News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pantas Mas Aris 'Ipar Adalah Maut' Tergoda dengan Rani Adik Iparnya, Eliza Beberkan Perawakannya: Lebih Semok dari Nisa

Baru-baru ini salah satu film populer yaitu Ipar Adalah Maut menjadi topik hangat. Padahal cerita tersebut sudah viral pada 2023 lalu di media sosial TikTok.
Kamis, 27 Juni 2024 - 05:00 WIB
Pemeran Mas Aris dan Rani di Ipar Adalah Maut
Sumber :
  • Instagram @iparadalahmautmovie

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini salah satu film popuker yaitu Ipar Adalah Maut menjadi topik yang kembali diperbincangkan. Padahal cerita tersebut sudah viral pada 2023 lalu di media sosial TikTok.

Kisa Ipar Adalah Maut bermula viral di TikTok yang merupakan kisah nyata. Kisah tersebut dibagikan oleh TikToker bernama Eliza Sifa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah tersebut viral dan membuatnya difilmkan dengan judul yang sama.

Sama dengan kisahnya di TikTok, Film Ipad Adalah Maut pun mendapat respons luar biasa dari penonton.

Terbukti dalam 12 hari penayangan saja, film tersebut tembus diangkap 2 jutaan.

Sosok TikToker Eliza memanf sering membuat konten yang berisikan tentang kisah nyata. Saat itu ia mendapatkan DM dari netizen yang menceritakan kisahnya.

"Dia DM saya," ucap Eliza dalam kanal YouTube Denny Sumargo dikutip Kamis (27/6/2024).

Berdasarkan DM tersebut, disebutkan sosok Nisa dan Aris merupakan suami istri yang tinggal di Jawa Timur bersama anaknya.

Sedang sosok Rani kemudian menumpang di rumah Nisa dan Aris karena dekat dengan kampusnya.

"Mereka tinggal di Jawa Timur. Nisa dan Aris ini sudah punya anak Namanya Raya," lanjutnya.

Dalam keterangannya, Eliza mengaku pernah melihat wajah Rani di foto.

"Pas aku dikasih lihat foto aslinya, oh Rani ini emang anaknya cheerfull," ungkap Eliza.

"Oh kamu dikasih lihat foto aslinya?" tanya Denny Sumargo.

"Ada," jawab Eliza.

Meskipun demikian, ia mengaku tak ingin mengungkap identitas asli dari Nisa, Aris dan Rani sebenarnya.

"Raninya cakep, lebih semok dibanding Mbak Nisa," bebernya.

Ia juga membeberkan sosok Aris. Menurutnya Deva Mahendra pemeran Aris di Film Ipar Adalah Maut sangat mirip dengan tokoh Aris asli.

"Mas Aris ini orangnya ganteng, mirip sama Deva yang meranin. Kayak mas-mas Jawa, tinggi, dan manis, mukanya enggak keliatan yang neko-neko," ungkapnya.

Dalam podcast tersebut, Eliza menceritakan tentang potongan cerita. 

Ia menceritakan saat Nisa memergoki Rani dan Mas Aris keluar dari kamar yang sama. Padahal saat itu Nisa berniat memberitahu bahwa ibunya sedang sekarat dan akan meninggal.

"Dia nyari Rani, terus dibuka kamarnya Rani gak ada, dia udah deg-degan nih. Terus diketok lah kamar tamu. Terus yang keluar Rani disusul Mas Aris di belakangnya," ujar Eliza kepada Denny Sumargo dikutip Kamis (27/6/2024).

Tak ingin ribut, Nisa pun memberitahu Rani dan Mas Aris tentang kondisi sang bunda.

Mereka pun bergegas menemui ibu Nisa dan Rani dan kemudian membaca yasin bersama.

"Harusnya ya kalau ngelakuin kan dia mandi dulu, itu tuh gak. Dia langsung ambil Qur'an terus ikut baca Yasin. Nah ini aku juga gak tahu ya mereka ngapain dan Mbak Nisa pun juga gak berani nuduh," lanjutnya.

Diketahui, film Indonesia yaitu Ipar Adalah Maut menjadi perbincangan hangat netizen karena ceritanya yang diangkat dari kisah nyata.

Kisah Ipar Adalah Maut pertama dibagikan oleh salah satu TikTokers yaitu Eliza Sifaa yang menceritakan kisah suami yang berselingkuh dengan iparnya sendiri.

Cerita tersebut lantas viral dan dibuat dalam sebuah film yang diperankan oleh Michelle Zudith sebagai Rani, Dewa Mahendra sebagai Aris dan Davina Karamoy sebagai Rani.

Film tersebut menceritakan rumah tangga harmonis Nisa dan Aris tiba-tiba menjadi berantakan sejak kehadiran Rani di rumah mereka.

Rani dan Aris terlibat perselingkuhan sehingga membuat Nisa memilih untuk berpisah dengan Aris.

Film Ipar Adalah Maut pun sukses dipasaran dengan 2 jutaan penonton dalam 12 hari tayang.

Rupanya usut punya usut, Rani dan Nisa asli di kehidupan nyata sudah menonton film Ipar Adalah Maut. Padahal awalnya mereka mengaku tidak sanggup untuk menonton film tersebut.

Hal itu diungkap oleh Eliza Sifaa saat podcast bersama Denny Sumargo.

"Sampai sekarang sama Mbak Nisa masih. Kemarin Mbak Nisa ngabarin ini Rani habis nonton Ipar Adalah Maut. Sudah nonton dia," kata Eliza dalam kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo.

"Nisanya sudah nonton juga. Awalnya aku undang Gala tapi gak mau datang, katanya 'Aku gak bisa nonton', tapi akhirnya dia nonton. Aku egak tahu dia nonton sama siapa tapi katanya 'Aku sudah nonton Mbak'," jelasnya.

Saat mengetahui Nisa dan Rani asli sudah menonton, Eliza pun menanyakan bagaimana pendapat mereka.

"Gak bilang gimana-gimana. Mbak Nisa cuma bilang Rani sudah nonton. 'Oh iya, gimana, Mbak?' terus cuma di-emot senyum saja. Gak tahu, emot senyum doang Mbak Nisa ngasihnya. Gak terjawab apa-apa," jelas Eliza.

Diberitakan sebelumnya, Film Ipar Adalah Maut merupakan salah satu film Indonesia yang saat ini tengah menjadi perbincangan hangat.

Film ini diadaptasi dari kisah nyata yang diceritakan ulang oleh konten kreator, Elizasifaa, di TikTok hingga akhirnya viral di media sosial.

"Ipar Adalah Maut" ini menceritakan tentang rumah tangga bahagia dari pasangan Aris dan Nisa.

Kehidupan mereka berjalan baik-baik saja sampai Rani, adik kandung dari Nisa tinggal bersama pasangan tersebut dan berselingkuh dengan Aris.

Cerita perselingkuhan itu bermula saat Rani diminta sang ibu untuk tinggal bersama kakaknya, Nisa.

Awalnya mereka tinggal bersama dengan damai sampai perselingkuhan antara Rani dan Aris terungkap.

Berkat alur cerita yang seru dan unik, film ini cukup membuat emosi penonton terkuras selama menonton.

Banyak yang dibuat tak habis pikir mengapa Rani yang merupakan adik kandung Nisa tega berselingkuh dengan suami kakaknya, Aris.

Baru-baru ini sutradara "Ipar Adalah Maut", Hanung Bramantyo, mengungkap alasan Rani berselingkuh dengan Aris, kakak iparnya sendiri.

Hanung Bramantyo menjelaskan tentang 3 karakter utama dalam "Ipar Adalah Maut", salah satunya Rani.

Sutradara film "Ipar Adalah Maut" itu menjelaskan salah satu faktor yang menjadi alasan Rani tega berselingkuh dengan suami Nisa.

Rani, adik perempuan dari Nisa, merupakan karakter yang akhirnya berselingkuh dengan suami kakaknya, Aris.

Rani terlahir dalam dalam keadaan tidak memiliki sosok ayah dalam hidupnya.

Nisa, sebagai kakak masih sempat merasakan kasih sayang dari ayahnya. Sedangkan Rani tida sama sekali karena sejak kecil ayahnya sudah meninggal.

Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu yang membuat Rani akhirnya berselingkuh dengan Aris, suami dari kakak kandungnya.

"Jadi dia (Rani) ada fatherless issue. Ada masalah, dia tidak memiliki kasih sayang orang tua {ayah)," ungkap Hanung Bramantyo dikutip dari video di kanal Youtube MD Pictures.

Sementara itu, sosok Aris merupakan seseorang yang baik dan 'lurus'.

Ia merupakan dosen yang pintar dan merupakan lulusan dari Canada dengan beasiswa.

Aris adalah sosok laki-laki yang baik, dewasa, mandiri, dan perhatian.

Melihat sifat-sifat dari Aris ini membuat Rani seakan mendapatkan sosok ayah yang selama ini tak pernah ia miliki.

"Itu yang membuat dia ketika dia melihat sosok yang sangat dewasa, pengertian, melindungi. Akhirnya kemudian kekurangan dia terhadap sosok ayah itu terbeli," kata Hanung Bramantyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, film "Ipar Adalah Maut" dibintangi oleh para bintang ternama seperti Michelle Ziudith (Nisa). Deva Mahenra (Aris), hingga Davina Karamoy (Rani).

Akting totalitas dari para pemainnya sukses membuat setiap karakter dalam film ini menjadi lebih hidup dan menambah emosi film. (tsy/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija terancam keluar dari persaingan juara usai tiga laga tanpa kemenangan. Bambang Pamungkas mendesak tim bangkit di delapan laga sisa.
Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Bertemu Menteri Hukum, Platform Digital Berkomitmen Mendukung Aturan Pemerintah terkait Perlindungan Anak

Menteri Hukum Republik Indonesia menerima audiensi delegasi US-ASEAN Business Council (USABC) bersama perwakilan perusahaan teknologi global, seperti META, Google, APPLE, dan SALESFORCE.
Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Tidak Dilarang tapi Baju Bergambar saat Shalat Bisa Jadi Makruh dengan Alasan ini

Jangan lagi sepelekan pakai baju bergambar saat shalat. Sebab hukumnya bisa jadi makruh
Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral Motor Listrik BGN, Kepala BGN Tegaskan Penganggaran Masuk RPATA dan Bukan Program Baru

Viral motor listrik BGN, Kepala BGN jelaskan penganggaran masuk RPATA sesuai PMK. Realisasi 21.801 unit untuk dukung Program MBG.
Gubernur Dedi Mulyadi Sindir Pemerintah soal Pajak usai Viral Pelayanan Samsat Soekarno-Hatta

Gubernur Dedi Mulyadi Sindir Pemerintah soal Pajak usai Viral Pelayanan Samsat Soekarno-Hatta

Gubernur Dedi Mulyadi menyindir pemerintah soal pelayanan pajak usai menonaktifkan kepala Samsat Soekarno-Hatta yang viral gara-gara tidak ikuti SE Gubernur.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya