News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nyalinya Besar Sama Seperti John Kei Preman, Keiland Refra Dilarang Ikuti Jejak Papah, Disuruh jadi Abdi Negara

Sosok John Kei dikenal luas sebagai pemimpin kelompok preman yang sering terlibat dalam berbagai aksi kriminal. Namun, bagi Keiland Refra, sosok sang preman...
Senin, 12 Mei 2025 - 13:13 WIB
Keiland Refra dan John Refra alias John Kei
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

tvOnenews.com - Nama John Refra atau yang akrab disapa John Kei sudah lama melekat dalam daftar tokoh kontroversial di Indonesia. 

Sosok John Kei dikenal luas sebagai pemimpin kelompok preman yang sering terlibat dalam berbagai aksi kriminal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik sosoknya yang dikenal keras dan ditakuti, ada sisi lain yang jarang diketahui publik yakni perannya sebagai ayah dari seorang pemuda yang kini tengah mengejar cita-cita menjadi perwira TNI.

John Refra alias John Kei
John Refra alias John Kei
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

 

Rekam Jejak Kriminal John Kei

John Kei, pria asal Pulau Kei, Maluku Tenggara, kerap dikaitkan dengan berbagai tindak kekerasan dan kasus hukum besar di Tanah Air. 

Salah satu kasus paling mencolok yang menyeret namanya adalah pembunuhan pengusaha Tan Harry Tantono alias Ayung pada 26 Januari 2012.

Saat itu, Ayung ditemukan tewas bersimbah darah di kamar 2701, Swiss-Belhotel, Jakarta, dengan 32 luka tusuk di bagian pinggang, perut, dan leher. 

Penyelidikan cepat oleh Polda Metro Jaya mengarah pada lima tersangka yang berasal dari kelompok Kei, yaitu Tuce Kei, Ancola Kei, Chandra Kei, Deni Res, dan Kupra. 

Mereka mengaku menganiaya Ayung karena persoalan utang sebesar Rp600 juta terkait jasa penagihan utang (debt collector).

Meski kelima tersangka tidak menyebut langsung keterlibatan John Kei, pihak kepolisian menduga kuat adanya peran sang pemimpin. 

Kuasa hukum mereka, Tito Refra, turut membenarkan adanya keterkaitan tersebut.

John Kei akhirnya ditangkap dalam sebuah penyergapan besar-besaran yang melibatkan 75 personel di Hotel C’One, Pulomas, Jakarta Timur, pada 17 Februari 2012.

Cita-Cita Sang Putra: Keiland Refra dari Dunia Preman ke Dunia Militer

Namun, kehidupan keras yang dijalani John Kei ternyata tak menular ke anak bungsunya, Keiland Refra. 

Di tengah sorotan negatif terhadap sang ayah, Keiland justru memilih jalan yang berlawanan, ya ia ingin menjadi seorang perwira TNI.

Keiland Refra merupakan anak kelima dari John Kei. 

Meski informasi soal tanggal lahirnya tak banyak diketahui, sosoknya mulai mencuri perhatian publik karena tekad dan pilihannya meniti karier di dunia militer. 

Selain itu, Keiland Refra juga dikenal sebagai pecinta olahraga tinju dan aktif mengejar prestasi di bidang tersebut.

Dalam wawancara bersama kanal YouTube Laurend Hutagalung, Keiland Refra berbicara terbuka tentang sosok ayahnya. 

Ketika ditanya apakah ia takut pada sang ayah, Keiland menjawab lugas, “Takut lah,” sambil tersenyum.

Namun, ia menegaskan bahwa John Kei tak pernah berlaku kasar terhadapnya. 

Menurut Keiland Refra, sang ayah hanya bersikap tegas dan tidak pernah menggunakan kekerasan dalam mendidik anak.

“Paling marah ya ngebentak, enggak pernah mukul,” ujar Keiland Refra.

John Kei, kata Keiland, kerap mengingatkan agar ia tidak terjebak dalam kehidupan jalanan. 

Nasihat-nasihatnya justru mencerminkan keinginan agar anak-anaknya hidup lebih baik dari dirinya.

“Kamu kalau ribut-ribut, mau jadi kayak Papa dulu? Mau jadi jagoan? Udah, kalau ribut selesaikan baik-baik,” ujar Keiland Refra menirukan pesan ayahnya.

Jika memang harus bertarung, John Kei berpesan agar dilakukan secara adil, satu lawan satu, dan lebih baik lagi bila bisa diselesaikan secara damai.

Dukungan Penuh John Kei untuk Keiland Refra Bisa jadi Tentara

Meski memiliki latar belakang kelam, John Kei tetap berperan sebagai ayah yang peduli akan masa depan anak-anaknya. 

Ia bahkan mendukung penuh impian Keiland untuk bergabung dengan Akademi Militer.

“Ini bokap juga suruh gue tes Akmil,” kata Keiland dalam wawancara tersebut.

Menurut Keiland, sang ayah selalu menekankan pentingnya pendidikan dan berharap anak-anaknya bisa hidup sukses tanpa harus mengulang kesalahan yang sama. (abs)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Selengkapnya

Viral