News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Didukung Tokoh Adat Bonokeling, Ketua DPD Gerindra Sudaryono Diyakini Mampu Rawat Tradisi Jawa Tengah

Masyarakat adat Bonokeling di desa Pekuncen kecamatan Jatilawang kabupaten Banyumas menyatakan diri mendukung Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, maju sebagai Calon Gubernur Jateng 2024.
Jumat, 28 Juni 2024 - 02:35 WIB
Didukung Tokoh Adat Bonokeling, Ketua DPD Gerindra Sudaryono Diyakini Mampu Rawat Tradisi Jawa Tengah
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Masyarakat adat Bonokeling di desa Pekuncen kecamatan Jatilawang kabupaten Banyumas menyatakan diri mendukung Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, maju sebagai Calon Gubernur Jateng 2024.

Mereka meyakini apabila terpilih sebagai Gubernur Jateng, Sudaryono memiliki komitmen penuh melestarikan dan menjaga adat istiadat masyarakat Bonokeling.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masyarakat adat Bonokeling siap mendukung Mas Dar (sapaan akrab Sudaryono) sebagai Gubernur Jateng pada Pilgub 2024. Kami berterimakasih atas dukungan masyarakat adat Bonokeling kepada Mas Dar," kata Ketua Umum Tani Merdeka, Don Muzakir, yang hadir dalam  agenda deklarasi masyarakat adat Bonokeling, Banyumas, Jateng, Kamis (27/6/2024).

Deklarasi masyarakat adat Bonokeling mendukung Sudaryono itu digelar di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang.

Didampingi tujuh bedogol, tetua Adat Bonokeling, Mbah Mitro (66) menegaskan siap memperjuangkan Sudaryono sampai terpilih sebagai Gubernur Jateng.

Don Muzakir mengucapkan terimakasih atas dukungan warga Bonokeling kepada Sudaryono.

"Saya mewakili Mas Dar mengucapkan terimakasih kepada tokoh dan masyarakat Bonokeling yang telah mendukung perjuangan kami mewujudkan Jateng maju dan mapan. Mas Dar berkomitmen akan melestarikan dan menjaga setiap afar istiadat di Jateng," tegas Don Muzakir.

Masyarakat adat Bonokeling merupakan anak keturunan dari Kiai Bonokeling yang konon merupakan seorang Patih Kerajaan Pasirluhur. Kerajaan Pasirluhur saat itu masih berada di bawah kekuasaan Kerajaan Pajajaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Kiai Bonokeling lalu memilih menepi dari ingar bingar Kerajaan Pasirluhur dan membuka lahan tani di Desa Pekuncen, Banyumas.

Di sana, selain menyebarkan ajaran islam dengan mengakomodasi tata nilai budaya lokal, Kiai Bonokeling juga mengajarkan cara bercocok tanam dan beternak kepada warga setempat.

Kiai Bonokeling dipercaya memiliki ilmu kebatinan tinggi yang dapat digunakan sebagai jalan keturunan-keturunannya umenggapai keselamatan dunia dan akhirat.

Ajaran Kiai Bonokeling ini terus dilestarikan oleh anak cucu sampai sekarang.

Don Muzakir mengakui masyarakat adat Bonokeling memiliki karakteristik yang unik. "Masyarakat bonokeling itu masyarakat adat jawa kuno yang sudah menjalankan adat dan tradisinya hampir 700 tahun yang lalu sampai sskarang. Jadi mereka memegang tradisi adat jawa kuno yang sampai sekarang tetap lestari, tapi tidak mengabaikan nilai-nilai agama islam," terang Don Muzakir.

Aris Munandar selaku Ketua Pekatik'e Mas Dar menambahkan Desa Pekuncen punya peran strategis dalam perkembangan masyarakat adat Bonokeling di Banyumas.

Menurut Aris Munandar, Desa Pekuncen merupakan simpul utama yang menghubungkan keluarga besar Bonokeling yang tersebar di wilayah-wilayah sekitaran Banyumas.

"Mereka hidup dengan guyub rukun tanpa campur tangan pemerintah. Tradisi yang mereka pegang benar benar mencerminkan trandisi kuno yang sampai saat ini mewakili berbagai segmen masyarakat yang ada saat ini," tegas Aris Munandar.

Yang menarik, kata Air Munandar, tradisi kuno masyarakat adat Bonokeling ini mengakui kesetaraan gender. Mereka berpandangan kaum perempuan dan laki-laki peran yang sejajar di bumi dalam merawat ekosistem dan menjaga ekologi alam.

"Di Bonokeling dilarang yang namanya menebang pohon tanpa sepengetahuan tetua adat, bisa kualat," katanya.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).
Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, petugas mengamankan delapan pemuda setelah melakukan pengejaran terhadap sekelompok remaja yang diduga hendak terlibat tawuran.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Selengkapnya

Viral