News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Dengar Penjelasan Penjaga Kos Ungkap Fakta Kematian Diplomat Arya Daru, Eks Wakapolri Soroti soal Sikap Istri ADP

Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno menyoroti sikap khawatir istri diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan alias (39) saat menghubungi penjaga kos.
Rabu, 6 Agustus 2025 - 11:55 WIB
Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn.) Oegroseno dapat fakta kasus kematian diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan dari penjaga kos
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno menyoroti sikap istri diplomat Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan alias (39).

Oegroseno menyimpulkan hasil fakta terbaru dari pengakuan penjaga kos (S) yang disuruh istri ADP mendobrak pintu kamar indekos Arya Daru Pangayunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyampaikan kesimpulan terkait sikap istri Arya Daru saat menyambangi penjaga kos bersama Tim Fakta tvOne.

"Nah, ini ada permintaan dari istrinya almarhum supaya kalau bisa dibuka paksa, nanti kalau rusak dia perbaiki misalnya gitu," kata Oegroseno saat ditanya Tim Fakta tvOne di kamar indekos di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat dikutip, Rabu (6/8/2025).

Menurut mantan Wakapolri Periode 2013-2014 itu, sikap istri korban menyuruh S mengecek kondisi Arya Daru merupakan suatu hal yang wajar.

Penjaga kos, Siswanto bongkar peristiwa sebelum diplomat Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas
Penjaga kos, Siswanto bongkar peristiwa sebelum diplomat Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas
Sumber :
  • tvOneNews

 

Sebagai istri, naluri Meta Ayu Puspitantri (MAP) terhadap sang suami, Arya Daru sangat kuat.

"Jadi ingin melihat mengkondisikan, namanya istri kan khawatir suaminya ada apa-apa," tutur Oegroseno.

MAP pada saat itu sangat khawatir setelah korban sudah tidak bisa dihubungi sejak Senin (7/7/2025) malam hari.

Map tidak bisa berkomunikasi setelah sang suami pergi belanja ke Mal Grand Indonesia pada pukul 21.00 WIB.

Saat itu Arya Daru tengah membeli beberapa barang persiapan untuk terbang ke Finlandia dalam menjalankan tugasnya sebagai diplomat muda.

Curhatan Istri Diplomat Arya Daru Pangayunan yang Wafat Secara Tragis, Meta Ayu Puspitantri Ceritakan Kesehariannya
Curhatan Istri Diplomat Arya Daru Pangayunan yang Wafat Secara Tragis, Meta Ayu Puspitantri Ceritakan Kesehariannya
Sumber :
  • Istimewa

 

MAP masih mengetahui kondisi Arya Daru ketika sang suami sedang menunggu taksi hendak pulang menuju kamar indekosnya.

Setelah itu, komunikasi antara MAP dan Arya Daru sudah terputus, sehingga sang istri punya firasat buruk dan segera menghubungi penjaga kos.

Dalam kesempatan yang sama, S mengungkap fakta terbaru bahwa sang istri mulai menghubunginya pada Selasa, 8 Juli 2025 sekitar pukul 00.30 WIB.

MAP saat itu menghubungi nomor teleponnya sebanyak dua kali setelah istri korban gagal memanggilnya akibat nomor S yang lama tidak aktif.

"Pukul 05.00 WIB itu sekali, terus telepon terus dia khawatir banget pokoknya," ungkap S kepada Tim Fakta tvOne dan Oegroseno.

S bicara jujur pada saat itu kondisi dirinya sedang tidur terlelap sejak Senin, 7 Juli 2025 sore hari.

Alasan penjaga kos tersebut tidur dari sore hari karena cuaca saat itu selalu hujan deras.

"Saya rebahan langsung tiduran. Itu kalau nggak ditelepon sama istrinya almarhum juga saya nggak bangun," terang S.

S pun akhirnya menuruti permintaan istri korban, sebab ia menyimpulkan kondisi MAP sudah sangat khawatir.

"Awal sama istrinya suruh didobrak itu tuh suruh masuk 'dobrak aja, saya siap ganti kerusakannya' kata istrinya," beber S.

Hingga pagi hari, S berhasil membuka kamar indekos nomor 105 setelah terkunci dari dalam.

S menemukan jasad ADP telah dalam kondisi tewas terlilit lakban warna kuning.

Terkait hal ini, Oegroseno juga menyoroti saat detik-detik pencongkelan jendela kamar indekos dilakukan oleh S.

"Melihat posisi buka kunci grendel jendela itu hanya nyantol gini aja. Jadi, perlu didalami juga posisi jendela setelah dicongkel," ucap mantan Wakapolri tersebut.

Oegroseno menganggap, proses rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) harus kembali dilakukan secara detail.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peristiwa-peristiwa dari waktu ke waktu perjalanan tadi, mungkin harus dievaluasi sampai waktu ditemukannya jenazah di kamar tersebut," tandas Oegroseno.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Peserta JKN Perlu Surat Kontrol? Ini Penjelasan BPJS Kesehatan

Mengapa Peserta JKN Perlu Surat Kontrol? Ini Penjelasan BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan menjelaskan alasan mengapa peserta JKN perlu membawa surat kontrol sebagai salah satu syarat jika hendak mengakses layanan kesehatan di rumah sakit.
Bahlil Buka Suara soal Wacana Pembentukan Bursa Mineral RI

Bahlil Buka Suara soal Wacana Pembentukan Bursa Mineral RI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut, pemerintah masih menyusun formulasi yang tepat agar rencana pembentukan Bursa Mineral RI dapat berjalan efektif apabila jadi direalisasikan.
Erick Thohir Ungkap Alasan Datangi Latihan Timnas Indonesia, Sengaja Lakukan Ini pada Justin Hubner dan Mees Hilgers

Erick Thohir Ungkap Alasan Datangi Latihan Timnas Indonesia, Sengaja Lakukan Ini pada Justin Hubner dan Mees Hilgers

Kehadiran Erick Thohir ini bertepatan dengan satu hari jelang pertandingan Timnas Indonesia melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6/2026). 
Hanya Dapat Rp5 Ribu, Aksi Pencurian Kotak Infak di Masjid Shaalihiin Yogyakarta Ditempuh Restorative Justice

Hanya Dapat Rp5 Ribu, Aksi Pencurian Kotak Infak di Masjid Shaalihiin Yogyakarta Ditempuh Restorative Justice

Aksi pencurian uang di dalam kotak infak Masjid Shaalihiin, Mergangsan, Kota Yogyakarta berakhir dengan penyelesaian secara damai melalui mekanisme restorative justice. 
Demi Gaya Hidup dan Open BO, Mahasiswa di Semarang Gelapkan 40 Sepeda Motor

Demi Gaya Hidup dan Open BO, Mahasiswa di Semarang Gelapkan 40 Sepeda Motor

Seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Semarang, Ibra Maulana Ibrohim (23), warga Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah, ditangkap jajaran Polsek Ngaliyan setelah diduga melakukan penggelapan puluhan sepeda motor milik sejumlah korban.
Pengamat BUMN: Kinerja MIND ID 2025 Lampaui Ekspektasi, Bukan Sekadar Windfall Harga Komoditas

Pengamat BUMN: Kinerja MIND ID 2025 Lampaui Ekspektasi, Bukan Sekadar Windfall Harga Komoditas

Perusahaan-perusahaan di bawah naungan Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) berhasil menavigasi tantangan volatilitas harga komoditas dan gejolak

Trending

Alumni Universitas Islam Madinah Diduga Tipu Jemaah hingga Miliaran Rupiah Kedok Program Daurah Bahasa Arab

Alumni Universitas Islam Madinah Diduga Tipu Jemaah hingga Miliaran Rupiah Kedok Program Daurah Bahasa Arab

Founder sekaligus Pimpinan Mecca Al Arabiya Course (MAAC) Muhammad Zulfikar Danopa yang diketahui merupakan alumni Universitas Islam Madinah diduga melarikan ..
Polisi Didesak Segera Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Maluku

Polisi Didesak Segera Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Maluku

Pengurus Besar Gerakan Mahasiswa Katapang (Gemka) mendesak Polres Seram Bagian Barat (SBB) untuk segera menangkap pelaku dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap warga Dusun Katapang yang terjadi di wilayah Dusun Olas, Kecamatan Huamual, Maluku.
Pihak MAAC Buka Suara Usai Dituding Tipu Jemaah Miliaran Rupiah: Ogah Masalah Jadi Konsumsi Publik

Pihak MAAC Buka Suara Usai Dituding Tipu Jemaah Miliaran Rupiah: Ogah Masalah Jadi Konsumsi Publik

Entitas kursus bahasa Arab Mecca Al Arabiya Course (MAAC) di bawah naungan PT Meka Karya Indonesia menjadi sorotan setelah puluhan korbannya mulai buka suara...
Ratusan SPPG MBG Setop Sementara, Kepala BGN NTB Bantah Penyebabnya Karena Pergantian Pucuk Piminan

Ratusan SPPG MBG Setop Sementara, Kepala BGN NTB Bantah Penyebabnya Karena Pergantian Pucuk Piminan

Sebanyak ratusan dapur atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) setop sementara di di Nusa Tenggara Barat (NTB). Sontak,
Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia, Prediksi Nasib Garuda, Bung Binder Bela John Herdman

Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia, Prediksi Nasib Garuda, Bung Binder Bela John Herdman

Berita bola hari ini, Timnas Indonesia U-19 sukses melaju ke semifinal, media Vietnam memprediksi nasib Garuda usai hajar Oman, Bung Binder bela John Herdman.
Timnas Indonesia U-19 Jadi 'Biang Kerok', Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 Jadi 'Biang Kerok', Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 sukses memastikan tiket ke babak semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah meraih kemenangan penting atas Vietnam. Hasil tersebut sekaligus membuat nasib The Golden Star Warriors di ujung tanduk.
Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Publik dihebohkan dengan video viral di media sosial terkait dua pria diduga penyuka sesama jenis atau LGBT sedang berfoto bersama.
Selengkapnya

Viral