News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Baru Kasus Kopi Sianida, Jessica Wongso Tidak Bersalah? Ahli Sebut Fakta Mencengangkan yang Bisa Ringankan Terpidana Kasus Mirna

Muncul bukti baru yang menyajikan fakta belum terungkap soal kasus 'kopi sianida' yang menewaskan Wayan Mirna Salihin dengan nama terpidana Jessica Wongso.
Senin, 4 November 2024 - 18:40 WIB
Jessica Wongso Minta Dibebaskan dari Dakwaan Pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Bukti CCTV Disebut Tidak Sah
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Terpidana kasus pembunuhan 'kopi sianida' Wayan Mirna Salihin, Jessica Wongso menjalani sidang peninjauan kembali (PK) pada Senin (4/11/2024).

Di dalam sidang PK Jessica Wongso itu, terungkap beberapa fakta yang sebelumnya tak pernah dibahas di sidang kasus pembunuhan yang terjadi tahun 2016 itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu barang bukti yang memberatkan Jessica Wongso sebagai pembunuh sahabatnya, Mirna adalah adanya rekaman CCTV di Kafe Olivier, Grand Indonesia.

Namun, di sidang PK kali ini, terungkap fakta baru yang bisa membantah barang bukti berupa rekaman CCTV saat terakhir Mirna dan Jessica itu.

Seorang saksi ahli forensik digital, Rismon Hasiholan Sianipar mengatakan, ternyata rekaman CCTV yang memberatkan Jessica sudah terdistorsi.

Tak main-main, distorsi yang dialami rekaman tersebut sampai sebesar 89,6 persen.

Menurut Rismon, adanya distorsi ini disebabkan rekayasa menggunakan freeware, terhadap dimensi dan laju frame.

"Jadi, yang tersisa di persidangan dan dihadirkan jaksa kala itu merupakan informasi sisa, yaitu 10,4 persen," kata Rismon dalam sidang PK Jessica Wongso, Senin.

Ia pun membuktikan adanya distorsi jika dilihat saat analisis ahli pada persidangan sebelumnya, yakni Muhammad Nur Al Azhar dan Christoper Hariman Rianto.

Tepatnya adalah di rekaman CCTV nomor 9 yang berlatar tempat kejadian perkara.

Kedua ahli itu memberikan kterangan bahwa ada 50.810 frame dalam rekaman CCTV yang dihadirkan sebagai bukti.

Namun, di dalam metadata, frame di rekaman itu mestinya berjumlah 50.910.

Adanya 100 frame yang hilang menyebabkan video tak menunjukkan kondisi yang sebenarnya.

Rismon juga menyoroti adanya distorsi lainnya akibat laju frame yang diturunkan, dari 25 frame per detik menjadi 10 frame per detik.

"Sebanyak 100 frame dengan laju 10 frame per detik, artinya 10 detik durasi video sengaja dihilangkan dari frame video channel 09 pukul 15.35 WIB sampai 15.59 WIB," kata dia.

Distorsi tersebut, lanjut Rismon, berdampak pada rangkaian kejadian yang ditunjukkan dalam CCTV.

Pergerakan Jessica sekaligus warna kopi bisa berubah karena adanya distorsi itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, saat ini, Jessica Wongso sudah bebas bersyarat dari kasus yang menjeratnya.

Namun, pihak perempuan berusia 36 tahun itu masih menyangkal bahwa dirinya terlibat dalam kasus 'kopi sianida' yang menghilangkan nyawa Wayan Mirna Salihin. (ant/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Siapa Sitti Husniah Talenrang? Bupati Gowa yang Diduga Selingkuh dengan Konsultan Politik hingga Kena Hak Angket DPRD

Berikut profil & rekam jejak Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, Sitti Husniah Talenrang yang diisukan dugaan perselingkuhan dengan konsultan politik, Basri Kajang.
Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 
Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral