GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Siap Kirim Siswa-Siswi Bermasalah ke Barak Militer, Langsung Libatkan TNI dan Polri

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi siap untuk mengirim para siswa-siswi bermasalah ke barak militer. Simak begini informasi selengkapnya.
Selasa, 29 April 2025 - 18:33 WIB
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi di Gedung DPR, Jakarta Pusat.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi siap untuk mengirim para siswa-siswi bermasalah ke barak militer.

Dedi beralasan kebijakan ini dibuat lantaran banyak orang tua dan guru yang tidak sanggup lagi menghadapi anak-anak bermasalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dia khawatir dampak jangka panjang jika anak-anak bermasalah tidak dibina, maka mereka akan menjadi lemah dan tidak kompetitif saat dewasa. Kebijakan ini rencananya mulai berlaku pada 2 Mei 2025.

“Kan perlu dilakukan tindakan-tindakan yang nyata, terukur dan terencana. Maka, salah satu pilihannya adalah melibatkan TNI/Polri menjadi bagian dari upaya pembinaan mereka,” kata Dedi di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (29/4/2025). 

Dia mengatakan siswa yang dibina di barak militer adalah siswa yang kenakalannya mengarah ke kriminal.

Namun, siswa yang dikirim ke barak harus atas keinginan dan persetujuan orang tua mereka, yang dibuat dalam bentuk surat pernyataan.

Dedi menyebut siswa yang dikirim ke barak militer akan tetap belajar seperti biasa dan status pelajarnya tidak akan dicabut.

Mereka yang dibina di barak militer nantinya akan diajarkan disiplin mulai dari jam tidur harus pukul 8 malam, bangun jam 4 pagi, dan harus olahraga sepulang sekolah.

“Latihan baris-berbaris, push-up, sit-up, yang itu saya lakukan dulu ketika SMA. Hari Senin-Kamis-nya, diajarin puasa Senin-Kamis. Setelah maghrib, mereka belajar mengaji bagi Muslim. Kan bagus,” tutur Dedi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi menambahkan siswa tersebut akan dibantu membangun kesehatan pikiran, kesehatan mental, dan kesehatan jasmani.

“Mereka agar mereka menjadi anak-anak yang bugar, tidak minum, tidak merokok, tidak makan eksimer, tidak minum ciu, yang itu obat-obatan itu marak di mana-mana,” pungkasnya.(saa/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kembali Sentuh Angka Rp3 Jutaan, Harga Emas Antam Hari Ini 23 Februari 2026 Meroket Lagi hingga Tembus Rp3.028.000 per Gram

Kembali Sentuh Angka Rp3 Jutaan, Harga Emas Antam Hari Ini 23 Februari 2026 Meroket Lagi hingga Tembus Rp3.028.000 per Gram

Kembali menyentuh angka Rp3 jutaan, harga emas Antam hari ini 23 Februari 2026 meroket lagi hingga menembus Rp3.028.000 per gram.
RSUD Bojonegoro Kaji Pengembangan Layanan DSA dan Stem Cell

RSUD Bojonegoro Kaji Pengembangan Layanan DSA dan Stem Cell

RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Jawa Timur, tengah menyiapkan pengembangan sejumlah layanan kesehatan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Keok 0-1 dari Parma, 5 Pemain AC Milan Ini Dapat Rating Buruk dan Jadi Biang Kekalahan di Liga Italia

Keok 0-1 dari Parma, 5 Pemain AC Milan Ini Dapat Rating Buruk dan Jadi Biang Kekalahan di Liga Italia

AC Milan menelan pil pahit setelah tumbang 0-1 dari Parma. Hasil ini membuat langkah Rossoneri untuk terus menekan Inter Milan di puncak klasemen kian berat.
Rekor 'Ajaib' Persib Bandung di Super League Usai Kandaskan Persita: 8 Kali Unbeatean, tapi Tak Pernah Cetak Lebih dari 2 Gol per Laga

Rekor 'Ajaib' Persib Bandung di Super League Usai Kandaskan Persita: 8 Kali Unbeatean, tapi Tak Pernah Cetak Lebih dari 2 Gol per Laga

3 poin atas Persita di Super League memperpanjang rekor 8 kali unbeaten Persib Bandung, namun uniknya mereka tak pernah cetak lebih dari 2 gol per pertandingan.
Ribuan Santri Ponpes Al-Fatah Temboro Magetan Laksanakan Salat Tarawih 30 Juz Berdurasi hingga 8 Jam

Ribuan Santri Ponpes Al-Fatah Temboro Magetan Laksanakan Salat Tarawih 30 Juz Berdurasi hingga 8 Jam

Ribuan santri dan santriwati di Pondok Pesantren Al-Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, melaksanakan salat Tarawih dengan bacaan lengkap 30 juz Al-Qur’an yang berdurasi hingga 8 jam setiap malamnya.
Alasan Ressa Belum Buka Pintu Maaf untuk Denada Diungkap Ronald Armada

Alasan Ressa Belum Buka Pintu Maaf untuk Denada Diungkap Ronald Armada

Alasan Ressa Rizky Rossano belum buka pintu maaf untuk Denada diungkap Ronald Armada, sebut ada syarat pertemuan dan permintaan maaf langsung. Simak beritanya!

Trending

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

John Herdman gigit jari jelang FIFA Series. Pemain keturunan yang bersinar di Liga Belanda gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia usai terbentur aturan.
Buntut Brimob Aniaya Siswa di Tual, KemenPPPA: Kami Lagi Koordinasi dengan UPTD

Buntut Brimob Aniaya Siswa di Tual, KemenPPPA: Kami Lagi Koordinasi dengan UPTD

Buntut siswa tewas dianiaya anggota Brimob, Birpda MS di Tual, Maluku. Ternyata menuai perhatian KemenPPPA. Dalam hal ini, KemenPPPA tengah melakukan koordinasi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT