News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-fakta Kejahatan Seksual Taeil eks NCT: Pasang Kamera Tersembunyi hingga Ancaman Kematian

Dunia hallyu khususnya fans NCT dikejutkan dengan kabar kejahatan seksual yang diduga dilakukan oleh member tertua NCT yaitu Moon Taeil.
Kamis, 29 Agustus 2024 - 05:15 WIB
Eks Member NCT, Moon Taeil
Sumber :
  • Instagram @mo.on_air

Jakarta, tvOnenews.com - Dunia hallyu khususnya fans NCT dikejutkan dengan kabar kejahatan seksual yang diduga dilakukan oleh member tertua NCT yaitu Moon Taeil.

Kabar tersebut menyusul pengumuman resmi SM Entertainment tentag dikeluarkannya Taeil dati grup NCT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini SM Entertainment.

Baru-baru ini kami mengetahui, bahwa Taeil dituduh dalam kasus pidana terkait dengan kejahatan seksual.

Saat kami menilai fakta-fakta terkait masalah tersebut, kami menyadari beratnya situasi tersebut dan memutuskan, bahwa Taeil tidak dapat lagi melanjutkan aktivitasnya bersama tim (NCT). 

Setelah berdiskusi dengan Taeil, kami telah memutuskan untuk (Taeil) meninggalkan grup.

Taeil saat ini kooperatif dalam penyelidikan kepolisian. Kami akan memberikan pernyataan lebih lanjut seiring berjalannya penyelidikan.

Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekhawatiran dan kesulitan yang ditimbulkan oleh artis kami," tulis SM Entertainment dikutip Kamis (29/8/2024).

Lalu seperti apa kasus kejahatan seksual yang diduga dilakukan oleh Taeil, berikut tvOnenews.com merangkum sejumlah sumber:

1. Sudah Berjalan Sebulan

Netizen menemukan fakta mengejutkan bahwa kasus ini sebenarnya sudah berjalan selama satu bulan.

Hal tersebut dilihat dari komentar yang diduga akun korban di Instagram Taeil.

Akun tersebut terlihat meninggalkan komentar di unggahan Taeil pada Juli lalu.

"Heh Moon Taeil! Akunku kena report. Enak ya kamu, dasar hacker kriminal gak tahu diri! Kalian berkelompok bisa ganggu satu orang kayak aku," tulisnya. 

2. Ancaman kematian

Akun tersebut juga memberikan komentar yang menyebutkan kalimat mati dan bunuh diri.

"Anda punya rasa sadar diri gak sih? Apa sekarang kamu matiin semua telponku terus pergi? Kamu padahal tadinya ganggu aku sampe rasanya kayak mau mati."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sesudah anda kena tuduh, kamu harus pergi ke Yeongchang (penjara). Kamu harus pergi ke penjara bukan wamil! Kamu udah hancurin hidupku, sekarang gantian aku hancurin hidup kamu," tulisnya lagi.

"Aku mikirin kamu seharian. Kamy yang gangguin aku sampai mau mati. Kamy yang bikin aky mau bunuh diri. Kamu yang diem-diem gangguin aku. Aky bakalan ngumpatin kamu sampai mati. Sampai kamy sadar sama yang kamu lakuin ke aku. Aku mikirin kamu tiap hari. Kamu juga sama yang nyuruh aku mati," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan

Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan

Akses jalan utama provinsi yang menghubungkan wilayah perkotaan dengan Garut Selatan dilaporkan terputus akibat terjangan tanah longsor pada Rabu (8/4) sore. 
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
16 Tahun Summarecon Bekasi: Pulihkan Martabat Kota Patriot dari Stigma Negatif Melalui Pembangunan Kawasan Terpadu

16 Tahun Summarecon Bekasi: Pulihkan Martabat Kota Patriot dari Stigma Negatif Melalui Pembangunan Kawasan Terpadu

Beberapa tahun lalu, Kota Bekasi sempat menjadi sasaran perundungan netizen di seluruh Indonesia. 
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Kalah Tipis dari Arsenal, Rui Borges Yakin Sporting Bisa Comeback di London!

Kalah Tipis dari Arsenal, Rui Borges Yakin Sporting Bisa Comeback di London!

Pelatih Sporting CP, Rui Borges, tetap optimistis timnya mampu membalikkan keadaan saat bertandang ke markas Arsenal pada leg kedua perempat final Liga Champions UEFA 2025-2026.

Trending

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Gara-gara Judol, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung dan Buang Jasad ke Kebun di Sumsel

Gara-gara Judol, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung dan Buang Jasad ke Kebun di Sumsel

Polres Lahat, Sumatera Selatan, akhirnya membongkar motif keji di balik aksi pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya. 
Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
Selengkapnya

Viral