News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenko Pangan Prediksi Swasembada Beras Bisa Tercapai Tahun Ini, Lebih Cepat dari Target 2027

Pemerintah optimistis swasembada beras tercapai pada 2025, lebih cepat dari target 2027. Stok beras 4,23 juta ton jadi modal kuat wujudkan kedaulatan pangan nasional.
Kamis, 11 September 2025 - 08:09 WIB
Ilustrasi beras.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) optimistis bahwa swasembada beras bisa tercapai pada tahun 2025, jauh lebih cepat dari target resmi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk 2027.

Deputi Bidang Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Nani Hendiarti, mengungkapkan hal tersebut saat menjadi pembicara dalam forum Katadata Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2025 di Jakarta, Rabu (10/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau kita bilang swasembada untuk komoditas beras, sudah bisa tahun ini dicapai,” ujar Nani.

Program Kunci Menuju Swasembada

Menurut Nani, capaian ini berkat sejumlah program prioritas pemerintah, mulai dari ekstensifikasi lahan hingga kebijakan percepatan pembangunan kawasan pangan.

Pemerintah gencar memanfaatkan lahan tidur agar produktivitas meningkat, sehingga ketergantungan pada impor bisa dikurangi. Selain itu, perhatian juga diarahkan pada ketahanan pangan menghadapi perubahan iklim, dengan memastikan sistem pertanian tetap berjalan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Ekstensifikasi dilakukan dengan prinsip ramah lingkungan, tetap memperhatikan tata guna lahan, restorasi, dan keberlanjutan ekosistem pertanian,” jelasnya.

Tiga Pilar Swasembada Pangan

Kemenko Pangan merancang tiga strategi utama untuk mencapai swasembada beras:

  1. Intensifikasi → penyediaan pupuk, bibit unggul, penyuluh pertanian, peningkatan irigasi, dan pangan biru.

  2. Ekstensifikasi → cetak sawah baru di wilayah lumbung pangan, serta percepatan kawasan swasembada pangan, energi, dan air.

  3. Penguatan Cadangan & Distribusi → pengelolaan cadangan beras pemerintah, stabilisasi harga, program makanan bergizi gratis, serta penguatan koperasi desa.

Stok Beras Nasional Mencapai 4,23 Juta Ton

Data per Juli 2025 mencatat stok beras nasional berada di angka 4,23 juta ton. Jumlah ini dipandang cukup untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menjaga stabilitas distribusi ke seluruh wilayah.

Nani menambahkan, swasembada bukan hanya untuk kepentingan domestik, melainkan juga untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat global. “Ke depan kita juga harus berjaga agar bisa men-support negara-negara yang membutuhkan beras, walaupun kuotanya masih terbatas,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak Positif bagi Ekonomi Nasional

Swasembada beras dipandang akan memberi dampak besar bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan menempatkan desa sebagai pusat ekosistem pembangunan pangan, pemerintah berharap fondasi ketahanan pangan nasional semakin kokoh dan berkelanjutan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengosongan Hotel Sultan Dimulai! Sarapan Masih Utuh, Tamu yang Masih Ada Dikawal Keluar

Pengosongan Hotel Sultan Dimulai! Sarapan Masih Utuh, Tamu yang Masih Ada Dikawal Keluar

Proses pengosongan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai dilakukan setelah aparat gabungan TNI-Polri berhasil menguasai situasi dan membuka akses masuk ke dalam hotel, Kamis, 18 Juni 2026.
Cara Jaga Tubuh Tetap Fit saat Fenomena El Nino, Musim Kemarau Diprediksi lebih awal

Cara Jaga Tubuh Tetap Fit saat Fenomena El Nino, Musim Kemarau Diprediksi lebih awal

Ketika anda menghadapi cuaca ekstrem memerlukan persiapan fisik yang matang. Terutama saat menghadapi fenomena El Nino
PDIP Tegaskan Tak Pernah Terlibat Aksi Unjuk Rasa terhadap Pemerintah

PDIP Tegaskan Tak Pernah Terlibat Aksi Unjuk Rasa terhadap Pemerintah

Ketua DPP PDIP Said Abdullah menegaskan partainya maupun kader partainya tidak pernah terlibat dalam berbagai aksi unjuk rasa terhadap pemerintah.
Resmi Mundur dari Timnas Voli Indonesia, Nizar Julfikar Gabung Bodyguard Headquarter di Liga Voli Kamboja 2026

Resmi Mundur dari Timnas Voli Indonesia, Nizar Julfikar Gabung Bodyguard Headquarter di Liga Voli Kamboja 2026

Setelah memutuskan mundur dari skuad Timnas Voli Indonesia, Nizar Julfikar resmi bergabung dengan Bodyguard Headquarter di Liga Voli Kamboja 2026.
Pakar Hukum Sebut Wajar Sarwendah Berpacaran, Tapi Kekasih Baru Dilarang Ikut Campur Urusan Anak

Pakar Hukum Sebut Wajar Sarwendah Berpacaran, Tapi Kekasih Baru Dilarang Ikut Campur Urusan Anak

Pakar hukum menilai hubungan asmara Sarwendah dengan Giorgio Antonio adalah hal yang wajar, namun tidak boleh ikut campur dalam urusan pengasuhan anak.
Polisi Amankan 69 Orang yang Coba Halangi Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tegaskan Bukan Eks Karyawan

Polisi Amankan 69 Orang yang Coba Halangi Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tegaskan Bukan Eks Karyawan

Pihak kepolisian mengamankan sebanyak 69 orang yang mencoba menghalangi proses eksekusi pengosongan Hotel Sultan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (18/6/2026).

Trending

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo berhasil menyamai rekor mentereng milik Lionel Messi di Piala Dunia 2026.
Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Seorang pria berpakaian sipil yang diduga anggota intelijen kepolisian diamankan oleh mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (17/6/2026). 
Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.
Pakar Hukum Sebut Peluang Ruben Onsu Ambil Alih Hak Asuh Anak Cukup Besar

Pakar Hukum Sebut Peluang Ruben Onsu Ambil Alih Hak Asuh Anak Cukup Besar

Pakar hukum menilai peluang Ruben Onsu untuk mengambil alih hak asuh anak cukup besar, terutama jika terbukti ada penelantaran atau eksploitasi terhadap sang anak.
Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempar Botol-Batu

Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempar Botol-Batu

Aksi ricuh simpatisan sempat mewarnai proses eksekusi Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026).
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Selengkapnya

Viral