News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggota DPR Singgung Potensi Wisata di Kepualauan Nias Bisa Makin Baik Jika Ada Pemekaran Wilayah

Anggota Komisi XI DPR RI Marinus Gea menilai bahwa pemekaran wilayah Kepulauan Nias menjadi sebuah Provinsi layak untuk dipertimbangkan.
Minggu, 21 Juli 2024 - 22:59 WIB
Anggota DPR Singgung Potensi Wisata di Kepualauan Nias Bisa Makin Baik Jika Ada Pemekaran Wilayah
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi XI DPR RI Marinus Gea menilai bahwa pemekaran wilayah Kepulauan Nias menjadi sebuah Provinsi layak untuk dipertimbangkan. 

Hal ini diyakini bisa mendongkrak perekonomian dengan mengembangkan potensi pariwisata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu dikemukakan saat diskusi bertajuk 'Menakar Potensi dan Peluang Pariwisata Kepulauan Nias' yang diselenggarakan Gerakan Pemuda Pelopor Pro Pembangunan Kepulauan Nias (GP4KN) di Hotel Ciputra, Jakarta Barat, Sabtu (20/7/2024). 

"Saat ini memang kondisi pemekaran itu sedang moratorium ya, selama pemerintahan Pak Jokowi memang sudah ditetapkan moratorium untuk pemekaran, kecuali Papua karena itu merupakan daerah otonomi khusus," kata Marinus. 

Selain sektor pariwisata, Marinus menyebut Kepulauan Nias perlu dilakukan pemekaran menjadi sebuah provinsi karena punya potensi di berbagi sektor lainnya, seperti perikanan dan perkebunan. 

 

“Selain pariwisata potensi kita banyak ya, tadi disinggung pariwisata kita diskusikan hari ini. Ada potensi perikanan, perikanan kenapa, karena perikanan itu kita dikelilingi laut yang juga memiliki sumber daya laut yang sangat besar sekali. Kemudian perkebunan kita dorong supaya mengganti perkebunan yang tradisional menjadi perkebunan yang profesional. Saya kira itu potensi-potensi ya,” ujarnya. 

 

Selain itu, Marinus menilai, sejauh ini Kepulauan Nias juga sudah memenuhi syarat administrasi untuk dilakukan pemekaran menjadi sebuah provinsi. 

 

"Sudah memenuhi persyaratan secara administrasi sudah memenuhi persyaratan geografis kemudian administrasi sesuai UU nomor 23 tahun 2014. Jadi tidak ada alasan untuk tidak memberikan kesempatan Nias membangun melalui pembentukan provinsi," ucapnya. 

 

Setelah syarat administrasi selesai, Marinus mengatakan, masyarakat Kepulauan Nias juga berkomintmen untuk bersama-sama mengembangkan potensi wisata di wilayah tersebut. Hanya saja ada keterbatasan anggaran dalam mewujudkannya, maka dari itu Marinus menekankan perlu adanya intervensi dari pemerintah pusat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Satu-satunya cara memang harus ada intervensi, intervensi baik itu melalui Pemerintah Pusat dan intervensi bagaimana Kepulauan Nias mengelola anggarannya sendiri, melalui apa keberadaannya sebagai Pemerintahan di level Provinsi. Itu satu-satunya cara, kalau tidak ya tidak bisa, ya kan, kan seperti ayam dan telur mana yang harus dimulai, masyarakatnya melakukan pembangunan itu sendiri tanpa intervensi, kemampuan terbatas, trigernya gak ada, fasilitatornya gak ada," imbuhnya.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejari Purwakarta Bantah Tolak Temui Massa Aksi PMII, Sebut Sudah Koordinasi soal Jadwal

Kejari Purwakarta Bantah Tolak Temui Massa Aksi PMII, Sebut Sudah Koordinasi soal Jadwal

Pihak Kantor Kejaksaan Negeri Purwakarta buka suara soal disebut menutup diri dari aksi demo Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di depan Kejari Purwakarta.
Pertama Kali Digelar dengan 48 Tim, Bagaimana Skema Babak Penyisihan Grup di Piala Dunia 2026?

Pertama Kali Digelar dengan 48 Tim, Bagaimana Skema Babak Penyisihan Grup di Piala Dunia 2026?

