GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sama Sekali Tak Ada Takutnya, Jenderal Pensiunan Polisi ini Yakin Iptu Rudiana Otak Utama yang Rekayasa Kasus Vina Cirebon: Dia itu…

Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno menyebut bahwa Iptu Rudiana menjadi otak utama yang rekayasa kasus Vina Cirebon. Seperti apa? Simak artikelnya
Selasa, 13 Agustus 2024 - 15:50 WIB
Jenderal Pensiunan Polisi ini Yakin Iptu Rudiana Otak Utama yang Rekayasa
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Jenderal pensiunan polisi ini yakin Iptu Rudiana otak utama yang rekayasa kasus Vina Cirebon.

Kasus kematian Vina Cirebon dan kekasihnya, Eky pada 2016 silam semakin berbuntut panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengungkapan kasus Vina bak kisah yang tak berujung.

Sudah delapan tahun berlalu, namun hingga saat ini kasus Vina belum juga terungkap secara tuntas.

Kasus kematian Vina Cirebon dan Eky turut mendapat perhatian dari mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno. Seperti apa? Simak artikelnya berikut ini.


Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan Iptu Rudiana. Sumber: kolase tvOnenews.com

Iptu Rudiana kini tengah menjadi sorotan dalam kasus kematian Vina dan Eky,

Ayah Eky disorot lantaran salah satu saksi kunci Dede menyebut bahwa kesaksiannya pada 2016 adalah arahan dari Iptu Rudiana dan Aep. 

Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno juga menyoroti gelagat Iptu Rudiana dalam kasus Vina.

Oegroseno blak-blakan menyebut bahwa rangkaian cerita kasus Vina adalah rekayasa dari Iptu Rudiana.

Hal ini berdasarkan pengamatannya sejak awal kasus ini mencuat.

Oegroseno mengatakan sebagai seorang ayah,  seharusnya Iptu Rudiana mencari pelaku pembunuhan anaknya sampai tuntas.

"Kalau saya amati dari awal, rekam jejak dia diawal, bahwa dia menerima kematian anaknya. Kemudian dia tidak akan menuntut, karena mungkin ada keterlibatan pejabat tinggi dan sebagainya," ungkap Oegroseno dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Uya Kuya TV.

“Dari situ profesionalisme dia sebagai anggota Polri dan tanggung jawab sebagai ayah sangat berbeda sekali,” sambungnya.


Iptu Rudiana, ayah Eky. Sumber: kolase tvOnenews.com

Lebih lanjut, Oegroseno mempertanyakan perannya dalam kasus Vina.

Sebagaimana diketahui, Iptu Rudiana merupakan orang yang pertama kali melaporkan kasus kematian anaknya dan Vina Cirebon.

Saat peristiwa tragis itu terjadi, Rudiana menjabat sebagai Kanit Narkoba Polresta Cirebon.

“Yang dia lakukan hal-hal yang bertentangan pekerjaan mulia dia sebagai Bhayangkara. Seperti contoh, peristiwa tanggal 27 Agustus 2016, dia sudah mengambil langkah sendiri dengan timnya sendiri dari bagian reserse narkotik," ujar Oegroseno.

"Seharusnya tidak bisa dilakukan hal seperti itu karena yang menangani adalah reserse bagian umum," terangnya.

Lebih lanjut, Oegroseno merasa ada yang janggal dalam pelaporan kasus Vina.

Sebab kala itu, Iptu Rudiana baru melaporkan empat hari setelah kejadian. 

Dia juga menyebut bahwa Ayah Eky itu seolah yang paling mengetahui peristiwa naas tersebut. 

Iptu Rudiana diketahui melaporkan kasus kematian Vina dan Eky pada 31 Agustus 2016 atau empat hari setelah peristiwa di Jembatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, 27 Agustus 2016.

"Waktu pelaporan, dia bisa bercerita seperti itu, sepertinya dia yang mengetahui sendiri peristiwanya. Jadi sangat aneh bagi saya dengan perkembangan cerita sampai saat ini," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oegroseno sangat meyakini bahwa kasus Vina merupakan rekayasa dari Iptu Rudiana. 

“Seluruhnya adalah otaknya Iptu Rudiana. Cerita selama ini adalah direkayasa Iptu Rudiana sendiri. Saya yakin 100% dari awal ini jelas mengarang cerita,” ujar Oegroseno terkait keterlibatan Iptu Rudiana dalam kasus kematian Vina Cirebon dan Eky. (hnf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat Datang di Asia, Sergio Castel Buka Suara Kinerja Wasit Persib Vs Ratchaburi FC

Selamat Datang di Asia, Sergio Castel Buka Suara Kinerja Wasit Persib Vs Ratchaburi FC

Meski menang 1-0 dari Ratchaburi FC di leg kedua yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Persib Bandung tetap tersingkir akibat kekalahan telak 0-3 di leg pertama.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
Hasil Liga Italia: AC Milan Ditahan Imbang Como, Gelar Juara Makin Jauh?

Hasil Liga Italia: AC Milan Ditahan Imbang Como, Gelar Juara Makin Jauh?

AC Milan kesulitan menjamu Como pada lanjutan Liga Italia di Stadion San Siro, Kamis (19/2/2026).
Sumbang Devisa Negara Rp173 triliun Setahun, DPR Minta Pemerintah Urai Kemcetan di Bali: Siapkan Bus Laut!

Sumbang Devisa Negara Rp173 triliun Setahun, DPR Minta Pemerintah Urai Kemcetan di Bali: Siapkan Bus Laut!

Kemacetan di Bali semakin parah, DPR minta pemerintah efektivitaskan pelabuhan dan bus laut untuk urai kemacetan di jalur darat.
Teks Khutbah Jumat Singkat 20 Februari 2026: Ramadhan Jadi Pintu Rezeki dan Gugurkan Dosa

Teks Khutbah Jumat Singkat 20 Februari 2026: Ramadhan Jadi Pintu Rezeki dan Gugurkan Dosa

Berikut teks khutbah Jumat singkat bulan Rama 2026. Semoga menjadi ladang meraih pahala dan rezeki
Kang Dedi! Warga Bekasi Minta Pemprov Segera perbaiki Jalan KH Ma'mun Nawawi yang Rusak Parah

Kang Dedi! Warga Bekasi Minta Pemprov Segera perbaiki Jalan KH Ma'mun Nawawi yang Rusak Parah

Warga Kabupaten Bekasi mendesak Pemprov Jabar segera perbaiki Jalan KH Ma'mun Nawawi. Pasalnya, jalan itu, kini dalam kondisi rusak parah dan memicu kemacetan.

Trending

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan Khusus Wilayah DKI Jakarta

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan Khusus Wilayah DKI Jakarta

Berikut jadwal imsakiyah dan buka puasa ramadhan untuk wilayah Jakarta. Jangan lupa membaca niat puasa.
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Sudah Shalat Witir Setelah Tarawih di Masjid, Masih Bolehkah Tahajud? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Sudah Shalat Witir Setelah Tarawih di Masjid, Masih Bolehkah Tahajud? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Sudah shalat witir setelah tarawih berjamaah di masjid, masih bolehkah shalat tahajud di rumah? Dan apakah perlu witir lagi? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Dua Pria Diringkus Saat Hendak Edarkan Narkoba di ATM Center Jakpus, Ratusan Pil Ekstasi Disita

Dua Pria Diringkus Saat Hendak Edarkan Narkoba di ATM Center Jakpus, Ratusan Pil Ekstasi Disita

Dua orang pria ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melalui Teamsus Subdit 3 dalam kasus peredaran narkotika jenis ekstasi, Senin (16/2/2026).
Berita Foto : Ribuan Jemaah Ikuti Shalat Tarawih Perdana di Masjid Istiqlal

Berita Foto : Ribuan Jemaah Ikuti Shalat Tarawih Perdana di Masjid Istiqlal

Umat Muslim laksanakan shalat tarawih perdana di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (18/2/2026), menyusul penetapan 1 Ramadhan 1447 H yang jatuh pada Kamis (19/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT