Dua Unit Rumah di Makassar terbakar, Satu Penghuni Tewas Terbakar
- Rais Sahabu
Makassar, Sulawesi Selatan - Dua unit rumah di Jalan Pelita Raya, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu dini hari tadi (7/7) ludes terbakar. Peristiwa nahas itu mengakibatkan satu penghuni rumah tewas terpanggang api akibat terjebak di dalam rumah.
Petugas yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP), sempat mengalami kesulitan memadamkan api lantaran akses menuju lokasi adalah jalan sempit, sehingga sejumlah mobil pemadam kesulitan mendekati titik api.
Banyaknya warga yang berkerumun di lokasi kebakaran untuk menyaksikan kejadian yang tengah berlangsung, semakin membuat petugas pemadam dari Pemkot Makassar mengalami kendala untuk memadamkan api.
Petugas berjibaku memadamkan api dengan belasan unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan di tiga titik lokasi berbeda. Setelah dua jam berjibaku, akhirnya api dapat dipadamkan.
Usai api padam dan petugas melakukan pendinginan di lokasi kebakaran, barulah ditemukan satu orang penghuni rumah tewas. Korban yang bernama Andi Anwari Raja (22) didapati tertimbun material sisa kebakaran.
Anwari diduga meninggal dunia akibat terjebak api dan menghirup asap berlebihan. Almarhum ditemukan dekat sumur dan langsung dibawa ke rumah sakit Polri Bhayangkara.
Menurut Ketua RT setempat Qoasdiarti, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WITA, dengan kobaran titik api awal ada di atas kamar mandi lalu membesar dan merembet ke rumah sebelahnya.
Sementara itu, Hasanuddin, Kadis Damkar Pemkot Makassar membenarkan penemuan satu jenazah di lokasi kebakaran. Dia juga menceritakan kesulitan yang dialami anak buahnya dalam upaya memadamkan api walau telah mengerahkan 17 unit mobil pemadam dengan 68 personel. Menurutnya api baru berhasil dipadamkan pada pukul 03.00 WITA, yang dilanjutkan dengan pendinginan di lokasi kebakaran.
Api yang membakar kedua rumah diduga akibat hubungan arus pendek listrik. Akibat peristiwa itu lima keluarga kehilangan tempat tinggal. Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran. (rais/imn/act)
Load more