LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Muncul Lagi Dugaan Kasus Vina Perkara Fiktif, Pengacara Pegi: Jangan Orang Lemah Jadi Kambing Hitam
Sumber :
  • tvOne

Muncul Lagi Dugaan Kasus Vina Perkara Fiktif, Pengacara Pegi: Jangan Orang Lemah Jadi Kambing Hitam

Pengacara Pegi Setiawan, Mayor TNI Chk (Purn) Marwan Iswandi meminta agar polisi tak jadikan orang lemah sebagai kambing hitam dalam kasus pembunuhan Vina.

Kamis, 13 Juni 2024 - 07:59 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Perkembangan kasus Vina justru menimbulkan dugaan perkara ini fiktif. Pengacara Pegi Setiawan, Mayor TNI Chk (Purn) Marwan Iswandi meminta agar polisi tak jadikan orang lemah sebagai kambing hitam.

Pegi Setiawan sebelumnya menjadi tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada tahun 2016.

Namun, hingga saat ini Pegi Setiawan tetap membantah bahwa dirinya terlibat dalam kematian Vina dan Eky yang terjadi 8 tahun silam tersebut.

Hal janggal dari pengusutan kasus Vina dan Eky ini adalah jumlah DPO yang tadinya tiga yakni Andi, Dani, dan Pegi alias Perong, menjadi hanya satu orang yakni Pegi Setiawan.

Baca Juga :

Sementara belum ada bukti kuat diungkap polisi yang menunjukkan bahwa Pegi Setiawan adalah benar Pegi alias Perong terduga pelaku pembunuhan Vina dan Eky.

Pengacara Pegi, Marwan Iswandi pun masih mempertanyakan dua DPO yakni Andi dan Dani yang dianggap fiktif.

"Ini makanya saya bilang, dari orang Polda sendiri mengatakan kalau si Andi dan Dani adalah fiktif, berarti perkaranya fiktif. Kalo fiktif berpengaruh ke klien saya," kata Marwan, diwawancaria tvOne, dikutip Kamis (13/6/2024).

Halaman Selanjutnya :
Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Wanda Harra Akhirnya Dilaporkan Polisi, Ini Tuduhan Berat yang Harus Dihadapi

Wanda Harra Akhirnya Dilaporkan Polisi, Ini Tuduhan Berat yang Harus Dihadapi

Pengarah gaya (fashion stylist) Wanda Harra alias Irwansyah dilaporkan ke Bareskrim Polri atas tuduhan penistaan agama Islam.
3 Rumah Sakit Dibidik KPK soal Klaim Fiktif ke BPJS Kesehatan, Pahala Nainggolan: Nanti Diurus Pimpinan

3 Rumah Sakit Dibidik KPK soal Klaim Fiktif ke BPJS Kesehatan, Pahala Nainggolan: Nanti Diurus Pimpinan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengusut tiga rumah sakit atas dugaan menimbulkan kerugian keuangan negara, karena melakukan phantom billing atau klaim fiktif kepada BPJS Kesehatan.
Temukan Cara Meninggalkan Kesan Positif dengan Renungan Harian dan Doa Pagi Kristen

Temukan Cara Meninggalkan Kesan Positif dengan Renungan Harian dan Doa Pagi Kristen

Renungan harian dan doa pagi Kristen untuk memulai hari dengan kesan positif, penuh syukur, dan memohon penyertaan Tuhan Yesus dalam setiap langkah kita.
Ruwet! Proses Penggabungan Angkasa Pura I dan II Mundur dan Berbelit, Begini Nasib Ribuan Karyawan AP I dan II

Ruwet! Proses Penggabungan Angkasa Pura I dan II Mundur dan Berbelit, Begini Nasib Ribuan Karyawan AP I dan II

Proses penggabungan BUMN PT Angkasa Pura I (AP I) dan PT Angkasa Pura II (AP II) terkesan berbelit-belit karena dipastikan mundur dan skemanya berubah lagi.
Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kejari Kabupaten Tegal Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Lebakgowah

Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah, Kejari Kabupaten Tegal Usut Dugaan Korupsi Dana Desa Lebakgowah

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tegal melakukan pengusutan dugaan kasus korupsi oleh perangkat Desa Lebakgowah.
Kejari Kabupaten Tegal Dalami Pengusutan Dugaan Korupsi Bank Milik BUMN

Kejari Kabupaten Tegal Dalami Pengusutan Dugaan Korupsi Bank Milik BUMN

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tegal melakukan pengusutan dugaan korupsi pada salah satu Bank BUMN.
Trending
Ruwet! Proses Penggabungan Angkasa Pura I dan II Mundur dan Berbelit, Begini Nasib Ribuan Karyawan AP I dan II

Ruwet! Proses Penggabungan Angkasa Pura I dan II Mundur dan Berbelit, Begini Nasib Ribuan Karyawan AP I dan II

Proses penggabungan BUMN PT Angkasa Pura I (AP I) dan PT Angkasa Pura II (AP II) terkesan berbelit-belit karena dipastikan mundur dan skemanya berubah lagi.
Kejari Kabupaten Tegal Dalami Pengusutan Dugaan Korupsi Bank Milik BUMN

Kejari Kabupaten Tegal Dalami Pengusutan Dugaan Korupsi Bank Milik BUMN

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tegal melakukan pengusutan dugaan korupsi pada salah satu Bank BUMN.
Jelang Pilkada Serentak 2024, Polres Sumenep Dekati Ulama dan Tokoh Masyarakat

Jelang Pilkada Serentak 2024, Polres Sumenep Dekati Ulama dan Tokoh Masyarakat

Polres Sumenep, Jawa Timur memperkuat sinergi dengan ulama dan tokoh masyarakat setempat, menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024.
3 Rumah Sakit Dibidik KPK soal Klaim Fiktif ke BPJS Kesehatan, Pahala Nainggolan: Nanti Diurus Pimpinan

3 Rumah Sakit Dibidik KPK soal Klaim Fiktif ke BPJS Kesehatan, Pahala Nainggolan: Nanti Diurus Pimpinan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengusut tiga rumah sakit atas dugaan menimbulkan kerugian keuangan negara, karena melakukan phantom billing atau klaim fiktif kepada BPJS Kesehatan.
Baca Doa ini Sebelum Bekerja agar Dipermudah Aliran Rezeki Hidupnya

Baca Doa ini Sebelum Bekerja agar Dipermudah Aliran Rezeki Hidupnya

Bacaan doa sebelum bekerja ini menunjukkan seseorang mengawali aktivitasnya pada pagi hari untuk memudahkan meraih aliran rezeki setelah kerja mencari uang.
Hari Kebaya Nasional Resmi Berlangsung di Indonesia, Ribuan Perempuan Padai Istora Senayan

Hari Kebaya Nasional Resmi Berlangsung di Indonesia, Ribuan Perempuan Padai Istora Senayan

Ribuan perempuan di Indonesia memeriahkan acara Hari Kebaya Nasional yang resmi pertama berlangsung, Rabu (24/7/2024).
Kasus Keracunan Massal di Aceh, Polisi Uji Makanan di Kantin Sekolah, Pedagang Turut Dipanggil

Kasus Keracunan Massal di Aceh, Polisi Uji Makanan di Kantin Sekolah, Pedagang Turut Dipanggil

Satreskrim Polres Pidie, Aceh menyatakan telah mengambil sampel makanan untuk pengujian laboratorium terkait kasus dugaan keracunan massal pelajar Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) Tgk Chik Dayah Cut Tiro di kabupaten setempat.
Selengkapnya