News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Prajurit Pukul Ojol di Pontianak, Danpuspom TNI Perintahkan Anggota Hindari Selisih Paham dengan Masyarakat

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto memerintahkan kepada anggotanya untuk menghindari selisih paham dengan masyarakat.
Senin, 22 September 2025 - 14:57 WIB
Tangkapan layar rekaman oknum anggota TNI memukul salah satu driver Ojol di Pontianak.
Sumber :
  • Media Sosial

Jakarta, tvOnenews.com - Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto memerintahkan kepada anggotanya untuk menghindari selisih paham dengan masyarakat.

Hal ini diungkapkan buntut adanya penganiayaan yang melibatkan oknum anggota TNI dengan pengemudi ojek online (Ojol) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan kita juga sudah mengingatkan. Sering para Dansat mengingatkan pada anggotanya untuk menghindari jangan sampai terjadi selisih paham dengan masyarakat. Itu yang sudah kita laksanakan selama ini,” kata Yusri, di Monas Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025).

Lebih lanjut Yusri mengungkapkan bahwa kedua belah pihak, baik dari oknum TNI maupun Ojol dalam kasus tersebut telah bersepakat untuk berdamai.

Buntut Prajurit Pukul Ojol di Pontianak, Danpuspom TNI Perintahkan Anggota Hindari Selisih Paham dengan Masyarakat
Buntut Prajurit Pukul Ojol di Pontianak, Danpuspom TNI Perintahkan Anggota Hindari Selisih Paham dengan Masyarakat
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

 

“Jadi memang kemarin sempat terjadi insiden antara salah satu oknum prajurit berinisial AF di Pontianak. Jadi perlu saya sampaikan bahwa Kedua belah pihak sudah berdamai,” terang Yusri.

Namun Yusri menuturkan, saat ini pihaknya masih melanjutkan proses penyidikan terhadap yang bersangkutan.

“Jadi pelaku dalam ini, mungkin ini kan terjadinya di jalan, mungkin karena emosi atau apa sehingga terjadi pemukulan. Sebenarnya itu tidak boleh. Tapi kedua belah pihak sudah berdamai. Tetapi proses penyidikan berjalan, berlanjut,” ucap Yusri.

Sebelumnya, Sebuah video penganiayaan yang diduga melibatkan oknum anggota TNI di media sosial bikin geger. 

Rekaman itu memperlihatkan aksi arogan seorang prajurit TNI yang memukul pengemudi ojek online (ojol) usai cekcok di jalanan Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Dalam video yang salah satunya diunggah akun Instagram @mood.jakarta, terlihat prajurit berinisial F berhenti di pinggir jalan bersama seorang ojol. 

Adu mulut pun terjadi hingga akhirnya prajurit itu diduga melayangkan pukulan.

"Oknum TNI AD di Pontianak tiba-tiba viral akibat memukul pengendara ojek online," demikian dikutip dari akun tersebut, Minggu (21/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga sekitar sontak berdatangan menyaksikan kejadian panas tersebut. 

Menurut keterangan rekan korban bernama Dede, keributan bermula saat mobil yang dikendarai F hendak mundur. Saat itu korban berada di belakang sambil membunyikan klakson.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 28 Juni 2026: Libra Makin Romantis, Pisces Hubungan Harmonis

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 28 Juni 2026: Libra Makin Romantis, Pisces Hubungan Harmonis

Ramalan cinta 12 zodiak besok, 28 Juni 2026. Simak prediksi asmara lengkap Aries hingga Pisces di sini.
Siapkan Aplikasi Pengaduan Rokok Ilegal, Dedi Mulyadi: Siapa yang Lapor akan Dikasih Hadiah

Siapkan Aplikasi Pengaduan Rokok Ilegal, Dedi Mulyadi: Siapa yang Lapor akan Dikasih Hadiah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan Pemprov Jabar menyiapkan aplikasi pengaduan online disertai insentif bagi masyarakat.
Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Residivis, Pernah Dipenjara 1 Tahun 4 Bulan

Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Residivis, Pernah Dipenjara 1 Tahun 4 Bulan

Taufik Hidayat tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial YTR di Kabupaten Bandung ternyata merupakan residivis. Dia pernah dipenjara.
Soal Penataan Kabel Semrawut di Jakarta, Pramono Sudah Tanda Tangani Perda

Soal Penataan Kabel Semrawut di Jakarta, Pramono Sudah Tanda Tangani Perda

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan dirinya telah menandatangani Perda terkait penataan kabel di ibu kota.
287 WNA dan 4 WNI Jadi Tersangka Kasus Judi Online Hayam Wuruk, WNA Terbanyak dari Vietnam

287 WNA dan 4 WNI Jadi Tersangka Kasus Judi Online Hayam Wuruk, WNA Terbanyak dari Vietnam

Sebanyak 287 WNA dan empat WNI ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus judi online Hayam Wuruk oleh Bareskrim Polri. 
Update Gempa Venezuela: Korban Tewas Capai 589 Orang dan Ribuan Lainnya Terluka

Update Gempa Venezuela: Korban Tewas Capai 589 Orang dan Ribuan Lainnya Terluka

Plt Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan jumlah korban tewas akibat gempa yang mengguncang Venezuela bertambah.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Selengkapnya

Viral