News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Pekan Pertama 2025, BNPB Ungkap 58 Bencana Banjir Terjadi di Indonesia

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa pada dua pekan pertama di tahun 2025, terjadi 58 kali bencana banjir di sejumlah wilayah Indonesia.
Senin, 13 Januari 2025 - 19:36 WIB
Ilustrasi banjir.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa pada dua pekan pertama di tahun 2025, terjadi 58 kali bencana banjir di sejumlah wilayah Indonesia.

Kepala Pusat Data Informasi dan Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menuturkan bahwa bencana banjir ini jika diakumulasikan terjadi hampir lebih dari 80 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini adalah rekap kejadian bencana di Indonesia. 13 hari di 2025, kita sudah memiliki 74 kali kejadian bencana dengan bencana banjir 58 kali atau hampir lebih dari 80 persen,” kata Abdul, dalam konferensi pers, pada Senin (13/1/2025).

Lebih lanjut Abdul mengungkapkan sejak tanggal 6 hingga 13 Januari 2025, tercatat bahwa terdapat 48 kali kejadian bencana. 

“48 kali kejadian bencana ini cukup lumayan ya. Jadi kalau misalkan 48 bagi 6 hari atau 7 hari, ada sekitar 7 sampai 8 kali kejadian bencana dalam 1 hari. Jadi cukup signifikan. Ada 1 korban meninggal akibat cuaca ekstrim dan ada 42 ribu masyarakat terdampak akibat banjir,” ungkapnya.

Sementara itu Abdul menyebutkan dilihat dari sisi spasialnya terjadi di Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Maluku Utara.

“Untuk di Sumatera ini sebenarnya kejadian banjirnya merata ya. Mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan. Tetapi rata-rata ini sudah surut ya. Artinya mulai dari Aceh Timur sampai ke Muara Enim itu rata-rata sudah surut,” jelas Abdul.

Kemudian Abdul menyebutkan bahwa di Pulau Jawa, Jawa Timur, Sulawesi, hingga Lombok Timur yang masih terdapat banjir yang belum surut atau menuju surut.

“Saat ini itu ada di Kabupaten Pekalongan. Terjadi 3 hari yang lalu, tanggal 10, itu masih belum surut. Banjir di Kota Tegal itu masih baru akan berangsur surut. Kemudian ada di Lumajang yang juga masih belum surut,” ungkap Abdul.

“Sulawesi ada banjir di Kabupaten Bualamu yang masih belum surut, 1.500 orang (terdampak). Kalau di Lombok Barat, itu baru berangsur surut. Di Nusa Tenggara Barat terjadi banjir bandang, dan tanah longsor di beberapa tempat. Lombok Barat masih belum surut. Nanti akan bisa segera surut,” sambungnya.

Kemudian Abdul menyebutkan bahwa jika dilihat kondisi awan hujan selama satu minggu pada 6-7 Januari 2025 itu dominan di Sumatera bagian tengah ke utara. 

“10-12 Januari itu sebenarnya agak di Semenanjung Malaysia sampai Selat Karimata. Ini yang sangat intens. Kalau kita lihat ini ada warna merah di Kepulauan Riau. Merah ini sangat tinggi intensitas hujannya,” jelas Abdul.

Selanjutnya Abdul menyebutkan bahwa dari prakiraan cuaca oleh BMKG itu pada 13-15 Januari 2025 mendatang akan terjadi curah hujan yang tinggi. 

“13-15 Januari 2025, hari ini sampai 2 hari ke depan itu Sumatera khususnya Selat Karimata, Kepulauan Riau itu masih cukup signifikan. Kemudian utara dan selatan Sulawesi, juga cukup signifikan. Jawa di beberapa tempat, Jawa Barat perbatasan dengan Jawa Tengah itu juga cukup signifikan intensitas curah hujannya,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu BNPB mengharapkan agar pemerintah daerah memperhatikan dan siap siaga dengan adanya prakiraan cuaca tersebut.

“Kita harapkan kesiap-siagaan pemerintah daerah yang benar-benar. Kita jaga jelang Nataru dan hasilnya bagus ya, artinya jelang Natal dan Tahun Baru tidak ada bencana-bencana yang signifikan. Jadi kita harapkan bisa terus terjaga sehingga fase-fase periode la nina ini bisa kita antisipasi dampaknya,” ungkap Abdul. (ars/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral