News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sindiran Pedas Kader PKB soal Ormas: Bubarkan FPI Bisa, Yang Bikin Warga Resah Nggak Dibubarkan

Belakangan ini wargante dihebohkan sindiran pedas Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Umar Hasibuan ke pemerintah soal organisasi masyarakat. 
Senin, 12 Mei 2025 - 05:30 WIB
Sindiran Pedas Kader PKB soal Ormas: Bubarkan FPI Bisa, Yang Bikin Warga Resah Nggak Dibubarkan
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan ini wargante dihebohkan sindiran pedas Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Umar Hasibuan ke pemerintah soal organisasi masyarakat. 

Hal itu mencuat di akun media sosial X,@UmarHasibuan_ yang dikutip pada Minggu (11/5/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pantauan tvOnenews.com, dia mengunggah petikan berita yang bergambar Presiden Prabowo Subianto, dengan tajuk berita 'Resah soal Ormas, Prabowo Minta Jaksa Agung dan Kapolri Cari Jalan Keluar'

Bahkan, dalam unggahan tersebut, ia menuliskan sindiran pedas terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"FPI bisa pemerintah bubarkan, kenapa yang sudah jelas bikin warga resah dan susah nggak dibubarkan," kata Umar di X @UmarHasibuan_ (11/5/2025).

Tak hanya itu saja, dia juga menekankan kepada pemerintah agar berlaku adil

"Berlakulah dengan adil," ucapnya.  

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan merasa terganggu dengan aktivitas sejumlah organisasi masyarakat (ormas) yang dianggap telah merusak stabilitas iklim usaha.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi.

Ia menyatakan bahwa Presiden telah mengambil langkah dengan mengadakan pertemuan bersama Jaksa Agung dan Kepala Kepolisian RI guna membahas penanganan ormas yang dinilai meresahkan.

“Jadi, Pak Presiden, pemerintah betul-betul resah. Dan beberapa hari lalu beliau berkoordinasi dengan Jaksa Agung, berkoordinasi dengan Pak Kapolri untuk mencari jalan keluar terhadap, terutama pembinaan terhadap teman-teman ormas,” ujar Prasetyo dalam keterangannya di Jakarta, dikutip, Minggu (11/5/2025).

Lebih lanjut, Prasetyo menyebutkan bahwa pendekatan tersebut dilakukan untuk mencegah terganggunya kegiatan ekonomi dan menjaga ketertiban sosial.

“Supaya tidak mengganggu iklim usaha dan (tidak) mengganggu keamanan, ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyinggung bahwa tindakan premanisme yang dibungkus dengan identitas ormas tidak bisa dibenarkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bila ditemukan pelanggaran hukum, pemerintah tak akan ragu menjatuhkan sanksi, terutama dalam kasus-kasus pidana yang tidak dapat ditoleransi.

Untuk diketahui, sampai berita ini diterbitkan, pihak tvOnenews.com mencoba konfirmasi soal pernyataan tersebut ke Umar Hasibuan. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Posisi PDIP di Pemerintah Dipertanyakan, Deddy Sitorus Heran Ada Pihak yang Nyinyir

Posisi PDIP di Pemerintah Dipertanyakan, Deddy Sitorus Heran Ada Pihak yang Nyinyir

Deddy menilai partai yang diketuai Menteri ESDM Bahlil Lahadalia itu sebaiknya fokus mengurus masalah pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah.
PKB Sebut Ambang Batas Parlemen Idealnya 5 sampai 7 Persen

PKB Sebut Ambang Batas Parlemen Idealnya 5 sampai 7 Persen

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) angkat bicara terkait level ambang batas parlemen atau parliamentary threshold yang dianggap ideal.
Dua Remaja di Tambora Kedapatan Bawa Tembakau Sintesis

Dua Remaja di Tambora Kedapatan Bawa Tembakau Sintesis

​Kasubag Binkar Polres Metro Jakarta Barat Kompol Anggoro Winardi mengatakan kedua remaja tersebut terjaring di Jalan Tubagus Angke, tepatnya di depan Rumah Pompa Wijaya Kusuma, Tambora.
Deddy Sitorus: Saya Heran Kenapa Partai Lain Terkesan Tidak Ikhlas PDIP di Luar Pemerintahan

Deddy Sitorus: Saya Heran Kenapa Partai Lain Terkesan Tidak Ikhlas PDIP di Luar Pemerintahan

Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus angkat bicara terkait sikap partainya yang memilih berada di luar pemerintahan dan menjadi partai penyeimbang.
Legislator PDIP Ungkap Banyak Anggota DPR Takut Menyampaikan Pendapat

Legislator PDIP Ungkap Banyak Anggota DPR Takut Menyampaikan Pendapat

Deddy mengatakan partai politik yang berada di dalam pemerintahan merasa takut untuk menyampaikan kritik kepada pemerintah. Sebab, mereka mendapat kursi jabatan di kabinet.
Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Direktif Presiden, BSKDN Sinkronisasi Lagi Kebijakan Pusat dan Daerah

Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Direktif Presiden, BSKDN Sinkronisasi Lagi Kebijakan Pusat dan Daerah

Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo menegaskan bahwa sinkronisasi kebijakan serta monitoring dan evaluasi yang terpadu dan berbasis data perlu dilakukan di daerah.

Trending

Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Presiden Prabowo Dukung Indonesia Jadi Host FIFA ASEAN 2026, Siapkan Surat Resmi ke FIFA

Pemerintah Indonesia secara serius membidik posisi sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen FIFA ASEAN yang direncanakan pada September hingga Oktober 2026. 
Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Blak-blakan Striker Belanda Keturunan Depok Ini Beri Update soal Naturalisasi ke Timnas Indonesia

Striker VVV-Venlo, Dean Zandbergen, kembali memberikan update terbaru terkait peluangnya untuk membela Timnas Indonesia. Akui belum ada perkembangan berarti.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 21 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 21 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 21 Juni 2026 diprediksi menjadi salah satu momentum paling panas dalam pergerakan energi keuangan bagi beberapa zodiak. Ini zodiak yang bercuan deras.
Presiden Prabowo Beri Lampu Hijau: Dukung Penuh Naturalisasi Demi Kejayaan Sepak Bola Nasional

Presiden Prabowo Beri Lampu Hijau: Dukung Penuh Naturalisasi Demi Kejayaan Sepak Bola Nasional

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh segala upaya yang bertujuan memajukan prestasi sepak bola Indonesia, termasuk dalam hal naturalisasi pemain keturunan. 
Target 10 Juta Peserta, Dedi Mulyadi Gunakan BPJS Ketenagakerjaan untuk Perangi Kemiskinan

Target 10 Juta Peserta, Dedi Mulyadi Gunakan BPJS Ketenagakerjaan untuk Perangi Kemiskinan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menetapkan target ambisius untuk melindungi 10 juta pekerja informal dan kelompok rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan. 
John Herdman Bisa Dapat 3 Amunisi Baru, Timnas Indonesia Berpotensi Makin Ngeri di Piala AFF 2026

John Herdman Bisa Dapat 3 Amunisi Baru, Timnas Indonesia Berpotensi Makin Ngeri di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia berpeluang mendapat tambahan kekuatan untuk Piala AFF 2026. Selain Luke Vickery dan Mitchell Baker, ada 3 nama yang bisa jadi kejutan.
Lensa Berbicara: Detik-detik Roy Suryo dan Dokter Tifa Dibawa ke RS Polri, Pendukung Gedor Mobil Tahanan

Lensa Berbicara: Detik-detik Roy Suryo dan Dokter Tifa Dibawa ke RS Polri, Pendukung Gedor Mobil Tahanan

Pakar telematika Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa dibawa dari Rumah Tahanan Polda Metro Jaya menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
Selengkapnya

Viral