News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Telak! Kubu Iptu Rudiana Tak Berkutik, Widi dan Mega Bongkar Fakta Baru Kasus Kematian Vina Ternyata Almarhum...

Terbaru, dua sahabat Vina semasa hidup, yakni Widi dan Mega muncul memberikan keterangan yang sangat penting. Hal ini berbeda dengan keterangan saksi dalam BAP.
Jumat, 16 Agustus 2024 - 07:02 WIB
Widi dan Mega sahabat Vina dalam program Dua Sisi tvOne, Kamis (16/8/2024)
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Dua teman Vina, Widi dan Mega bongkar sebuah fakta baru kasus kematian Vina dan Eky yang terjadi 2016 silam.

Hingga saat ini kasus Kematian Vina dan Eky masih menjadi misteri. Fakta demi fakta diungkap sejumlah saksi baru ke permukaan, namun kasus ini malah semakin rumit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terbaru, dua sahabat Vina semasa hidup, yakni Widi dan Mega muncul memberikan keterangan yang sangat penting.

Bahkan keduanya membongkar sebuah fakta baru terkait misteri kematian Vina dan Eky yang terjadi 8 tahun silam.

Chat Vina dan dua sahabatnya terangkum dalam hasil ekstraksi handphone Vina. (tvOne)

Menjadi salah satu orang terdekat Vina, serta memiliki informasi penting, namun keduanya tak pernah sama sekali dimintai keterangan oleh pihak kepolisian bahkan dijadikan saksi dalam kasus ini.

Salah satu fakta baru yang diungkap Widi dan Mega, yaitu keduanya masih berkomunikasi dengan Vina tepat sebelum Vina dan Eky dinyatakan meninggal dunia.

Hal itu dibuktikan dengan hasil ekstraksi data handphone Vina. Di dalamnya terdapat bukti chat atau percakapan antara Vina dengan kedua sahabatnya.

Namun, ada perbedaan yang sangat mencolok antara Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kematian Vina dan Eky dengan pernyataan kedua sahabat Vina.

Berdasarkan keterangan kuasa hukum Iptu Rudiana, yakni Pitra Romadoni di dalam BAP terdapat keterangan saksi yang menyebut Vina dan Eky dikejar-kejar dan mengalami pemukulan sekitar pukul 21.30 WIB pada 27 Agustus 2016 silam.

Sementara berdasarkan keterangan Widi dan Mega, mereka masih berkomunikasi dengan Vina pada pukul 22.00 WIB malam itu.

Dalam ekstraksi data tersebut terdapat bukti chat antara Vina dengan kedua sahabatnya. Malam itu Vina masih mengirim pesan kepada Widi untuk mengajak bermain.

"Jadi tanggal 27 (2016) itu sempat telepon dulu, bukan aku yang telepon si Vina, tapi Vina telepon ke aku, hanya sekedar mengajak keluar untuk mengajak main," kata Widi dalam program Dua Sisi tvOne, Kamis (15/8/2024) malam.

"Kalau tawaran yang pertama kurang lebih jam 10 malam. Habis si Vina nelepon, dia SMS juga. SMS-nya hanya ngajak main saja kurang lebih jam 10 lewat," tambah Widi.

Lebih lanjut Widi dan Mega membeberkan chat Vina dengan mereka di malam sebelum kematian Vina dan Eky.

"'Mau enggak nanti dijemput' sama si Vina. Terus aku jawab, 'Enggak kamu aja, nanti aku dimarahi sama Gajol'" tambahnya.

Keterangan Widi dan Mega ini berbanding terbalik dengan keterangan saksi yang terdapat dalam BAP kasus kematian Vina dan Eky.

Dimana dalam BAP disebutkan Vina dan Eky mengalami penganiayaan pada pukul 21.30 WIB.

Sementara berdasarkan keterangan Widi dan Mega, Vina masih berkomunikasi dengan baik pada pukul 22.00 WIB. Dibuktikan dengan hasil ekstraksi data HP Vina.

Namun, Widi dan Mega ini tidak dijadikan saksi dalam kasus kematian Vina. Termasuk hasil ekstraksi HP Vina juga tidak dijadikan bukti dalam persidangan kasus ini pada 2016.

Sementara pengacara Iptu Rudiana, yakni Pitra Romadoni sempat menyanggah keterangan Widi dan Mega tersebut.

"Siapa bilang itu handphone Vina. Sedangkan di data yang saya telusuri itu masih abu-abu, itu handphone Vina atau siapa, gitu loh," kata Pitra.

Namun, keterangan Widi dan Mega dikuatkan oleh pengacara Saka Tatal yakni Edwin Partogi Pasaribu, yang menyebut ekstraksi handphone tersebut ada dalam berkas dokumen yang dikirimkan oleh Polda Jabar kepada Kajati Jabar pada 26 November 2016.

"Di dalam berkas ini terdapat data ekstraksi telepon. Telepon ini ada 5 telepon yang disita oleh penyidik ketika itu. Empat handphone tersangka, dan 1 handphone Vina. Handphone Vina tertulis jelas tipenya," ungkap Edwin.

Bukti chat antara Vina dengan kedua sahabatnya tersebut yang berupa ekstraksi HP Vina sudah ada sejak tahun 2016. 

"Tetapi kalau saya baca berkas ini tanpa ada keterangan Mega dan Widi saya tidak akan faham, konteksnya apa, karena Mega dan Widi tidak menjadi saksi di 2016," katanya.

"Kenapa bukti ekstraksi (chat Vina dan sahabaatnya) Mega dan Widi tidak dijadikan bukti di pengadilan?" kata Edwin.(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.
Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral