News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Program Nutrisi Esok Hari Tawarkan Menu Berkelanjutan Gratis

Perubahan iklim menimbulkan tantangan besar terhadap ketahanan pangan, khususnya di negara-negara rentan seperti Indonesia.
Kamis, 4 Juli 2024 - 21:15 WIB
Nutrisi Esok Hari
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Perubahan iklim menimbulkan tantangan besar terhadap ketahanan pangan, khususnya di negara-negara rentan seperti Indonesia. Meningkatnya suhu, cuaca ekstrem, dan perubahan pola curah hujan akan mengancam dan memperburuk berbagai dampak tersebut. Dalam menghadapi tantangan ini, program seperti Nutrisi Esok Hari, menawarkan alternatif bagi lembaga publik dalam mengurangi jejak karbon mereka.

“Mengatasi perubahan iklim memerlukan implementasi pola makan yang ramah iklim dan transformasi sistem pangan. Inisiatif kami menawarkan penerapan menu berbasis nabati berkelanjutan di institusi publik, seperti sekolah, universitas, dan komunitas, dengan pendampingan ahli gizi profesional. Semua layanan inil gratis- tanpa biaya,” ungkap Yohana Sadeli, Pengelola program Nutrisi Esok Hari, inisiatif kolaboratif Animal Friends Jogja dan NGO Internasional Sinergia Animal Kamis (4/7/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak didirikannya pada tahun 2021, Nutrisi Esok Hari telah memiliki 15 komitmen dengan berbagai institusi di Indonesia. Melalui inisiatif ini, pemilik bisnis makanan, institusi nirlaba menerima dukungan dan panduan gratis untuk mengganti produk berbasis hewani dengan alternatif nabati, yang dapat meningkatkan kesehatan dan menurunkan dampak lingkungan.  

Saat ini, Nutrisi Esok Hari berpotensi mengubah 300.000 makanan yang disajikan menjadi 100% berbasis nabati setiap tahunnya. Menurut program tersebut, selain manfaat lingkungan dan kesehatan, perubahan menu tersebut juga membantu mempertahankan atau bahkan mengurangi biaya yang dikeluarkan.

“Mulai tahun ini, Nutrisi Esok Hari juga memperluas programnya untuk Posyandu dan usaha katering yang bertujuan menyajikan makanan lezat kaya akan protein dengan memanfaatkan protein nabati lokal untuk komunitasnya,” tambah Yohana. 

Beberapa contoh dari penerima program  ini adalah Dreama Kitchen dan Rella’s Kitchen. Keduanya merupakan usaha katering dan Kader Posyandu di Jepitu dan Kemadang, dua kecamatan di Kabupaten Gunungkidul.

Mempromosikan solusi nyata menuju sistem pangan berkelanjutan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PBB menerbitkan kajian mengenai perubahan iklim pada awal tahun 2024. Ketahanan pangan menjadi perhatian utama, akibat cuaca ekstrem dan bencana iklim yang dapat mempengaruhi siklus tanaman dan pertanian di negara-negara Asia, naiknya harga dan meningkatnya kelaparan. 

“Kita bergantung pada sistem pangan yang tidak memadai dan terlalu bergantung pada protein hewani, penghasil emisi utama CO2 dan gas rumah kaca dalam produksi pangan. Peternakan dan penangkapan ikan bertanggung jawab pada 61% emisi yang berasal dari sektor agrikultur –tanpa mempertimbangkan rantai pasokan lainnya– namun hanya menyediakan 37% protein dan 18% kalori untuk dikonsumsi di seluruh dunia,” jelas Yohana. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketua KPK Mengaku Pernah Bertemu Kepala BGN, Akan Sinergi Soal Perbaikan Tata Kelola MBG 

Ketua KPK Mengaku Pernah Bertemu Kepala BGN, Akan Sinergi Soal Perbaikan Tata Kelola MBG 

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengaku pernah bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru Nanik S Deyang di Bogor.
Apakah Portugal Lebih Kuat Tanpa Cristiano Ronaldo?

Apakah Portugal Lebih Kuat Tanpa Cristiano Ronaldo?

Portugal menjadi salah satu tim yang diunggulkan dan disorot karena sosok Cristiano Ronaldo. Apalagi CR7 kemungkinan besar akan memainkan Piala Dunia terakhirnya.
Komisi XIII DPR RI Mulus Beri Rekomendasi Pemberian WNI Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery dan Mitchell Baker

Komisi XIII DPR RI Mulus Beri Rekomendasi Pemberian WNI Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery dan Mitchell Baker

Menariknya, Komisi XIII DPR RI memberikan dukungan penuh pada permintaan Kementerian Hukum, Kementerian Pemuda dan Olahraga serta PSSI atas rekomendasi pemberian kewarganegaraan Indonesia pada Luke Vickery dan Mitchell Baker di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026). 
Lagi Bicara Perjalanan Timnas Indonesia, Raul Gonzalez Tiba-tiba Sebut Nama Luis Milla Gegara Hal ini

Lagi Bicara Perjalanan Timnas Indonesia, Raul Gonzalez Tiba-tiba Sebut Nama Luis Milla Gegara Hal ini

Legenda Real Madrid, Raul Gonzalez menyebut nama legenda sepak bola Spanyol sekaligus eks pelatih Persib Bandung, Luis Milla saat membahas Timnas Indonesia.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Lionel Messi Pimpin Daftar Top Skor Piala Dunia 2026, Sekaligus Samai Rekor Milik Miroslav Klose

Lionel Messi Pimpin Daftar Top Skor Piala Dunia 2026, Sekaligus Samai Rekor Milik Miroslav Klose

Lionel Messi langsung menunjukkan kelasnya pada pekan pertama Piala Dunia 2026 bersama Timnas Argentina saat menghadapi Aljazair pada hari Rabu (17/6/2026).

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Bintang Baru dari Eropa Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia kembali dapat sorotan media Vietnam menjelang bergulirnya berbagai turnamen internasional pada 2026. Tambahan dua pemain anyar jadi perhatian.
4 Ide Outfit Musim Panas ala Fuji, dari Glamour Monaco sampai Santai di Malaysia

4 Ide Outfit Musim Panas ala Fuji, dari Glamour Monaco sampai Santai di Malaysia

Intip 4 ide outfit musim panas ala Fuji, dari quiet luxury di Monaco hingga gaya kasual Y2K di Malaysia, lengkap dengan tips memilih busana sesuai cuaca tropis.
Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Timnas Norwegia meraih kemenangan meyakinkan atas Irak di Piala Dunia 2026. Erling Haaland pun menjadi bintang dalam pertandingan kali ini.
Selengkapnya

Viral