Diikuti 48 negara dari seluruh dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Piala Dunia 2026 menyajikan format sangat berbeda dari edisi-edisi sebelumnya.
Lantik Pengurus PPP Sulsel, Ketum Mardiono Tekankan Keberpihakan pada Rakyat dan Program Pemerintah

Lantik Pengurus PPP Sulsel, Ketum Mardiono Tekankan Keberpihakan pada Rakyat dan Program Pemerintah

Tongkat estafet kepemimpinan DPW PPP Sulawesi Selatan periode 2026-2031 kini resmi berada di tangan Ilham Ari Fauzi. 
Presiden Prabowo Instruksikan Kemenhaj Cari Formula Percepat Antrean Haji

Presiden Prabowo Instruksikan Kemenhaj Cari Formula Percepat Antrean Haji

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) kini tengah menggodok strategi baru untuk merespons instruksi Presiden RI Prabowo Subianto terkait durasi antrean haji. 
Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 Tanggal 21 Juni: Belanda, Jerman, dan Spanyol Siap Berlaga, Kamu Dukung Siapa?

Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 Tanggal 21 Juni: Belanda, Jerman, dan Spanyol Siap Berlaga, Kamu Dukung Siapa?

Belanda hingga Arab Saudi akan kembali berlaga di babak penyisihan. Berikut ringkasan jadwal siaran langsung Piala Dunia 2026 pada Minggu tanggal 21 Juni 2026.
Bagaimana Tendangan Penalti Dianggap Sah dalam Suatu Pertandingan Sepak Bola?

Bagaimana Tendangan Penalti Dianggap Sah dalam Suatu Pertandingan Sepak Bola?

Meskipun terlihat sederhana, International Football Association Board (IFAB) menetapkan aturan ketat dalam Hukum 14 agar sebuah eksekusi penalti dianggap sah.

Trending

Jokowi Berkomentar Menohok soal Penangkapan Dokter Tifa & Roy Suryo, Refly Harun Singgung Ultah Ayah Wapres Gibran

Jokowi Berkomentar Menohok soal Penangkapan Dokter Tifa & Roy Suryo, Refly Harun Singgung Ultah Ayah Wapres Gibran

Tak hanya elite politik saja yang berkomentar terkait penangkapan dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi. Namun, ayah Wapres Gibran
Mencari Keadilan untuk Steven Arya Sitorus, Jasad Putra Sulung Armina Dewi Siagian Ini Harus Diekshumasi

Mencari Keadilan untuk Steven Arya Sitorus, Jasad Putra Sulung Armina Dewi Siagian Ini Harus Diekshumasi

Harapan seorang ibu Armina Dewi Siagian pupus di tepi Sungai Tangkahan. Armina melepas Steven Arya Sitorus menuntut ilmu setinggi-tingginya. Yang pulang justru
Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Pemerintah Indonesia secara serius membidik posisi sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen FIFA ASEAN yang direncanakan pada September hingga Oktober 2026. 
10.200 Pelari dari 17 Negara Ambil Bagian di Ajang Mandiri Jogja Marathon 2026, Padukan Sport Tourism, Budaya dan Aksi Sosial

10.200 Pelari dari 17 Negara Ambil Bagian di Ajang Mandiri Jogja Marathon 2026, Padukan Sport Tourism, Budaya dan Aksi Sosial

Sebanyak 10.200 pelari dari 17 negara dipastikan ambil bagian dalam ajang Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 yang akan digelar di kawasan Candi Prambanan, Sleman
Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Striker VVV-Venlo, Dean Zandbergen, kembali memberikan update terbaru terkait peluangnya untuk membela Timnas Indonesia. Akui belum ada perkembangan berarti.
Posisi PDIP di Pemerintah Dipertanyakan, Deddy Sitorus Heran Ada Pihak yang Nyinyir

Posisi PDIP di Pemerintah Dipertanyakan, Deddy Sitorus Heran Ada Pihak yang Nyinyir

Deddy menilai partai yang diketuai Menteri ESDM Bahlil Lahadalia itu sebaiknya fokus mengurus masalah pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah.
Buntut Polemik Jadi Pria Berkebaya di Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran Viral, Rahadian: Keputusan Saya Ambil Sadar

Buntut Polemik Jadi Pria Berkebaya di Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran Viral, Rahadian: Keputusan Saya Ambil Sadar

Selebgram Rahadian Marga Saputra mengaku salah imbas menjadi pria berkebaya di Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran, Solo berujung viral dan dihujat.
Selengkapnya

Viral