News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Luntang-lantung Aplikasi JakParkir, Gubernur Pramono Enggan Bersuara

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, enggan memberikan penjelasan terkait sosialisasi aplikasi JakParkir yang kini nasibnya luntang-lantung.
Rabu, 27 Agustus 2025 - 17:48 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, enggan memberikan komentar terkait perkembangan sosialisasi aplikasi JakParkir.

Saat ditemui di Balairung Balai Kota DKI Jakarta, Pramono tidak menjawab pertanyaan tvOnenews.com terkait sosialisasi JakParkir yang kini nasibnya luntang-lantung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini dikarenakan banyak warga yang tidak mengetahui adanya sistem pemesanan parkir di tepi jalan melalui aplikasi bernama JakParkir.

Tidak hanya warga, bahkan temuan tvOnenews.com, petugas parkir resmi sekalipun tidak mengetahui adanya pemesanan lokasi parkir tepi jalan melalui aplikasi.

“Kan, saya sudah bilang kalau di doorstop enggak mau,” kata Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Sementara itu, tvOnenews.com sudah mencoba untuk menghubungi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, namun masih belum mendapatkan balasan.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Gubernur Pramono Anung kerap mendeklarasikan Jakarta akan menjadi kota global.

Upaya menjadi kota global digenjot melalui sejumlah program digitalisasi, termasuk urusan parkir di tepi jalan atau on street.

Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, aplikasi JakParkir kembali diaktifkan, setelah mati suri cukup lama yakni periode 2021-2022.

Salah satu narasumber bernama Boy Prakoso (23) mengaku pernah mencoba aplikasi JakParkir sekitar tiga minggu lalu. Kepada tvOnenews.com, dia bercerita pengalamannya menggunakan aplikasi JakParkir yang dinilai masih belum optimal.

“Saya pernah coba aplikasinya, saya lihat ada slot parkir di Jalan Palatehan I Nomor 45, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Nah pas saya coba ke sana, ternyata belum ada JakParkir, masih pakai sistem TPE (Tempat Parkir Elektronik),” jelas Boy, saat dihubungi, Senin (18/8/2025).

Hal ini pun dikonfirmasi langsung oleh Boy kepada petugas Dishub yang sedang bertugas. Petugas tersebut pun membenarkan bahwa di Jalan Palatehan I masih menggunakan sistem TPE.

Kemudian, hari ini Boy kembali mencoba mengecek ketersediaan slot parkir di aplikasi JakParkir, namun yang dia temukan aplikasi mengalami eror.

“Nah, terus ini tadi pas nyoba lagi kaya nge-balnk gitu aplikasinya. Nge-hang gitu, aplikasinya bisa dibuka cuma pas pengin coba cari titiknya lagi, ternyata buffering, muter-muter,” cerita dia.

Boy pun memberi masukan kepada Dinas Perhubungan agar sekiranya melakukan perbaikan pada aplikasi JakParkir yang dinilai masih lelet dan sulit diakses.

“Aplikasinya enggak jelek, bagus, cuma pas kita buka nih loading mulu. Kaya udah masuk ke aplikasi, tetapi pas pengin lihat lokasi parkir yang kita mau itu dia loading, buffering, muter-muter di situ aja. Padahal secara internet mah lancar-lancar aja,” ujarnya.

Berdasarkan pengamatan tvOnenews.com, pada PlayStore tidak ada satu pun ulasan dari pengguna aplikasi JakParkir, dan total yang mendownload aplikasi hanya sebanyak 100 orang saja.

Begitu pula di layanan AppStore, hanya terdapat satu ulasan dari pengguna pada 2 Okotber 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, delapan ruas jalan yang sudah menggunakan JakParkir yaitu Jalan Pegambiran, Cikini Raya, Juanda Raya, Raden Patah, Adityawarman, Tebah Raya, Sunan Ampel, dan Muara Karang Raya.

JakParkir sendiri merupakan aplikasi digital yang mendukung pembayaran nontunai (cashless) dan pemesanan slot parkir. Aplikasi ini dilengkapi empat interface, yakni untuk pengguna jasa, juru parkir, pengawas lapangan, serta dashboard pusat kendali atau command center. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Australia Laporkan Kasus Pertama Flu Burung Varian H5 yang Mematikan

Australia Laporkan Kasus Pertama Flu Burung Varian H5 yang Mematikan

Australia akhirnya mengonfirmasi temuan pertama flu burung strain H5 di wilayahnya. Kabar ini langsung menjadi perhatian dunia.
Detik-detik Selebgram Adam Deni Ngamuk Rusak Toko Hingga Keluarkan Senpi ke Sekuriti

Detik-detik Selebgram Adam Deni Ngamuk Rusak Toko Hingga Keluarkan Senpi ke Sekuriti

Polisi menetapkan selebgram Adam Deni Gearaka (30) sebagai tersangka dalam kasus perusakan toko di Ruko Yummy Coin, Cilincing, Jakarta Utara.
Fokus Kejar Pemain Bidikan, Persib Pilih Sunyi dalam Aktivitas Transfer Musim 2026-2027

Fokus Kejar Pemain Bidikan, Persib Pilih Sunyi dalam Aktivitas Transfer Musim 2026-2027

Manuver di jendela transfer sudah ramai dilakukan tim-tim Super League 2026-2027. Namun lain halnya dengan Persib selaku juara bertahan yang kini baru resmi melepas dua pemain saja.
Respons Gibran usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan

Respons Gibran usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan

Gibran akhirnya angkat bicara terkait penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik mengenai ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Sedang Berlangsung, Link Live Streaming Moto3 Ceko 2026: Veda Ega Start P20 Usai Kena Penalti

Sedang Berlangsung, Link Live Streaming Moto3 Ceko 2026: Veda Ega Start P20 Usai Kena Penalti

Sedang berlangsung Moto3 Ceko 2026 di Brno! Veda Ega Pratama start dari posisi ke-20 setelah kena penalti. Cek link live streaming di sini.
Maia Estianty Telepon Korban Kasus Penyekapan di Bandung, Sebut Pelaku Harus Dihukum Berat

Maia Estianty Telepon Korban Kasus Penyekapan di Bandung, Sebut Pelaku Harus Dihukum Berat

Maia Estianty menelepon langsung Yuvita Tri Rezeki (YTR), korban dugaan kasus penyekapan di Bandung, dan kini berharap pelaku segera dihukum seberat-beratnya.

Trending

Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Eks Kabareskrim Polri Komjen (Purn.) Susno Duadji bocorkan peluang bebasnya dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi, yakni Roy Suryo
Pemerintah Diminta Lanjutkan MBG dengan Kepastian Hukum Bagi Mitra SPPG

Pemerintah Diminta Lanjutkan MBG dengan Kepastian Hukum Bagi Mitra SPPG

Sejumlah pihak meminta Pemerintah Indonesia kembali melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat mengalami permasalahan terkait dugaan praktik korupsi.
Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Peternak ayam petelur yang tergabung dalam Asosiasi Peternak Unggas Maju Makmur mengaku tengah menghadapi ancaman kebangkrutan usai anjloknya harga telur yang kini berisar harga Rp20.000 per kilogram.
Belanda Langsung Pecahkan Rekor Usai Hancurkan Swedia 5-1, De Oranje Lewati Catatan Tak Terkalahkan Brasil di Piala Dunia

Belanda Langsung Pecahkan Rekor Usai Hancurkan Swedia 5-1, De Oranje Lewati Catatan Tak Terkalahkan Brasil di Piala Dunia

Kemenangan telak 5-1 yang diraih Belanda atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) hadirkan rekor baru di ajang Piala Dunia. De Oranje resmi memecahkan rekor Brasil.
Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 22 Juni 2026: Gemini Makin Dekat, Pisces Penuh Kehangatan

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 22 Juni 2026: Gemini Makin Dekat, Pisces Penuh Kehangatan

Ramalan cinta 12 zodiak besok 22 Juni 2026: Gemini makin dekat dengan seseorang, Pisces dipenuhi kehangatan, dan Taurus menikmati hubungan yang lebih stabil.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Baik Jerman maupun Pantai Gading mencatatkan kemenangan pada pertandingan sebelumnya. Keduanya tentu mengejar kemenangan lagi demi memperbesar peluang lolos ke babak 32 besar.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 22 Juni 2026: Cancer Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 22 Juni 2026: Cancer Ketiban Durian Runtuh

Tanggal 22 Juni 2026 disebut dalam ramalan zodiak sebagai salah satu momen ketika energi finansial bergerak cukup dinamis. Berikut yang paling bercuan deras.
Selengkapnya

Viral