LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Ilustrasi Judi Online.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

PPATK Sebut Transaksi Mencurigakan Tembus Rp600 Triliun di 2024, Judi Online Nyumbang 32,1 Persen

PPATK mencatat ada sekitar Rp600 Triliun transaksi keuangan mencurigakan pada kuartal pertama di tahun 2024. Mayoritas transaksi mencurigakan itu judi Online.

Sabtu, 15 Juni 2024 - 16:15 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat ada sekitar Rp600 Triliun transaksi keuangan mencurigakan pada kuartal pertama di tahun 2024. Mayoritas transaksi judi online.

Hal itu diungkapkan Kepala Biro Humas PPATK Natsir Kongah dalam acara diskusi Polemik 'Mati Melarat Karena Judi' yang dilaksanakan melalui dalam jaringan atau daring, Sabtu (15/6/2024).

"Rp600 Triliun lebih pada kuartal pertama di tahun 2024, secara akumulasi, judi bagian yang terbesar memang dari laporan transaksi laporan keuangan yang kita terima," katanya.

Natsir juga menjelaskan, persentase transaksi judi Online mencapai 32,1 persen dari nominal Rp600 Triliun tersebut. Angka itu, lanjutnya, lebih tinggi dibandingkan dengan penipuan dan transkasi Korupsi.

"Itu mencapai 32,1 persen, kalau misalnya penipuan itu dibawahnya, ada di 25,7 persen, lalu kemudian tindak pidana yang lain 12,3 persen, korupsi malah 7 persen," jelasnya.

Baca Juga :

Selain itu, Natsir menuturkan, bahwa perputaran judi Online terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dimana pada tahun 2021 sendiri terdeteksi 57 triliun, pada tahun 2022 meningkat menjadi 81 triliun dan tahun 2023 327 triliun.

Halaman Selanjutnya :
Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Perusahaan Ini Cetak Hattrick Penghargaan dari Retail Asia

Perusahaan Ini Cetak Hattrick Penghargaan dari Retail Asia

Perusahaan ritel terkemuka di Indonesia, yang didirikan pada 1998, sukses terima penghargaan ke-3 dari Retail Asia. Mereka terus berkomitmen tingkatkan inovasi.
Penerapan Keadilan Restoratif Dikaji, Kenapa? Ternyata Karena Ini

Penerapan Keadilan Restoratif Dikaji, Kenapa? Ternyata Karena Ini

Penerapan keadilan Restoratif kini dikaji Kemenkumham dan Kejaksaan Agung. Tentu, hal ini menuai pertanyaan publik. Ternyata, kajian itu adanya atas potensi
Lereng Gunung Sipiso Piso Tongging Karo Terbakar

Lereng Gunung Sipiso Piso Tongging Karo Terbakar

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di kawasan Danau Toba tepatnya lereng gunung objek wisata Sipiso Piso Tongging, Desa Pengambatan, Kecamatan Merek, Kabupaten
Pemkab Klungkung Bali Raih Insentif Fiskal Rp5,5 Miliar

Pemkab Klungkung Bali Raih Insentif Fiskal Rp5,5 Miliar

Pemerintah Pusat memberikan penghargaan ke Pemkab Klungkung, Bali karena berhasil dalam pengendalian Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebagai proksi inflasi.
Kabar Gembira! SKK Migas dan Pemprov DKI Jakarta Raih SAG Award 2024 di Amerika Serikat

Kabar Gembira! SKK Migas dan Pemprov DKI Jakarta Raih SAG Award 2024 di Amerika Serikat

SKK Migas dan Pemprov DKI Jakarta harumkan Indonesia usai dapat penghargaan SAG Award (The Esri Special Achievement in GIS) 2024 di San Diego, Amerika Serikat.
Inkoppas: Koperasi Harus Bisa Kelola Pengelolaan Aset Bisnis di Pasar

Inkoppas: Koperasi Harus Bisa Kelola Pengelolaan Aset Bisnis di Pasar

Ketua Umum Inkoppas (Induk Koperasi Pedagang Pasar), Yudianto Tri mendorong agar koperasi-koperasi pasar dapat mengelola aset bisnis yang ada di kawasan pasar.
Trending
Penerapan Keadilan Restoratif Dikaji, Kenapa? Ternyata Karena Ini

Penerapan Keadilan Restoratif Dikaji, Kenapa? Ternyata Karena Ini

Penerapan keadilan Restoratif kini dikaji Kemenkumham dan Kejaksaan Agung. Tentu, hal ini menuai pertanyaan publik. Ternyata, kajian itu adanya atas potensi
Iptu Rudiana Resmi Dilaporkan, Keterlibatan Dedi Mulyadi di Kasus Vina Cirebon Semakin Jauh, sampai Berani Tantang Bareskrim…

Iptu Rudiana Resmi Dilaporkan, Keterlibatan Dedi Mulyadi di Kasus Vina Cirebon Semakin Jauh, sampai Berani Tantang Bareskrim…

Iptu Rudiana telah dilaporkan atas keterlibatannya di kasus Vina Cirebon, Dedi Mulyadi menantang Bareskrim buka bukti-bukti untuk kejelasan kasus. Seperti apa?
Suporter Vietnam Berulah, Mengolok-olok Kemenangan Gemilang Timnas Indonesia U-19 Atas Filipina hingga Tim Asuhan Indra Sjafri Itu Disebut…

Suporter Vietnam Berulah, Mengolok-olok Kemenangan Gemilang Timnas Indonesia U-19 Atas Filipina hingga Tim Asuhan Indra Sjafri Itu Disebut…

Suporter Vietnam menyebut kemenangan gemilang Timnas Indonesia U-19 atas Filipina dengan skor 4-0 hanya kebetulan dan banyak diuntungkan.
Terang-benderang! Tim Psikolog Ungkap Penyebab Penyidik Polda Jabar Panik Memeriksa Pegi Setiawan, Ternyata Ada Hal Besar di Kasus Vina Cirebon

Terang-benderang! Tim Psikolog Ungkap Penyebab Penyidik Polda Jabar Panik Memeriksa Pegi Setiawan, Ternyata Ada Hal Besar di Kasus Vina Cirebon

Salah satu tim psikolog yang memeriksa kejiwaan Pegi Setiawan, Nurafni membeberkan penyebab penyidik Polda Jabar panik menangani kasus pembunuhan Vina dan Eky.
Iptu Rudiana Dilaporkan, Wanita Indigo Ini Beri Clue soal Ayah Eky: Bapak di Awal Emang Enak, tapi...

Iptu Rudiana Dilaporkan, Wanita Indigo Ini Beri Clue soal Ayah Eky: Bapak di Awal Emang Enak, tapi...

Iptu Rudiana resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri, Rabu (17/7/2024), wanita indigo ini beri clue soal Ayah Eky, katanya: Bapak di awal emang enak, tapi...
Nilai Kontrak Fantastis Nathan Tjoe A On bersama Swansea City, Media Inggris BBC Beri Penilaian soal Kemungkinan Pemain Timnas Indonesia Itu…

Nilai Kontrak Fantastis Nathan Tjoe A On bersama Swansea City, Media Inggris BBC Beri Penilaian soal Kemungkinan Pemain Timnas Indonesia Itu…

Di Hadapan media Belanda, Nathan Tjoe A On pemain Timnas Indonesia menceritakan bagaimana harapannya saat bergabung dengan Swansea City. Media Inggris pun mem-
Indra Sjafri Setuju Arkhan Kaka Kartu Mati Timnas Indonesia U-19 Saat Mengalahkan Filipina di Piala AFF U-19 2024? Begini Katanya

Indra Sjafri Setuju Arkhan Kaka Kartu Mati Timnas Indonesia U-19 Saat Mengalahkan Filipina di Piala AFF U-19 2024? Begini Katanya

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri membela Arkhan Kaka yang dikritik habis-habisan setelah tampil tak memuaskan di pertandingan melawan Filipina.
Selengkapnya