GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepi, Banyak Kios di Pasar Radio Dalam Disegel, Pedagang: Orang Mau Bayar dari Mana Kalau Nggak Laku?

Deretan kios di Pasar Radio Dalam, Jakarta Selatan, terlihat sunyi. Sebagian pintu besi dibiarkan tertutup berkarat, sebagian lain ditandai dengan segel.
Kamis, 18 September 2025 - 19:25 WIB
Suasana Pasar Radio Dalam, Jakarta Selatan, kini bak pasar mati suri.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Deretan kios di Pasar Radio Dalam, Jakarta Selatan, terlihat sunyi. Sebagian pintu besi dibiarkan tertutup berkarat, sebagian lain ditandai dengan segel.

Kondisi itu sudah lama jadi pemandangan biasa bagi pedagang yang masih bertahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau sepi begini, orang mau bayar dari mana? Kadang ada yang nunggak sampai tahunan. Akhirnya kiosnya disegel sama PD Pasar Jaya,” tutur Sulistyo, pedagang ayam kampung, sambil menunjuk beberapa kios tetangganya yang tak lagi beroperasi.

Menurutnya, banyak pedagang berhenti berjualan sejak pandemi COVID-19. Sepinya pembeli membuat omzet tak lagi cukup untuk menutup biaya bulanan. Tunggakan menumpuk, kios pun digembok pengelola.

Suasana Pasar Tradisional Radio Dalam, Jakarta Selatan, siang itu tampak lengang.
Suasana Pasar Tradisional Radio Dalam, Jakarta Selatan, siang itu tampak lengang.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

 

“Ada yang sampai empat tahun nggak bayar. Ya wajar kalau akhirnya disegel. Tapi masalahnya, setelah disegel, kios jadi kosong terus. Nggak ada solusi biar pasar rame lagi,” lanjutnya.

Roy (35), pedagang sayur yang sudah membeli dua kios dengan modal lebih dari Rp50 juta, mengaku was-was menghadapi situasi ini. Menurutnya, kios kosong justru membuat suasana pasar makin lesu.

“Pasarnya jadi kelihatan mati. Orang makin malas datang. Harusnya ada upaya dari PD Pasar Jaya supaya kios bisa terisi, bukan cuma nyegel,” keluhnya.

Roy menambahkan, sebenarnya biaya resmi iuran pasar relatif murah, sekitar Rp125 ribu per kios per bulan.

Namun, karena minim pengunjung, angka itu terasa berat bagi pedagang yang dagangannya sering tak laku. Belum lagi tambahan biaya keamanan, listrik, dan pungutan kecil lainnya.

Suasana Pasar Radio Dalam, Jakarta Selatan, kini bak pasar mati suri.
Suasana Pasar Radio Dalam, Jakarta Selatan, kini bak pasar mati suri.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

 

“Kalau pasar rame, pedagang pasti semangat bayar. Tapi sekarang sepi, kios banyak kosong, segel di mana-mana. Rasanya kita kayak berjuang sendirian,” kata Roy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pedagang berharap PD Pasar Jaya tidak hanya berfokus pada penarikan iuran dan penyegelan kios.

Mereka mendesak agar ada langkah kreatif untuk menghidupkan kembali pasar, mulai dari promosi, penyediaan fasilitas, hingga perbaikan tata kelola.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral WNI Gabung Tentara Israel, Pengamat: Bisa Dicabut Kewarganegaraannya dan Terjerat UU Terorisme

Viral WNI Gabung Tentara Israel, Pengamat: Bisa Dicabut Kewarganegaraannya dan Terjerat UU Terorisme

Viral di media sosial soal adanya seorang warga negara Indonesia (WNI) yang diduga sudah lama bergabung dengan tentara Israel atau Israel Defense Forces (IDF).
Sesuai Kriteria Massimiliano Allegri, Serhou Guirassy Jadi Buruan Utama Lini Depan AC Milan di Bursa Transfer

Sesuai Kriteria Massimiliano Allegri, Serhou Guirassy Jadi Buruan Utama Lini Depan AC Milan di Bursa Transfer

AC Milan kembali dikaitkan dengan Serhou Guirassy di tengah dinamika bursa transfer musim panas. Penyerang Borussia Dortmund itu disebut berpeluang dilepas.
Prabowo Bertemu Trump, DPR Warning soal Diplomasi ke AS: Tarif Dagang Jangan Rugikan Kepentingan Nasional

Prabowo Bertemu Trump, DPR Warning soal Diplomasi ke AS: Tarif Dagang Jangan Rugikan Kepentingan Nasional

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menegaskan kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat harus menghasilkan kesepakatan konkret.
bank bjb Sukseskan Sport Tourism Coast to Coast, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

bank bjb Sukseskan Sport Tourism Coast to Coast, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Lebih dari sekadar kompetisi, Coast to Coast yang digelar bersama bank bjb menjadi ruang interaksi antar komunitas lari dari berbagai daerah.
Bakal Lawan Islam Makhachev, Kamaru Usman Target Gelar Dua Divisi Sebelum Pensiun dari UFC

Bakal Lawan Islam Makhachev, Kamaru Usman Target Gelar Dua Divisi Sebelum Pensiun dari UFC

Nigerian Nightmare Kamaru Usman menargetkan tahun 2026 sebagai momen pensiun yang sempurna: menjadi juara dua divisi UFC dengan membalas kekalahan.terakhirnya,
Peneliti Bosscha ITB: Hilal Tidak Mungkin Bisa Diamati Hari Ini 17 Februari 2026

Peneliti Bosscha ITB: Hilal Tidak Mungkin Bisa Diamati Hari Ini 17 Februari 2026

Peneliti Observatorium Bosscha ITB mengungkapkan bahwa hari ini, Selasa (17/2/2026) hilal penanda awal Ramadan tidak mungkin bisa diamati. Ini penjelasannya.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT