GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Metro Jaya Kirim Data Ormas yang Melanggar ke Kemendagri untuk Dievaluasi

Polda Metro Jaya menyatakan siap membantu Kementerian Dalam Negeri dalam mengevaluasi keberadaan organisasi masyarakat (ormas) yang terlibat dalam praktik premanisme.
Selasa, 27 Mei 2025 - 12:48 WIB
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Wira Satya Triputra.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya menyatakan siap membantu Kementerian Dalam Negeri dalam mengevaluasi keberadaan organisasi masyarakat (ormas) yang terlibat dalam praktik premanisme.

Dukungan dari Polda Metro Jaya berupa pemberian data pelanggaran yang yang dihimpun selama pelaksanaan Operasi Berantas Jaya 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan langkah pembubaran ormas ini di luar kewenangan institusi kepolisian.

Kata Wira, Polda Metro Jaya hanya memiliki kewenangan dalam proses penegakan hukum terhadap tindakan pidana yang dilakukan oleh individu atau kelompok tertentu termasuk anggota ormas.

tvonenews

“Kita melakukan suplai data saja. Mungkin kita bisa mengajukan, ini loh datanya, sarannya seperti ini, bagus ya. Paling mengajukan sekedar saran saja. Tapi untuk prosesnya semua berada di Kementerian Dalam Negeri," kata dia kepada wartawan, Selasa (27/5/2025).

Menurut Wira, pihaknya siap memberikan informasi terkait ormas yang melakukan pelanggaran secara berulang.

Namun demikian, seluruh proses evaluasi, termasuk pemberian sanksi atau pencabutan izin, sepenuhnya menjadi kewenangan Kemendagri maupun Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

"Rekan-rekan sekalian bahwa yang menaungi masalah ormas ini adalah Kementerian Dalam Negeri. Tentunya ini nanti akan dievaluasi tersendiri oleh Kementerian Dalam Negeri. Karena ormas itu adalah badan hukum. Jadi kami tidak bisa berbuat, kami hanya bisa melakukan penindakan terhadap proses hukum apabila melakukan pelanggaran," ucap Wira.

"Kami nanti akan menyuplai data bentuk-bentuk pelanggaran apa saja yang sudah dilakukan dan yang akan melakukan evaluasi terhadap ormas dan mungkin bahkan bisa memberikan sanksi nanti adalah dari Kementerian Dalam Negeri," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wira menyebut sejauh ini proses akumulasi data dan analisis masih berjalan. Informasi ini akan disampaikan ke kementerian terkait bila diperlukan.

"Kami harus akumulasi dulu dan itu nanti akan harus dibicarakan secara khusus ya. Kan itu tidak bisa secara parsial tapi harus kita rumuskan secara strategis nantinya," tandasnya. (rpi/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi Biduan di Balik Gubuk Karaoke, Warga Kembangan Jakbar Geram Lihat Aktivitas Tak Lazim di Pinggir Tol Tiap Malam

Ada Aksi Biduan di Balik Gubuk Karaoke, Warga Kembangan Jakbar Geram Lihat Aktivitas Tak Lazim di Pinggir Tol Tiap Malam

Warga protes keras terhadap deretan gubuk karaoke liar yang menjamur di pinggir Tol Lingkar Luar Jakarta Barat 2, Jalan Haji Lebar, Meruya Selatan, Kembangan. 
Usai Tes Pramusim di Valencia dan Sepang, Para Rider Ducati Pilih Tutup Mulut soal Mesin yang Digunakan di MotoGP 2026

Usai Tes Pramusim di Valencia dan Sepang, Para Rider Ducati Pilih Tutup Mulut soal Mesin yang Digunakan di MotoGP 2026

Setelah berakhirnya tes pramusim MotoGP 2026 di Valencia dan Sepang, para rider tim Ducati menunjukan sikap yang seragam.
Ramadhan 1447 H, KSJ Riau Siapkan Santunan Rp500 Ribu untuk 1.000 Warga di Sejumlah Daerah

Ramadhan 1447 H, KSJ Riau Siapkan Santunan Rp500 Ribu untuk 1.000 Warga di Sejumlah Daerah

Titik pertama akan digelar pada Kamis (27/2/2026) di Masjid Paripurna Agung Ar-Rahman, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Sebanyak 500 penerima manfaat ditargetkan hadir, mencakup warga dari Pekanbaru, Pelalawan, Kampar, dan Siak.
Sejak 6 Tahun Lalu, Hotman Paris Sudah Kasih Tahu Kalau Teddy Pardiyana Bisa Warisi Harta Lina Jubaedah: Gak Mau Kaya?

Sejak 6 Tahun Lalu, Hotman Paris Sudah Kasih Tahu Kalau Teddy Pardiyana Bisa Warisi Harta Lina Jubaedah: Gak Mau Kaya?

Sule kini semakin geram dengan Teddy Pardiyana yang mengajukan gugatan penetapan hak waris anaknya, Bintang atas harta peninggalan almarhumah Lina Jubaedah.
Joey Suk: Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Tiba-tiba Kabur, Bagaimana Kabarnya Kini?

Joey Suk: Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Tiba-tiba Kabur, Bagaimana Kabarnya Kini?

Joey Suk masuk dalam gerbong proyek naturalisasi Timnas Indonesia pada tahun 2011 bersama dua nama lainnya, yaitu Diego Michiels dan Ruben Wuarbanaran.
Khamzat Chimaev Siap Rematch Melawan Kamaru Usman? Begini Kata Pelatihnya

Khamzat Chimaev Siap Rematch Melawan Kamaru Usman? Begini Kata Pelatihnya

Pelatih Khamzat Chimaev, Alan Finfou Nasciamento, buka suara soal peluang rematch Chimaev melawan Kamaru Usman. Meski menang dominan atas Dricus Du Plessis.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT