News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditolak Jakmania, Ridwan Kamil Curhat Suporter Persija Tak Berikan Waktu Luang, Ketum Diky Soemarno Buka Suara..

Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil ngaku kesulitan bertemu dengan fans Persija Jakarta yakni The Jakmania. Ia kesulitan bertemu Jakmania dikarenakan masalah...
Sabtu, 7 September 2024 - 16:12 WIB
Usai Ditolak Jakmania, Ridwan Kamil Beri Pengakuan Mengejutkan
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil (RK) mengaku kesulitan bertemu dengan fans Persija Jakarta yakni The Jakmania.

Menurut Ridwan Kamil dirinya kesulitan bertemu dengan The Jakmania dikarenakan masalah komunikasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ridwan Kamil mengatakan Jakmania tidak memberi waktu luang terhadap dirinya.

Padahal, eks Gubernur Jawa Barat ini dalam beberapa kesempatan konferensi pers bersama media menyatakan dirinya akan mencintai dan mendukung Persija termasuk The Jakmania.

"Dari semua calon yang hitungan dinamikanya paling tinggi kan saya (terhadap Jakmania)," kata dia, saat ditemui di Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2024).

"Saya sudah statemen berkali-kali, saya kalau terpilih akan mencintai (Jakmania), tapi kalau belum dari sananya (Jakmania) ada keluangan waktu dari faktor psikologis saya paham," sambung dia.

Dia mengaku akan berupaya menghubungi The Jakmania untuk menjalin silaturahmi.

Namun, untuk langkah awal dia akan menemui stakeholder yang berkaitan langsung dengan kota Jakarta.

"Sebagai orang baru saya tahu diri, pengetahuan masih minim, sehingga diperbanyak silaturahmi untuk mengetahui apa sih harapan aspirasi masyarakat," tandas dia.

Sebelumnya Jakmia menyatakan penolakan untuk mendukung Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta 2024. 

Ridwan Kamil langsung membuat pengakuan yang mengejutkan.

Dia mengatakan akan menerima sejumlah dukungan dari pihak mana pun. Semua dukungan itu pun bakal diterimanya dengan baik.

"Semua yang mendukung pasti diterima dengan baik," kata Ridwan Kamil di Jakarta Selatan pada Minggu (1/9/2024).

Bahkan, eks Gubernur Jabar itu, akui tidak akan melewati hal sekecil apapun soal pengurusan di Jakarta. Salah satunya yakni dalam bidang olah raga.

"Dalam mengurus Jakarta itu dari budayanya, dari birokrasinya termasuk budaya olahraganya di dalamnya ada jak mania," ujar RK.

Selain itu, dia mengakui, bakal segera bertemu dengan supporter sepak bola Jakarta itu. 

Namun, dia memastikan tidak mau memanfaatkan sepak bola untuk urusan politiknya.

"Saya juga tidak mau terlalu terlihat seolah-olah memanfaatkan sepak bola untuk hal-hal yang sifatnya politis tapi itu bagian yang diurus kalo nanti terpilih," bebernya.

Ketua The Jakmania Buka Suara

Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno menilai identitas bobotoh atau penggemar tim sepak bola Persib sudah terlalu melekat dengan calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil.

Seperti yang diketahui, Ridwan Kamil menjadi salah satu calon gubernur Jakarta yang akan berlaga di Pilkada 2024. Pencalonannya pun memunculkan pertanyaan tentang bagaimana tokoh asal Bandung ini bisa menunjukkan kepedulian terhadap Jakarta termasuk Persija.

Ridwan Kamil pun sempat mengatakan bahwa dirinya berjanji akan memberikan perhatian penuh kepada Persija dan Jakmania jika terpilih menjadi gubernur di Pilgub Jakarta 2024 nantinya.

Di satu sisi, sudah jadi pengetahuan umum bahwa Persija dan Persib adalah dua tim sepak bola besar di Indonesia yang sangat sering bersaing, termasuk para penggemarnya yakni Bobotoh dan Jakmania. 

Selama ini, Ridwan Kamil yang lahir di Bandung, pernah menjadi wali kota tempat kelahirannya, sekaligus Gubernur Jawa Barat sudah sangat melekat dengan identitas Bobotoh atau penggemar Persib.

Identitas Bobotoh yang melekat pada Ridwan Kamil itu pun dibenarkan oleh Ketum Jakmania, Diky Soemarno.

Dalam sebuah wawancara dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Diky mengatakan akan sulit untuk melepaskan identitas Bobotoh dalam diri mantan Gubernur Jawa Barat itu.

"Itu yang saya bilang di beberapa kesempatan lalu, bahwa Pak Ridwan Kamil memang identik dengan Bobotoh. Itu yang mungkin susah dipisahkan," kata Diky, dikutip Jumat (6/9/2024).

Menurutnya, hal itu bisa menghambat warga Jakarta yang begitu mencintai Persija ataupun tergabung di Jakmania untuk memilihnya.

Oleh karena itu, Diky menilai identitas Bobotoh yang sudah sangat melekat pada politikus Golkar itu akan lebih baik dilepaskan jika ingin terpilih di Pilgub Jakarta 2024.

"Entah bagaimana nanti effort-nya Pak Ridwan Kamil untuk melepaskan itu, kita nggak tahu. Tapi suatu fakta bahwa Ridwan Kamil itu identik dengan Bobotoh," kata dia.

Meski sering bersaing, Diky mengungkapkan hubungan Jakmania dengan penggemar tim sepak bola Bandung itu sebenarnya sudah membaik.

Namun, tetap saja persaingan yang sudah terpupuk selama bertahun-tahun akan terus ada hingga nanti.

"Mungkin saat ini hubungan kami dengan Bobotoh sudah membaik, tapi kan tetap saja persaingan itu tetap ada," tambah Diky. 

Sebelumnya, saat ditemui di Kantor KPU, mantan Gubernur Jawa Barat itu mengungkapkan ingin mendorong agar olah raga di Jakarta lebih baik lagi.

Apalagi, kata dia, Persija dan Jakmania diakui kekuatannya di Indonesia. Oleh karenanya, menurut dia penting untuk terus memberikan dukungan.

"Dengan brand dan klub Persjia, dengan Jakmania-nya yang luar biasa, tentu kita akan dukung sebagai kewajiban pemimpin," kata Ridwan Kamil beberapa waktu lalu. (iwh/agr/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Selengkapnya

Viral