News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curahan Hati AKP Ulil kepada Sang Ibunda sebelum Tewas Ditembak Sesama Polisi AKP Dadang Iskandar, Ternyata...

Kematian Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshar atau AKP Ulil menjadi duka mendalam bagi keluarga. Ini isi curhatan terakhir AKP Ulil.
Sabtu, 23 November 2024 - 15:16 WIB
Rumah duka AKP Ryanto Ulil Anshar atau AKP Ulil yang tewas ditembak AKP Dadang Iskandar di Makassar
Sumber :
  • Wawan Setyawan/tvOne

Makassar, tvOnenews.com - Kematian Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshar atau AKP Ulil menjadi duka mendalam bagi keluarga. 

Keluarga mengungkapkan sebulan lalu AKP Ulil sempat curhat kepada ibundanya, Cristina Yun Abu Bakar soal tugasnya yang berat sebagai Kasatreskrim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bukan pindah, malah dia bilang bolehkah saya keluar dari polisi, tugas saya berat. Cuma ibunya kuatkan dan bilang 'jangan nak, kita dukung dengan doa'," ujar Fery, sepupu AKP Ulil, di rumah duka Sabtu (23/11/2204).

Fery Mangin mengaku mengenal sosok AKP Ulil sebagai orang yang tulus, berprestasi, dan loyal kepada atasan. Tak hanya itu, Ryanto dikenal keluarga sebagai sosok yang taat beribadah.

Rumah duka AKP Ryanto Ulil Anshar atau AKP Ulil yang tewas ditembak AKP Dadang Iskandar di Makassar
Rumah duka AKP Ryanto Ulil Anshar atau AKP Ulil yang tewas ditembak AKP Dadang Iskandar di Makassar
Sumber :
  • Wawan Setyawan/tvOne

 

"Ryan (Ryanto) ini orangnya tulus, berprestasi, loyal pada pimpinan dan keluarga. Juga sangat perhatian, penyayang, hormat pada orang tua lalu tekun beribadah," ujarnya.

Fery mengungkapkan tidak ada tanda-tanda didapatkan keluarga terkait kematian AKP Ulil. Meski demikian, Fery mengaku sebulan lalu Ulil sempat curhat dengan ibundanya. 

"Kita memang, tidak ada tanda-tanda (kematian). Itu saja dia bilang doakan saya, tugas saya berat. Jadi kalau ada informasi liar mohon diinformasikan. Curhatannya ini bulan lalu ke ibunya," ungkapnya.

Bahkan, kata Fery, Ryanto sempat mengutarakan ingin berhenti sebagai anggota Polri. Hanya saja, ibundanya menguatkan dan terus memberikan dukungan.

Fery kembali mengenang sosok Ryanto yang lurus dalam bekerja. Ia mengaku jika menurut Ryanto itu buruk, maka akan mengatakan buruk.

"Kalau Ryan itu lurus atau lambusuki, tidak bisa ditawar-tawar. Jadi itulah mungkin risiko, konsekuensi," tuturnya.

AKP Dadang pelaku kasus polisi tembak polisi yang menewaskan AKP Ulil Ryanto di Polres Solok Selatan, Sumatera Barat.
AKP Dadang pelaku kasus polisi tembak polisi yang menewaskan AKP Ulil Ryanto di Polres Solok Selatan, Sumatera Barat.
Sumber :
  • Istimewa

 

Fery berharap ada keadilan bagi sepupunya tersebut. Ia mengaku pelaku harus mendapatkan hukuman yang setimpal.

"Semoga ada keadilan, ini adalah pembelajaran untuk negara," ucapnya.

Sementara ibunda Ryanto, Cristina Yun Abu Bakar menambahkan jenazah anaknya masih dalam perjalanan dari Padang transit di Jakarta dan akan tiba malam ini diperkirakan pukul 00.00 Wita. Cristina mengaku jenazah Ryanto tidak langsung dikebumikan.

"Ini jenazahnya lagi dalam perjalanan ke Jakarta dari Padang dan terakhir ke Makassar. Rencana tidak langsung dikebumikan, karena kita masih mau ibadah, masih ada yang ditunggu, masih ada keluarga," tuturnya.

Cristina mengaku tidak memiliki firasat terkait kematian putranya. Ia pun berharap AKP Dadang Iskandar mendapatkan hukuman berat.

Anaknya Sudah Tiada, Ibu AKP Ulil Ryanto Anshar Ingin AKP Dadang Iskandar Dapat Hukuman Ini Usai Insiden Polisi Tembak Polisi di Mapolres Solok Selatan Sumbar
Anaknya Sudah Tiada, Ibu AKP Ulil Ryanto Anshar Ingin AKP Dadang Iskandar Dapat Hukuman Ini Usai Insiden Polisi Tembak Polisi di Mapolres Solok Selatan Sumbar
Sumber :
  • Istimewa

 

"Saya tidak ada firasat, karena ini sesuatu yang tiba-tiba terjadi. Harapan saya cuma bisa berharap yang melakukannya itu, yah dihukum seperti apa yang dia lakukan," kata dia.

"Karena tidak salah apa-apa, dia lagi memeriksa. Dia kan Kasatreskrim, jadi sampai jam 12 malam masih kerja," imbuhnya.

Dirinya pun syok mendapatkan kabar anaknya tewas ditembak oleh Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar. Ia pun sedih kematian anaknya menjadi viral di medsos.

"Saya tidak pernah lihat medsos, saya tidak sanggup. Semua orang sudah bilang sudah viral, saya bilang ya Tuhan, kenapa anak saya masuk dalam berita viral dalam kondisi tidak ada lagi," tambahnya. (wsn/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral