News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Airlangga: Indonesia Berupaya Penuhi Syarat EOCD dalam 3 Tahun

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Indonesia berupaya memenuhi seluruh persyaratan untuk menjadi anggota penuh OECD dalam waktu tiga tahun.
Rabu, 24 Juli 2024 - 07:45 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Indonesia berupaya memenuhi seluruh persyaratan untuk menjadi anggota penuh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) dalam waktu tiga tahun.

Airlangga, dalam acara Tatap Muka – Orasi Ilmiah BJ Habibie Memorial Lecture: Peran Iptek dan Inovasi menuju Indonesia Emas 2045 mengatakan bahwa Indonesia berhasil masuk OECD dalam waktu enam bulan, tetapi masih ada persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi anggota penuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Brasil untuk masuk OECD lima tahun, (Sedangkan) Indonesia enam bulan. Oleh karena itu kita juga akan dorong dalam tiga tahun bisa memenuhi seluruh persyaratan (agar menjadi anggota penuh)," kata Menko Perekonomian mengutip Antara pada Rabu (24/7/2024).

Dia mengakui bahwa langkah itu ambisius tetapi, Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) juga sudah mendapat cantolan payung politik dalam bentuk undang-undang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

"OECD sudah ada cantolannya, dan dengan demikian diharapkan kita bisa menjalankan best practice yang dilakukan oleh OECD," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah sedang melakukan reformasi struktural melalui Undang-Undang Cipta Kerja. Indonesia merevisi sekitar 70 undang undang.

"Kalau dengan jalur biasa memakan waktu 70 tahun. Dan ini adalah salah satu perubahan dan terobosan yang dilakukan," tuturnya.

Menurut Menko Perekonomian dengan terobosan tersebut peringkat daya saing Indonesia menurut Institute for Management Development (IMD) meningkat dari peringkat 34 melonjak ke peringkat 27.

"Jadi sebetulnya beberapa step ini sudah diakui oleh beberapa negara di dunia," lanjut Airlangga.

Dia juga menambahkan bahwa upaya untuk memenuhi syarat OECD akan terus didorong agar Indonesia bisa segera menjadi anggota penuh dan menikmati manfaat dari keanggotaan tersebut.

"Kita adalah salah satu negara yang ingin naik menuju negara berpenghasilan tinggi. Dan OECD adalah negara penghasilan tinggi. Oleh karena itu, dengan masuk aksesi OECD Indonesia adalah negara yang berproses untuk masuk OECD tercepat," ungkapnya.

Saat ini, Indonesia tengah berfokus untuk menyusun ‘Initial Memorandum’ sebagai pemenuhan standar dan syarat keanggotaan penuh OECD. 

Memorandum tersebut akan menjadi alat bagi Indonesia untuk menyampaikan kepada dunia terkait reformasi yang akan dilakukan.

Initial Memorandum mencakup 26 sektor dalam steering commitee OECD. Memorandum yang disusun antara lain dari sektor keuangan, ekonomi, antikorupsi, persaingan sehat, consumer policy, digital ekonomi, hingga teknologi policy.

Airlangga menjelaskan, selama berjalannya proses aksesi, Tim Nasional Percepatan OECD akan turut melibatkan semua pihak yang terkait dengan 26 sektor tersebut untuk menyelesaikan Initial Memorandum.

 Airlangga menilai penting bagi Indonesia untuk menjadi anggota OECD agar mampu keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah atau middle income trap.

"Kalau kita lihat sekarang Indonesia ini pendapatan per kapitanya di akhir tahun ini sekitar 5 ribu dolar AS," tuturnya.

Menurutnya, Indonesia yang saat ini berpenduduk sekitar 270 juta jiwa dengan pendapatan per kapita sekitar 5 ribu dolar AS, pada 2045 diperkirakan akan memiliki 320 juta penduduk dengan pendapatan per kapita antara 26 ribu hingga 30 ribu dolar AS.

Apabila berhasil lolos dari middle income trap, Indonesia akan menempati posisi keempat terbesar di dunia, dengan pendapatan domestik bruto (PDB) sekitar 9 triliun dolar AS per kapita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dalam jangka panjang, Indonesia masih mempunyai berbagai tantangan yaitu pertumbuhan ekonomi harus mencapai 6-7 persen. Dengan investasi rata-rata tumbuh mendekati 7 persen per tahun.

"Presiden terpilih bapak Prabowo Subianto berharap pertumbuhan kita bisa mencapai 8 persen di tahun ketiga, empat, atau lima. Kemudian ada juga tantangan untuk keluar dari middle income trap. Ini kita punya tantangan agar pertumbuhan kita bisa dalam income 6-7 persen ke depan," pungkasnya.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Plastik Melejit hingga 50 Persen Imbas Konflik Iran-AS-Israel, Industri Kemasan dan UMKM Terpukul

Harga Plastik Melejit hingga 50 Persen Imbas Konflik Iran-AS-Israel, Industri Kemasan dan UMKM Terpukul

Harga plastik naik hingga 50 persen akibat konflik Iran-AS-Israel. Industri kemasan, UMKM, dan pedagang terdampak tekanan biaya produksi.
Lagi Asik Bersantai di Pantai Lombok, John Herdman Terima Ajakan Foto Warga Lokal, Diapresiasi Fans Timnas Indonesia

Lagi Asik Bersantai di Pantai Lombok, John Herdman Terima Ajakan Foto Warga Lokal, Diapresiasi Fans Timnas Indonesia

Sikap pelatih Timnas Indonesia John Herdman yang menerima ajakan foto dari warga sekitar ketika tengah berlibur di Pantai Kuta, Lombok mendapat apresiasi publik
Jarang Bersosialisasi dan Tidak Terlihat Empat Hari, Pria di Ujungberung Bandung Gantung Diri di Kontrakannya

Jarang Bersosialisasi dan Tidak Terlihat Empat Hari, Pria di Ujungberung Bandung Gantung Diri di Kontrakannya

Seorang pria berinisial MI (26) ditemukan tewas diduga gantung diri di kamar kontrakannya di Ujungberung, Kota Bandung.
Polri Tegaskan Rekrutmen Berprinsip BETAH, Karo SDM Polda Jatim: Akpol Hanya Jalur Reguler

Polri Tegaskan Rekrutmen Berprinsip BETAH, Karo SDM Polda Jatim: Akpol Hanya Jalur Reguler

Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Asisten Sumber Daya Manusia (ASSDM) Kapolri Irjen Pol. Anwar kembali menegaskan komitmennya dalam pelaksanaan rekrutmen anggota Polri yang berintegritas dan profesional.
Skandal Paspor Ikut Melanda Liga Putri Belanda, Pemain Timnas Indonesia Lagi-Lagi Jadi Korban

Skandal Paspor Ikut Melanda Liga Putri Belanda, Pemain Timnas Indonesia Lagi-Lagi Jadi Korban

Skandal paspor yang menyulitkan pesepak bola berlabel Timnas Indonesia tak hanya terjadi di sektor putra. Pemain Liga Putri Belanda yang dinaturalisasi sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) juga mengalami hal serupa.
Dampak Izin Dicabut Buat Siswa SMK IDN Bogor Mengungsi ke Sekolah Lain, Kuasa Hukum: Menuntut Adaptasi Ulang

Dampak Izin Dicabut Buat Siswa SMK IDN Bogor Mengungsi ke Sekolah Lain, Kuasa Hukum: Menuntut Adaptasi Ulang

Kuasa hukum SMK IDN Bogor menyayangkan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Efek izin operasional dicabut, siswa adaptasi ulang usai dipindahkan ke sekolah lain.

Trending

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

​​​​​​​Dedi Mulyadi bantu dua pria asal Wonogiri secara cuma-cuma. Dari kisah sopir truk hingga mutasi kendaraan, aksi nyatanya tuai simpati publik luas.
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Ole Romeny Tak Masuk Skuad Oxford United Lagi, Suporter Timnas Indonesia 'Mention' Erick Thohir: Gimana Ini Pak?

Ole Romeny Tak Masuk Skuad Oxford United Lagi, Suporter Timnas Indonesia 'Mention' Erick Thohir: Gimana Ini Pak?

Suporter Timnas Indonesia mengadu ke Erick Thohir setelah striker Timnas Indonesia Ole Romeny kembali tak masuk skuad Oxford United untuk yang ketujuh kalinya.
Selengkapnya

Viral