News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketum B8C Andrio Wanti-wanti Parpol Tak Memilih Kandidat Pilkada 2024 Sesuai Isi Tas

Ketua Umum (Ketum) Barisan 8 Center (B8C), Andrio Caesario menyoroti para partai politik (Parpol) yang telah mulai merekomendasikan calon kepala daerah di Pilkada serentak 2024 nanti.
Selasa, 6 Agustus 2024 - 17:58 WIB
Ketum Barisan 8 Center (B8C), Andrio Caesario
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum (Ketum) Barisan 8 Center (B8C), Andrio Caesario menyoroti para partai politik (Parpol) yang telah mulai merekomendasikan calon kepala daerah di Pilkada serentak 2024 nanti. 

Andrio berpesan agar para parpol yang mulai merekomendasikan calon kepala daerah untuk Pilkada 2024 untuk berhati-hati dan jeli melihat para kandidat untuk diberikan kepercayaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semua parpol harus bersama-sama berkomitmen dalam membangun bangsa dengan melahirkan calon-calon yang berintegritas dan berkapasitas sebagai pemimpin, ujar Andrio kepada wartawan, Jakarta, Selasa (6/8/2024).

Andri berharap para parpol bisa melahirkan kader-kader yang bersih dan bisa diakomodir partai sebagai pertimbangan sebagai calon pemimpin daerah yang mewujudkan Indonesia bersih dari masa kelam yang pahit sebelumnya. 

“Jadi bukan hanya mengandalkan ‘isi tas’ saja. Jangan sampai ada pemimpin di daerah nantinya yang berwatak maling dan rakus akan merusak tatanan bangsa,” ungkap politikus yang juga pengusaha muda itu. 

Andrio yang juga ikut andil dalam pemenangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 juga berharap para Ketum Parpol peka dan investigasi kepada jajaran di wilayahnya agar untuk tak tergiur oleh isi tas calon yang diusung tanpa melihat latar belakang dan integritasnya.

“Harus melahirkan pemimpin yang berintegritas. Karena kalau hanya mengandalkan ‘isi tas’, maling dan koruptor bahkan teroris juga bisa maju dalam pilkada dan itu sangat tidak bagus bagi pertumbuhan bangsa ini menuju Indonesia Emas,” katanya. 

Andrio menuturkan hal tersebut sesuai yang disampaikan Presiden RI terpilih Prabowo Subianto yang berpesan untuk tak memilih pemimpin atau kader yang punya rekam jejak buruk. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apalagi kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) atau mental maling. 

“Indonesia harus punya para pemimpin daerah yang mampu membawa perubahan sesuai harapan anak bangsa. Jadi bila perlu para penegak hukum seperti KPK, BPK dan pihak intelejen ikut dilibatkan untuk memberikan juga rekomendasi terhadap parpol seperti fit and proper test maupun tim penilai akhir, agar kontestasi politik menjadi sangat bermutu walaupun semua keputusan ada di DPP partai,” pungkasnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral