News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris, Kakak Beradik Rela Jual Ginjal Asal Ibunda Bebas dari Bui Polres Tangsel Usai Dilaporkan Seorang Pramugari Maskapai Asing

Jumat (21/3/2025), hiruk pikuk jual beli di Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terlihat tak seperti biasanya dengan kehadiran dua pemuda yakni Farel Mahardika Putera (19) dan adiknya NR (16).
Sabtu, 22 Maret 2025 - 05:35 WIB
Miris, Kakak Beradik Rela Jual Ginjal Asal Ibunda Bebas dari Bui Polres Tangsel Usai Dilaporkan Seorang Pramugari Maskapai Asing
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Jumat (21/3/2025), hiruk pikuk jual beli di Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terlihat tak seperti biasanya dengan kehadiran dua pemuda yakni Farel Mahardika Putera (19) dan adiknya NR (16).

Meski teriknya matahari pada siang itu, Mahardika bersama adik lelakinya berdiri tegak di pinggir jalan Pasar Ciputat sembari membentangkan selebaran karton berwarna putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski berwajah muram dan tertunduk lesuh, kakak beradik itu tetap membentangkan karton putih bertuliskan ā€˜Tolong kami,,,kami ingin menjual ginjal untuk membebaskan bunda kami yang dutahan di Polres Tangsel’.

Farel mengaku aksi tersebut nekat dilakukan ia dan adiknya meski tengah menjalani ibadah puasa bulan ramadan agar sang ibunda yang bernama Syafrida Yani tak lagi berada di balik jeruji besi Polres Tangsel sejak Rabu (19/3/2025).

Farel bercerita asal muasal sang ibunda yang ditahan di Polres Tangsel hingga ia bersama sang adik nekat menjual ginjal agar dapat menolongnya.

Parahnya lagi, sang ibunda ditahan akibat pelaporan atas kerabatnya berinisial NY yang bekerja sebagai pramugari pada salah satu maskapai asing.

Perkara itu bermula dari sang ibunda kakak beradik itu dimintai NY untuk menjaga rumahnya di kawasan Ciputat saat sang pramugari itu berada di luar negeri.

Saat itu, Syafrida yang hanya penjual makanan rumahan pun menerima tawaran itu mengingat hubungan kerabat dengan NY.

"Ibu saya mau karena memang maaih sodara dan memang mau membantu," kata Farel kepada awak media, Jakarta, Jumat (21/23/2025).

Usai menyetujui permintaan, Syafrida pun diberikan sejumlah uang oleh NY dengan masuk pembiayaan rumah serta gajinya sebagai asisten rumah tangga (ART).

Tak hanya itu, NY turut serta memberikan kerabatnya itu satu unit handphone mengingat Sayfrida yang tak memilikinya .

"Mamah juga dikasih handphone karena waktu itu hp nya rusak. Terus dikasih uang untuk keperluan rumah serta gaji pembantu," ungkapnya.

Senada dengan anak-anaknya, Yelbi Syafino selaku suami dari Syafrida menceritakan awal mula perkara yang berujung istrinya di bui di Polres Tangsel.

Yelbi menyebut jika NY meminta istrinya untuk menjaga rumah yang ditinggalnya selama bekerja sebagai pramugrai di luar negeri.

"Awalnya si saya bantu-bantu sama istri enggak usah pakai gaji karena saudara. Tapi dia bilang enggak mau berhutang budi dan berinisiatif awalnya digaji Rp1,2 juta per bulan,ā€ ungkapnya.

Yelbi menjelaskan perkara bermula saat sang istri diberikan uang senilai Rp10 juta dan handphone oleh NY saat menjalani pekerjaanya tersebut.

Namun, Syafrida merasa risih dan tertekan dengan sejumlah perilaku NY yang menyuruhnya melalui sambungan telepon.

Lantas NY pun kerap memotong gaji senilai Rp1,2 juta yang diberikan dalam mencicil handphone yang diberikannya itu.

"Kemudian diubah lagi dengan potongan sisa satu juta karena sudah dibelikan hp. Nah ga tau kenapa dia tiba tiba marah marah, kita udah bantu sejak lama sejam 2017. Ibunya dia ya kakak dari ibu saya," jelasnya.

Yelbi menyebut uang Rp10 juat yang diberikan NY kepada sang istrinya itu digunakan untuk keperluan perawatan rumah tersebut serta seorang ART di sana.

Tak lama, Syafrida bersama sang suami memutuskan untuk tak lagi berkomunikasi NY hingga berujung pelaporan ke polisi dengan dugaan penggelapan barang dan uang.

"Saya sama istri bantu operasional di rumah, bayar pembantu, bayar listrik sama bayar wifi. Saat itu istri saya sempat 4 hari ga kerumah dan dia ngomel. Akhirnya nomernya kita blokir dan disitu dia enggak bisa hubungi kita,ā€ kata Yebil.

ā€œTapi dia hubungi saudara kita, ia kirim WA dan di forward ke saya. Dia menghina kami, bilang dagangan kita enggak enak lah segala macam. Dia sempet bilang, biarin dia keluarin duit ratusan juta buat menjarain istri saya padahal hanya perkara Rp10 juta dan handphone," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun berharap belas kasih atas dugaan kasus yang menjerat istrinya itu ditambah momen Hari Raya Idul Fitria tau Lebaran yang sebentar lagi tiba.

"Kasihan anak saya, mereka merasa sedih karena yang menjarain mamahnya ini ya tantenya sendiri," pungkasnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Kelancaran di Selat Hormuz, UEA Serukan Deeskalasi Konflik

Demi Kelancaran di Selat Hormuz, UEA Serukan Deeskalasi Konflik

Uni Emirat Arab menyerukan agar ketegangan mereda di kawasan yang sedang menghadapi perubahan dan perpecahan, serta menekankan bahwa rantai pasokan harus dapat melintasi Selat Hormuz sesuai dengan hukum internasional.
Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

PT Pegadaian (Persero) kembali mencatatkan capaian gemilang di bidang keberlanjutan dengan meraih empat penghargaan sekaligus dalam Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026.
Ternyata Dua Narapidana Ini Berada di Fasilitas Mewah saat Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Ternyata Dua Narapidana Ini Berada di Fasilitas Mewah saat Ombudsman Sidak Lapas Cibinong

Hasil sidak Ombudsman viral di media sosial. Hal ini menuai perhatian publik. Ternyata ada dua narapidana yang terciduk lagi di "fasilitas mewah" saat sidak.
Sifat Asli Megawati Hangestri Dibongkar Pemain Hyundai Hillstate: Dia Selalu Lakukan Hal ini Duluan

Sifat Asli Megawati Hangestri Dibongkar Pemain Hyundai Hillstate: Dia Selalu Lakukan Hal ini Duluan

Sifat asli Megawati Hangestri dibongkar Lee Han-bi. Megatron disebut ramah, selalu menyapa lebih dulu dan aktif berbicara bahasa Korea di Hyundai Hillstate.
Gila! Ibu Sambung Tewas Ditikam Anak Tiri Pakai Pisau di Bandung, 2 Hal Diduga Menjadi Motif Pembunuhan

Gila! Ibu Sambung Tewas Ditikam Anak Tiri Pakai Pisau di Bandung, 2 Hal Diduga Menjadi Motif Pembunuhan

Persoalan harta atau berebutan rumah hingga dikasih sedikit makan diduga menjadi penyebab anak tiri laki-laki inisial DH (32) menusuk ibu sambung di Bandung.
Keputusan Wasit asal Korea Selatan di Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia Disoroti Pengamat Senior: Itu Pengubah Keadaan

Keputusan Wasit asal Korea Selatan di Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia Disoroti Pengamat Senior: Itu Pengubah Keadaan

Pengamat sepak bola, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan menilai kartu merah Thom Haye menjadi salah satu titik yang mengubah permainan Timnas Indonesia ketika menghadapi Malaysia.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral