News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Angkat Bicara Soal Dugaan Tolak Pendampingan Kasus Penembakan Bos Rental Mobil di Tol Tangerang-Merak

Polisi angkat bicara soal dugaan penolakan pemberian pendampingan dalam kasus penembakan bos rental mobil berinisial IAS (48) dan R (59) di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak B, Desa Pabuaran, Jayanti, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (2/1/2025).
Jumat, 3 Januari 2025 - 16:26 WIB
Penembakan di Rest Area Tol Tangerang-Merak
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi angkat bicara soal dugaan penolakan pemberian pendampingan dalam kasus penembakan bos rental mobil berinisial IAS (48) dan R (59) di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak B, Desa Pabuaran, Jayanti, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (2/1/2025).

Kapolsek Cinangka, AKP Asep Iwan Kurniawan membantah soal penolakan pendampingan. Sebab pasca peristiwa terjadi, korban mendatangi Polsek Cinangka mengenakan mobil yang tidak diketahui nomor polisinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang bersangkutan mengaku dari leasing, menyampaikan maksud datang ke Polsek Cinangka untuk meminta bantuan/ pendampingan untuk melakukan pengambilan atau penarikan Mobil karena masalah leasing/rental,” ucap Asep, kepada awak media, pada Jumat (3/1/2025).

Sementara itu petugas piket yakni Brigadir D mempertanyakan terkait legalitas kendaraan yang akan di tarik tersebut. Namun yang bersangkutan tidak bisa menunjukan surat-surat tersebut.

“Kemudian (saya selaku) Kapolsek Cinangka memberikan arahan ‘Silahkan beri pemahaman kepada yang bersangkutan agar tidak salah paham, dan jangan sampai upaya kita melakukan pendampingan tersebut menyalahi aturan/melanggar hukum karena akan menyita/menarik kendaraan untuk antisipasi kerawanan atau perlawanan saat melakukan penarikan mobil tersebut’,” jelas Asep.

Setelahnya terdapat salah satu pria yang mendatangi Polsek Cinangka dan mengaku bahwa merupakan pemilik mobil rental tersebut.

“Karena mereka datang meminta bantuan pendampingan tidak dilengkapi dengan bukti surat apapun sebagai dasar penarikan mobil, setelah diberi pemahaman yang bersangkutan langsung pergi ke arah Cilegon,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Sambil menahan tangisnya, anak bos rental mobil menceritakan detik-detik ayahnya tewas ditembak di rest area Tol Tangerang. Sebelumnya, Risky anak bos rental mobil menjelaskan kronologi insiden yang menimpanya ayahnya itu.  

Risky mengatakan yang merental mobil di tempat ayahnya adalah seorang pria bernama Ajat. Ajat meminjam tanggal 31 Desember 2024.  

“Sudah SOP kami ditanya sewa berapa hari. Si Ajat mengaku rental 3 hari untuk menjemput mertua di Sukabumi. Tanggal 1 abang saya cek lewat GPS ternyata ada beberapa alat yang dicabut. Jadi kita berhubungan dengan tim untuk menarik mobil tersebut,” terang dia ketika diwawancara tvOne, Jumat (3/1/2025).

“Kita berangkat dari Rajeg 7 orang untuk menarik mobil di Saketi. Mobilnya ketemu, tapi sudah dipindahtangankan ke orang lain. Bukan Ajat lagi. Sudah digadaikan,” sambung dia. 

Risky mengaku kaget bukan main ketika mengetahui hal itu. Ditambah lagi orang yang memegang mobilnya memiliki senjata api dan mengaku-ngaku sebagai TNI AL. 

“Yang pegang mobil punya senpi, ngaku-ngaku TNI AL. Kita warga sipil enggak punya apa-apa ditodong senjata. Kita mundur biarkan mobil pergi. Mobil itu dikawal mobil Sigra. Mobil Sigra punya niat jahat ke tim rental kita. Bukan kabur, tapi dia mundur kena tim kita. Tim kita ditabrak Sigra. Sialan sekali pengendara itu,” katanya.  

Risky mengatakan timnya pun terus mengikuti mobil tersebut sambil berpikir bagaimana caranya mengambil mobil tersebut disaat orang di dalamnya memiliki senpi. 

“Inisiatif kita mampir ke Polsek tersedak. Berhenti 15 menitan ada Polsek terdekat, Polsek Cinangka. Kami datang baik-baik kasih tahu kronologinya dan bukti-bukti kepemilikan mobil kita. Kasih tahu juga mobil kita dipindahtangankan dan orang tersebut bawa senjata api. Ayah saya minta pendampingan, tapi (polisi) keberatan untuk mendampingi,” jelas dia.  

Dia menyebut ayahnya sampai memohon-mohon hingga menawarkan uang agar polisi memprosesnya.

“Sudah mohon-mohon bapak saya. Maaf, bapak saya sudah bilang dari awal, ‘Bapak ikut saya nanti ada uang kerja bapak’. Sudah telepon Kapolsek tetep dihiraukan,” ucapnya. 

Agam, kakak Risky, pun akhirnya meminta bantuan ARMI (Asosiasi Rental Mobil Indonesia) untuk menghadang mobil tersebut.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dibantu 3 mobil 15 orang. Ada yang jaga di Tol Cikupa, Cikande dan Balaraja. Akhirnya di rest area 45 kita masuk bareng-bareng. Mobil sudah di Indomart, enggak ada orang. Tim saya lihat orang yang bawa mobil lari di belakang Indomaret. Tapi sialnya kami enggak tahu senjata api bukan di Brio, tapi di Sigra,” kata Risky.  

“Dari Sigra buka kaca, mengancam, menodongkan pistol ke arah kita. Jadi terdengar 4-5 kali tembakan bertubi-tubi enggak tahu ke arah mana. Semua kabur menyelamatkan diri. Saya yang ambil video minta tolong mobil saya ada maling. Saya kembali ke Indomaret lihat ayah saya bersimbah darah, tergeletak, sudah tidak tertolong lagi,” pungkasnya. (ars/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April, setelah pertandingan terakhir di sektor putra pada putaran pertama.
Dituduh Janjikan Lamborghini, Rey Bicara Jujur Penyebab Skandal Nikah Siri Sesama Jenis dengan Intan di Malang

Dituduh Janjikan Lamborghini, Rey Bicara Jujur Penyebab Skandal Nikah Siri Sesama Jenis dengan Intan di Malang

Rey menyikapi skandal nikah siri sesama perempuan dengan Intan Anggraeni (28) di Malang. Tepis dugaan penipuan, pemalsuan dokumen, belikan mobil Lamborghini.
Terpopuler Timnas Indonesia: Jay Idzes dan Kevin Diks Dapat Izin FIFA, Percuma Garuda Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam

Terpopuler Timnas Indonesia: Jay Idzes dan Kevin Diks Dapat Izin FIFA, Percuma Garuda Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam

Dinamika Timnas Indonesia belakangan ini benar-benar menyita perhatian publik. Berikut rangkuman kabar terpopuler yang sedang membentuk wajah baru Skuad Garuda.
Hasil Final Four Proliga 2026: Surabaya Samator Akhiri Dua Kekalahan Beruntun Setelah Hajar Jakarta Garuda Jaya

Hasil Final Four Proliga 2026: Surabaya Samator Akhiri Dua Kekalahan Beruntun Setelah Hajar Jakarta Garuda Jaya

Hasil Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April, yang menghadirkan laga penutup dari seri kedua di Kota Solo antara Surabaya Samator vs Jakarta Garuda Jaya .
Respons Joko Widodo Usai Jusuf Kalla Laporkan Rismon, Siap Buka Ijazah di Pengadilan

Respons Joko Widodo Usai Jusuf Kalla Laporkan Rismon, Siap Buka Ijazah di Pengadilan

Joko Widodo siap buka ijazah asli di pengadilan usai polemik panjang. Respons Jokowi muncul setelah Jusuf Kalla laporkan dugaan hoaks.
Ramalan Keuangan Shio 11 April 2026: Monyet Ada Pengeluaran Lebih, Babi Dapat Rezeki Tak Terduga

Ramalan Keuangan Shio 11 April 2026: Monyet Ada Pengeluaran Lebih, Babi Dapat Rezeki Tak Terduga

Ramalan keuangan shio, 11 April 2026. Beberapa shio diprediksi mendapat rezeki tak terduga, sementara lainnya perlu lebih berhati-hati dalam mengelola uang.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral