GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Tragedi Mengerikan Uswatun Khasanah Dibunuh hingga Dimutilasi oleh Pesilat Asal Tulungagung

Kasus pembunuhan keji mengguncang Kediri. Uswatun Khasanah (29), perempuan asal Blitar, menjadi korban pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan Antok (32)
Senin, 27 Januari 2025 - 18:51 WIB
Kepala Korban Mutilasi asal Blitar Ditemukan Terbungkus Plastik di Trenggalek
Sumber :
  • tvOne - aries sutikno

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan keji mengguncang Kediri. Uswatun Khasanah (29), perempuan asal Blitar, menjadi korban pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan Rochmat Tri Hartanto alias Antok (32), seorang pesilat dari Tulungagung. 

Antok, yang mengaku sebagai suami siri korban, melakukan aksi sadisnya di sebuah hotel di Kediri sebelum membuang potongan tubuh korban ke tiga lokasi berbeda, yakni Ngawi, Ponorogo, dan Trenggalek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Simak kronologi detik-detik tragedi mengerikan Uswatun Khasanah dibunuh hingga dimutilasi. 

Awal peristiwa, Antok mengajak Uswatun menginap di sebuah hotel di Kediri pada Minggu (19/1). 

tvonenews

Di kamar 301, terjadi cekcok yang memicu amarah Antok. Ia kemudian mencekik Uswatun hingga tewas.

Setelah membunuh, Antok kebingungan mencari cara untuk menghilangkan jejak. Ia meminta rekannya, MAM, mengambil koper dari rumahnya di Tulungagung. 

Namun, jasad Uswatun tidak muat di koper tersebut, sehingga Antok mengambil keputusan mengerikan: memutilasi tubuh korban.

Proses Mutilasi Brutal Selama 5 Jam

Menggunakan pisau buah, Antok memotong tubuh Uswatun menjadi beberapa bagian selama lima jam pada dini hari Senin (20/1). 

Mulai dari kepala hingga bagian kaki, semuanya dimasukkan ke dalam koper dan plastik.

Setelahnya, tubuh korban yang telah dimutilasi dibawa ke rumah kosong milik nenek pelaku di Tulungagung sebelum dibuang ke beberapa lokasi menggunakan mobil Toyota Avanza sewaan.

Lokasi Pembuangan Tubuh: Ngawi, Ponorogo, dan Trenggalek

- Ngawi: Potongan tubuh pertama ditemukan di Dusun Dadapan, Kecamatan Kendal, pada Selasa malam (21/1).

- Ponorogo: Bagian kaki korban dibuang di Hutan Sampung, Ponorogo, malam harinya.

- Trenggalek: Kepala korban dibuang di Jalan Raya Desa Gemahharjo, Watulimo, pada Rabu malam (22/1).

Pengungkapan Kasus dan Hukuman Pelaku

Polisi mulai menyelidiki kasus ini setelah jasad dalam koper ditemukan oleh warga di Ngawi pada Kamis (23/1). 

Investigasi cepat berhasil mengidentifikasi potongan tubuh dan mengarahkan dugaan kepada Antok. Ia ditangkap pada Minggu (26/1) dini hari.

Antok kini dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. 

Selain itu, ia juga dikenai pasal pencurian dengan kekerasan karena menjual mobil milik korban.

Barang Bukti yang Diamankan

Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk pisau buah yang digunakan untuk mutilasi, mobil korban, serta mobil sewaan yang digunakan untuk membuang jenazah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini menjadi pengingat betapa pentingnya waspada terhadap lingkungan sekitar. 

Tragedi memilukan ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan membuka mata publik akan bahaya tindakan kriminal yang meresahkan. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Enam Pejabat Pemprovsu Mundur, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Alhamdulillah Tahu Diri

Enam Pejabat Pemprovsu Mundur, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Alhamdulillah Tahu Diri

Mantan Wali Kota Medan itu membantah jika mundurnya enam pejabat tersebut disebabkan oleh ekosistem kepemimpinannya di Pemprov Sumut. Ia menegaskan, setiap pejabat memiliki penilaian kinerja masing-masing yang menjadi bahan evaluasi.
Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti P3KHAM LPPM UNS nilai pemerintah harus memperhitungkan agar PP Kesehatan tidak membebani sektor tertentu, dengan lakukan uji proporsionalitas kebijakan
Sejak Awal Dianggap “Pemain Asing”, Megawati Hangestri Buktikan Kualitas dan Bawa JPE Tembus Final Four

Sejak Awal Dianggap “Pemain Asing”, Megawati Hangestri Buktikan Kualitas dan Bawa JPE Tembus Final Four

Megawati Hangestri kembali menunjukkan kelasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. Bahkan sejak awal musim ia sudah “dianggap pemain asing”.
Ramai soal Pilpres 2029, Pengamat Sebut PDIP Bisa Mainkan ‘Kartu Truf’ Megawati

Ramai soal Pilpres 2029, Pengamat Sebut PDIP Bisa Mainkan ‘Kartu Truf’ Megawati

Analis komunikasi politik, Hendri Satrio, menilai Megawati Soekarnoputri masih layak diperhitungkan oleh PDI Perjuangan untuk didorong pada Pilpres 2029.
Jusuf Hamka: Banyak Lapangan Kerja Tercipta dari Program MBG

Jusuf Hamka: Banyak Lapangan Kerja Tercipta dari Program MBG

Tokoh Muslim Tionghoa, Jusuf Hamka atau Baba Alun menepis anggapan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) mematikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ternyata Ini Alasan Persib Bandung Pinjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo

Ternyata Ini Alasan Persib Bandung Pinjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo

Persib Bandung meminjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo. Simak alasan di balik keputusan tersebut serta pesan emosional sang winger untuk Bobotoh.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT