News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengacara Pede Pegi Setiawan Tak akan Jadi Tersangka Lagi, Tantang Polda Jabar Cari Bukti: Mau Pakai Alat Bukti yang Mana Lagi?

Pengacara Pegi Setiawan, Toni RM mengaku dirinya yakin kliennya itu tidak akan menjadi tersangka kasus Vina lagi meski Polda Jabar terus mencari bukti, sebab...
Sabtu, 13 Juli 2024 - 13:16 WIB
Pengacara Pede Pegi Setiawan Tak akan Jadi Tersangka Lagi, Tantang Polda Jabar Cari Bukti: Mau Pakai Alat Bukti yang Mana Lagi?
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Pengacara Pegi Setiawan, Toni RM mengatakan dirinya percaya diri bahwa kliennya tidak akan menjadi tersangka kasus pembunuhan Vina Lagi.

Ia bahkan mempersilakan jika Polda Jabar memiliki bukti terkait kasus Vina ini yang menyangkut Pegi Setiawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Toni RM menegaskan, pihaknya mendukung semua langkah yang dilakukan Polda Jabar untuk mengungkap kasus kematian Vina dan Eky.

"Jadi, kalau penyidik melakukan penyidikan lagi terhadap kasus ini dengan sasaran klien kami Pegi Setiawan, silakan," kata Toni, dikutip Sabtu (13/7/2024).

Namun, Toni mengatakan buktinya harus cukup kuat karena yang sebelumnya justru membuat Pegi Setiawan menjadi korban penangkapan tak sesuai prosedur.

"Mau pakai alat bukti yang mana lagi? Toh alat bukti yang sudah ada sudah diuji," kata dia menambahkan.

Sebelum sidang praperadilan yang dimenangkan Pegi Setiawan, pihak Polda Jabar juga sudah mengirimkan berkas perkara ini ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Meski demikian, berkas itu kemudian ditolak oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat karena dinilai belum lengkap.

"Setelah P18, akhirnya P19 dikembalikan berkas itu dengan berbagai petunjuk yang harus dilengkapi oleh penyidik," ujar Toni.

Adapun alasan dikembalikannya berkas kasus Vina atas nama tersangka Pegi Setiawan waktu itu karena kurang memenuhi syarat formil dan materil.

"Ternyata dari formilnya saja jaksa ini ragu bahwa Pegi Setiawan adalah tersangkanya," sambungnya.

Padahal, penyidik Polda Jabar sudah sangat percaya diri mengatakan bahwa Pegi Setiawan adalah Perong terduga otak pembunuhan Vina dan Eky.

Nyatanya, Kejaksaan Tinggi menganggap semua bukti itu kurang lengkap dan dikembalikan.

Oleh karenanya, Toni percaya diri jika kliennya sepenuhnya tak bersalah dan tak akan disangkutpautkan sebagai tersangka kasus kematian Vina lagi.

Ia mengaku siap jika akhirnya pihak Polda Jabar menemukan bukti yang menyangkut Pegi Setiawan terlibat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Toni mengatakan agar alat buktinya harus lebih kuat, misalnya handphone milik korban atau bukti CCTV.

"Jangan kayak (penyidik) yang lama. Yang lama ini CCTV tidak dibuka, HP tidak dibuka. Kalau ada kemauan untuk mengusut tuntas, mulailah dari nol. Lakukanlah penyidikan dengan mteode scientific," tegas dia. (iwh)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral