemprov DKI Jakarta Raih SAG Award 2024 di Amerika Serikat

Kabar Gembira! SKK Migas dan Pemprov DKI Jakarta Raih SAG Award 2024 di Amerika Serikat

SKK Migas dan Pemprov DKI Jakarta harumkan Indonesia usai dapat penghargaan SAG Award (The Esri Special Achievement in GIS) 2024 di San Diego, Amerika Serikat.
Inkoppas: Koperasi Harus Bisa Kelola Pengelolaan Aset Bisnis di Pasar

Inkoppas: Koperasi Harus Bisa Kelola Pengelolaan Aset Bisnis di Pasar

Ketua Umum Inkoppas (Induk Koperasi Pedagang Pasar), Yudianto Tri mendorong agar koperasi-koperasi pasar dapat mengelola aset bisnis yang ada di kawasan pasar.
Keberadaannya Dicari Publik, Iptu Rudiana Dapat Peringatan dari Wanita Indigo, Chaca Caroline: Bapak di Awal Emang Enak, tapi...

Keberadaannya Dicari Publik, Iptu Rudiana Dapat Peringatan dari Wanita Indigo, Chaca Caroline: Bapak di Awal Emang Enak, tapi...

Keberadaannya dicari publik, Iptu Rudiana dapat peringatan dari wanita indigo bernama Chaca Caroline, katanya: Bapak di awal emang enak, tapi...
Trending
Penerapan Keadilan Restoratif Dikaji, Kenapa? Ternyata Karena Ini

Penerapan Keadilan Restoratif Dikaji, Kenapa? Ternyata Karena Ini

Penerapan keadilan Restoratif kini dikaji Kemenkumham dan Kejaksaan Agung. Tentu, hal ini menuai pertanyaan publik. Ternyata, kajian itu adanya atas potensi
Iptu Rudiana Resmi Dilaporkan, Keterlibatan Dedi Mulyadi di Kasus Vina Cirebon Semakin Jauh, sampai Berani Tantang Bareskrim…

Iptu Rudiana Resmi Dilaporkan, Keterlibatan Dedi Mulyadi di Kasus Vina Cirebon Semakin Jauh, sampai Berani Tantang Bareskrim…

Iptu Rudiana telah dilaporkan atas keterlibatannya di kasus Vina Cirebon, Dedi Mulyadi menantang Bareskrim buka bukti-bukti untuk kejelasan kasus. Seperti apa?
Suporter Vietnam Berulah, Mengolok-olok Kemenangan Gemilang Timnas Indonesia U-19 Atas Filipina hingga Tim Asuhan Indra Sjafri Itu Disebut…

Suporter Vietnam Berulah, Mengolok-olok Kemenangan Gemilang Timnas Indonesia U-19 Atas Filipina hingga Tim Asuhan Indra Sjafri Itu Disebut…

Suporter Vietnam menyebut kemenangan gemilang Timnas Indonesia U-19 atas Filipina dengan skor 4-0 hanya kebetulan dan banyak diuntungkan.
Terang-benderang! Tim Psikolog Ungkap Penyebab Penyidik Polda Jabar Panik Memeriksa Pegi Setiawan, Ternyata Ada Hal Besar di Kasus Vina Cirebon

Terang-benderang! Tim Psikolog Ungkap Penyebab Penyidik Polda Jabar Panik Memeriksa Pegi Setiawan, Ternyata Ada Hal Besar di Kasus Vina Cirebon

Salah satu tim psikolog yang memeriksa kejiwaan Pegi Setiawan, Nurafni membeberkan penyebab penyidik Polda Jabar panik menangani kasus pembunuhan Vina dan Eky.
Iptu Rudiana Dilaporkan, Wanita Indigo Ini Beri Clue soal Ayah Eky: Bapak di Awal Emang Enak, tapi...

Iptu Rudiana Dilaporkan, Wanita Indigo Ini Beri Clue soal Ayah Eky: Bapak di Awal Emang Enak, tapi...

Iptu Rudiana resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri, Rabu (17/7/2024), wanita indigo ini beri clue soal Ayah Eky, katanya: Bapak di awal emang enak, tapi...
Nilai Kontrak Fantastis Nathan Tjoe A On bersama Swansea City, Media Inggris BBC Beri Penilaian soal Kemungkinan Pemain Timnas Indonesia Itu…

Nilai Kontrak Fantastis Nathan Tjoe A On bersama Swansea City, Media Inggris BBC Beri Penilaian soal Kemungkinan Pemain Timnas Indonesia Itu…

Di Hadapan media Belanda, Nathan Tjoe A On pemain Timnas Indonesia menceritakan bagaimana harapannya saat bergabung dengan Swansea City. Media Inggris pun mem-
Indra Sjafri Setuju Arkhan Kaka Kartu Mati Timnas Indonesia U-19 Saat Mengalahkan Filipina di Piala AFF U-19 2024? Begini Katanya

Indra Sjafri Setuju Arkhan Kaka Kartu Mati Timnas Indonesia U-19 Saat Mengalahkan Filipina di Piala AFF U-19 2024? Begini Katanya

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri membela Arkhan Kaka yang dikritik habis-habisan setelah tampil tak memuaskan di pertandingan melawan Filipina.
Selengkapnya