News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Manajer Persib Bandung Sesalkan Penyerangan Bobotoh ke Mobil Plat B Viral di Medsos, Korban Vivi: Masalahnya Bukan Uang!

Manajer Persib Bandung sekaligus Komisaris PT Persib Bandung, Bermartabat Umuh Muchtar mengaku kecewa video viral Bobotoh yang merusak mobil plat B saat perayaan Persib Bandung juara Liga 1 2023-2024.
Rabu, 5 Juni 2024 - 05:02 WIB
Manajer Persib Bandung Sesalkan Penyerangan Bobotoh ke Mobil Plat B Viral di Medsos, Korban Vivi: Masalahnya Bukan Uang!
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Persib Bandung sekaligus Komisaris PT Persib Bandung, Bermartabat Umuh Muchtar mengaku kecewa video viral Bobotoh yang merusak mobil plat B saat perayaan Persib Bandung juara Liga 1 2023-2024.

Umuh Muchtar merasa video viral tersebut berpotensi mencoreng nama Bobotoh dan Persib Bandung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, korban yakni pasangan suami istri, Fanny dan Vivi diundang dalam acara pemberian Kadedeuh dari BUMD Jabar di Gedung Sate, Bandung. 

Dalam acara itu, Umuh Muchtar menyatakan kekesalannya seusai video itu viral.

"Yang saya heran sampai viral. Padahal, temui saya dulu satu mobil saja bisa saya ganti," ucap Umuh, Selasa (4/6/2024).

Vivi yang mendengar ucapan itu pun tampak tekejut, sehingga balik menanggapi dengan pernyataan satire.

Dia menegaskan bahwa kerugian materi tidak masalah baginya, tetapi ada hal lain yang disayangkan saat penyerangan Bobotoh tersebut.

Menurutnya, kondisi psikologis anak-anaknya yang berada dalam mobil yang menjadi keutamaan baginya.

"Bagi kami masalahnya bukan uangnya! Kami untuk mengganti bisa sendiri, tetapi psikologis anak kami, terimakasih," tutur Vivi.

Sebelumnya, Vivi menceritakan kejadian yang menimpanya tersebut dalam perjalanan pulang ke Padalarang dari rumah kerabatnya di Jalan Padjajaran. Saat itu, anak-anaknya juga dititipkan kepada kerabatanya, lantaran keduanya bekerja.

Perjalanan pulang itu sendiri disebutkan Vivi, dilaksanakan sekitar pukul 22:30 WIB atau satu setengah jam setelah pertandingan, karena dirinya memang sadar mobilnya memiliki plat nomer kode B atau daerah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi.

"Kami enggak langsung pulang karena memang rame dan sadar mobil platnya B walaupun orang Bandung, ditunggu sampai 22:30 WIB di rumah tante, ketika dirasa sudah agak kondusif walau kenyataannya masih padat," ucap Vivi.

Saat perjalanan pulang, lanjut Vivi, anak-anaknya telah tertidur di kursi barisan kedua sampai akhirnya kejadian tersebut pecah di tikungan Jalan Garuda ketika dicegat oleh oknum Bobotoh karena mobil keluarga itu ber-plat B.

"Kami diteriakin Plat B. Suami sebenarnya sudah buka kaca bilang saya orang Bandung dengan bahasa Sunda. Memang waktu itu kami tak pakai seragam Persib, tetapi pakai batik karena kebetulan baru pulang kerja. Saya sendiri langsung nyalain lampu mobil teriak saya ada anak kecil tolong jangan diapa-apain saya juga orang bandung gak dipeduliin, terus disamperin sama oknum itu dan ada yang mukul kaca, ada yang dorong-dorong mobil seperti itu," jelasnya.

Sementara itu, Fanny sang suami menerangkan bahwa atas kejadian tersebut, kaca pintu tengah samping kanan mobilnya pecah dan anak-anaknya mengalami syok.

"Anak-anak saat itu sedang tidur di belakang. Anak-anak takut, bahkan yang kecil sempat demam karena mungkin gak bisa tidur malamnya jadi besoknya sempat demam, tetapi sekarang alhamdulillah sudah ceria lagi mudah-mudahan tidak ada trauma. Sejauh ini hanya kaca yang rusak," kata Fanny.

Keluarga tersebut mengaku selepas kejadian pemecahan kaca tersebut, mereka tidak pulang, melainkan ke Cijerah ke rumah orang tuanya, karena merasa takut, dan baru hari Minggu baru mau untuk pulang.

Dalam kesempatan itu, Pemprov Jabar memberikan santunan atas berbagai kerugian yang dialami oleh Vivi dan Fanny.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin lanyas mempersilakan pasangan itu duduk, menekankan bahwa undangan ini adalah agar Vivi dan Fanny tetap merasa memiliki Persib.

"Jadi, tidak ada maksud lain. Sebagai pemerintah tentu kita harus edukasi Bobotoh termasuk masyarakat agar tidak sewenang-wenang. Dan kami harus zero mistake, seperti PPDB itu hari pertama error kami akui, nah masyarakat juga langsung mengadu di medsos dan itu adalah kenyataan yang harus kami hadapi dan kami selalu terbuka dengan medsos ini," ujar Bey.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih pasang badan terkait kritik tajam yang mengarah kepada penjaga gawang muda Macan Kemayoran, Cyrus Margono.
Antam Nyaris Rp3 Juta! Harga Emas Pegadaian Kompak 'Terbang'

Antam Nyaris Rp3 Juta! Harga Emas Pegadaian Kompak 'Terbang'

Berikut rincian harga terbaru masing-masing produk pada Sabtu 11 April 2026
Gertak Thailand di Final AFF Futsal 2026, Hector Souto: Timnas Indonesia Tidak Pernah Merasa Inferior

Gertak Thailand di Final AFF Futsal 2026, Hector Souto: Timnas Indonesia Tidak Pernah Merasa Inferior

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyampaikan keyakinannya jelang laga puncak Piala AFF Futsal 2026. Ia tegaskan bahwa skuad Garuda tidak merasa.
Begini Reaksi Mantan Pelatih Timnas Indonesia Setelah Diperdengarkan Lagu 'Mengapa Harus Shin Tae-yong'

Begini Reaksi Mantan Pelatih Timnas Indonesia Setelah Diperdengarkan Lagu 'Mengapa Harus Shin Tae-yong'

Mantan pelatih Timnas Indonesia STY bereaksi kocak ketika dirinya diperdengarkan lagu berjudul 'Mengapa Harus Shin Tae-yong' yang sempat viral usai pemecatannya

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Selengkapnya

Viral