Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Menaker minta pekerja komorbid dan ibu hamil WFH saat PPKM darurat
Sumber :
  • ANTARA FOTO

Menaker Minta Pekerja Komorbid & Ibu Hamil Kerja dari Rumah

Sabtu, 10 Juli 2021 - 16:53 WIB
Oleh :

Jakarta, 10/7 - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta perusahaan untuk mengizinkan pekerja yang memiliki kormobid, ibu hamil, atau menyusui, agar mereka dapat bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). "Saya kira ini demi dan atas nama kemanusiaan agar mereka diberi kesempatan kerja dari rumah," kata Menaker, Ida Fauziyah, dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (10 Juli 2021).

Ida juga meminta pekerja yang menggunakan fasilitas kendaraan umum supaya menggunakan masker rangkap atau double masking agar bisa lebih terlindungi dari COVID-19 varian baru seperti Delta. Selanjutnya, ia meminta para pengusaha agar segera memastikan kejelasan terkait kategori jenis usahanya, dengan cara mengkonsultasikan kepada Dinas Perindustrian atau Satgas Penanganan COVID-19 setempat. Sehingga dapat dipastikan usahanya masuk pada sektor esensial, non-esensial, atau kritikal. "Ini dimaksudkan agar pencegahan dan penanganan COVID-19 di perusahaan sesuai dengan peraturan yang ada, khususnya selama masa PPKM Darurat," jelasnya.
 
Tak hanya itu, Menaker Ida juga meminta perusahaan yang berada di Jawa dan Bali agar melakukan tes COVID-19 secara berkala untuk para pekerjanya dengan metode sampling. Hal tersebut guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 pada masa PPKM Darurat. Misalnya bila positivity rate-nya (rasio positif COVID-19) mencapai 10 persen, maka proses kerja seharusnya dihentikan. Sementara jika positive rate di atas 5 persen, maka yang harus dilakukan pihak perusahaan adalah dengan memperketat protokol kesehatan. “Selanjutnya bila positive rate di bawah 5 persen, meskipun masih normal, namun tetap harus waspada dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Menaker Ida.
 
Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badang Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati, menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya melihat sebagian besar institusi masih kurang dalam menaati penggunaan masker, mencuci tangan, fasilitas hindari kerumunan, dan pelaksanaan Worf From Office (WFO), serta Work From Home (WFH). "Jadi kami memerlukan dukungan dari sektor ketenagakerjaan untuk selalu mengingatkan semua pelaku usaha, Disnaker untuk tetap mematuhi protokol kesehatan," ujar Raditya.
 
Dalam upaya pelaksanaan Posko di daerah berjalan baik dan terkendali, BNPB meminta dukungan Disnaker yang memiliki kewenangan pengaturan ketenagakerjaan mampu mendorong seluruh masyarakat, khususnya yang tergabung dalam kegiatan ketenagakerjaan bisa melaksanakan prokes sebaik-baiknya.

Ketua Umum KADIN, Arsjad Rasjid, menyatakan sangat mendukung seluruh program pemerintah dalam mengatasi COCID-19. Bagi Arsjad, fokus dalam penanganan kesehatan sangatlah penting. "Kami percaya sekali bahwa untuk memulihkan ekonomi, kita harus membangkitkan kesehatan terlebih dahulu

Namun, Arsjad meminta kepada pemerintah agar izin operasional industri padat karya tetap dipertahankan. Menurutnya, walau pun roda ekonomi berjalan dengan lambat, itu masih lebih baik daripada sama sekali tidak berjalan. Tak lupa industri padat karya dalam beroperasi harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
 
Kabid Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Harijanto menyatakan kesetujuannya atas permintaan Ketua Umum Kadin agar pemerintah mempertahankan industri padat karya. Hal itu setidaknya ia mendasarkan pada dua alasan.

Pertama, Apindo tidak mempersoalkan jika terjadi pengurangan 50 pada staf produksi/pabrik dan 10 persen untuk staf office atau pelayanan administrasi perkantoran sebagaimana instruksi yang dikeluarkan Mendagri Nomor 18 Tahun 2021.
 
Ia menekankan hal tersebut untuk mencegah kebingungan pelaku usaha yang berada di lapangan karena munculnya tafsir atas instruksi tersebut bahwa yang dimaksud 50 persen itu produksinya, bukan staf produksinya. "Karena kalau produksinya yang berkurang 50 persen, kalau berkurang sampe segitu, maka tidak berjalan sama sekali, semua pabrik bisa gulung tikar karena industri garmen, industri sepatu yang padat karya itu prosesnya ban berjalan. Jadi tidak mungkin (produksi dikurangi sampai 50 persen), dan itu sudah diketahui oleh pemerintah," kata Harijanto.
 
Kedua, karena eksport padat karya masih diizinkan sejak awal, maka para industri eksport ini sudah membuat komitmen delivery kepada pihak pembeli di luar negeri yang keadaannya sudah normal, seperti Amerika, China, dan Eropa. "Jadi delivery itu harus tetap berjalan," kata Harijanto. (ari/ant)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Miris, Kakek Tewas Terbakar Gara-gara Rokok

Miris, Kakek Tewas Terbakar Gara-gara Rokok

Nasib nahas dialami oleh seorang warga Sumbernanas, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Warga yang bernama Kurmen (98) ditemukan tewas terpanggang di dalam kamarnya Jumat (17/9) pagi.
Peneliti BRIN: Varian C.1.2  Tidak Lebih Berbahaya dari Varian VoI/VoC

Peneliti BRIN: Varian C.1.2 Tidak Lebih Berbahaya dari Varian VoI/VoC

Peneliti mikrobiologi di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Sugiyono Saputra menyatakan Varian C.1.2 virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 tidak lebih berbahaya dari variants of interest (VoI)
Rupiah Diprediksi Tertekan Seiring Membaiknya Data Penjualan Ritel AS

Rupiah Diprediksi Tertekan Seiring Membaiknya Data Penjualan Ritel AS

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan diprediksi tertekan seiring membaiknya data penjualan ritel Amerika Serikat.
Kapal Pengayoman Terbalik di Nusakambangan, Dua Orang Tewas

Kapal Pengayoman Terbalik di Nusakambangan, Dua Orang Tewas

Dalam video berdurasi 21 detik itu terlihat dua orang petugas Basarnas di sebuah perahu karet. Seorang lagi yang merekam video dan melaporkan keadaan saat itu.
Korban Meninggal Dunia Kebakaran Lapas Klas I Tangerang Bertambah jadi 49 Orang

Korban Meninggal Dunia Kebakaran Lapas Klas I Tangerang Bertambah jadi 49 Orang

Korban meninggal dari kebakaran Lapas Klas I Tangerang bertamhan satu orang menjadi 49 Jiwa.Korban tersebut berinisial N, yang meninggal pada Kamis (16/9).
Siap-Siap Polda Metro Jaya Gelar Operasi Patuh Jaya Mulai 20 September

Siap-Siap Polda Metro Jaya Gelar Operasi Patuh Jaya Mulai 20 September

Operasi Patuh Jaya kali ini dilakukan dalam rangka menghadapi masa pandemi Covid-19. Petugas akan menertibkan lalu lintas dan protokol kesehatan.
Trending
Gara-Gara Gugat Cerai Istri, Buron Korupsi yang Kabur Selama 13 Tahun Tertangkap

Gara-Gara Gugat Cerai Istri, Buron Korupsi yang Kabur Selama 13 Tahun Tertangkap

Sejak divonis bersalah oleh majelis hakim pada tahun 2009 lalu, Tohidi menghilang dan tidak diketahui keberadaannya hingga kemarin.
Kurir Jasa Pengiriman Ditembak Begal

Kurir Jasa Pengiriman Ditembak Begal

Seorang kurir sebuah jasa pengiriman di Kabupaten Lahat Sumatera Selatan menjadi korban pembegalan dan penembakan oleh orang tak dikenal.
Cari Biji Kopi Kakek 70 Tahun Hilang di Hutan

Cari Biji Kopi Kakek 70 Tahun Hilang di Hutan

Samin warga Desa Sidodadi, Malang, yang berprofesi sebagai petani, dilaporkan hilang saat mencari biji kopi di Hutan.
Kopilot Rimbun Air Dimakamkan Tak Jauh dari Rumah Duka

Kopilot Rimbun Air Dimakamkan Tak Jauh dari Rumah Duka

Keluarga korban terutama ayah dari korban tidak kuasa menahan kesedihan, sehingga dirinya harus dipapah hingga proses pemakaman usai.
Kapal Pengayoman Terbalik di Nusakambangan, Dua Orang Tewas

Kapal Pengayoman Terbalik di Nusakambangan, Dua Orang Tewas

Dalam video berdurasi 21 detik itu terlihat dua orang petugas Basarnas di sebuah perahu karet. Seorang lagi yang merekam video dan melaporkan keadaan saat itu.
Mantan Polisi Beralih Jadi Pencuri, Enam Kali Gasak Motor

Mantan Polisi Beralih Jadi Pencuri, Enam Kali Gasak Motor

Menurut polisi, pelaku menyasar motor yang diparkir di depan rumah dan depan masjid.
Minibus Terbalik Akibat Pecah Ban, 3 Orang Tewas

Minibus Terbalik Akibat Pecah Ban, 3 Orang Tewas

Kecelakaan maut dialami kendaraan yang ditumpangi satu keluarga di ruas tol Trans Sumatra Tulang Bawang Lampung. tiga orang meninggal dunia.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Siang
13:00 - 13:30
Spektakuler
13:30 - 14:00
Manusia Nusantara
14:00 - 14:30
Tantangan Hidup
14:30 - 15:00
Reka Ulang
15:00 - 15:30
Kabar Pasar
Selengkapnya