GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reformasi TKDN Dongkrak Kepercayaan Diri Industri, PMI Manufaktur RI Masih Ekspansif

Reformasi TKDN dorong industri nasional lebih percaya diri. PMI manufaktur RI September 2025 tetap ekspansif di 50,4 meski global melambat.
Kamis, 2 Oktober 2025 - 07:49 WIB
Menperin, Agus Gumiwang
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan reformasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) membuat industri nasional lebih percaya diri dalam meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas pasar konsumen. Kebijakan ini dinilai menjadi faktor penting di tengah ketidakpastian global, karena mampu menjaga momentum pertumbuhan industri manufaktur Indonesia.

Agus mengungkapkan, pada akhir triwulan III-2025, sektor manufaktur masih menunjukkan tren positif meskipun pertumbuhannya sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya. Data S&P Global mencatat Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada September 2025 berada di level 50,4, masih bertahan di zona ekspansi. Angka ini memang turun dibanding Agustus yang mencapai 51,5, tetapi tetap menjadi sinyal bahwa industri nasional masih tumbuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PMI Manufaktur Indonesia berhasil bertahan di zona ekspansif selama dua bulan berturut-turut. Ini mengindikasikan bahwa permintaan domestik yang kuat masih menjadi motor utama pertumbuhan, sementara permintaan ekspor masih terjaga meski tertekan perlambatan ekonomi global,” jelas Agus di Jakarta, Kamis (2/10).

Pasar Domestik Jadi Penopang

Berdasarkan laporan S&P Global, permintaan baru naik selama dua bulan beruntun berkat konsumsi dalam negeri yang terus meningkat. Menurut Agus, kondisi ini menjadi momentum baik bagi pelaku industri nasional untuk memaksimalkan potensi pasar domestik yang sangat besar.

“Apalagi dengan adanya reformasi kebijakan TKDN, peluang penyerapan produk dalam negeri semakin terbuka. Hal ini membuat industri lebih percaya diri dalam meningkatkan produksi dan memperluas basis konsumen,” ujarnya.

Selain itu, hasil survei PMI juga menunjukkan pelaku industri meningkatkan pembelian bahan baku dan stok inventaris sebagai antisipasi peningkatan produksi ke depan. “Langkah ini mencerminkan optimisme sektor industri terhadap prospek pertumbuhan dalam beberapa bulan mendatang,” tambahnya.

Lapangan Kerja Meningkat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indikator lain yang menggembirakan adalah peningkatan serapan tenaga kerja di sektor manufaktur. Data menunjukkan tingkat ketenagakerjaan berada di level tertinggi dalam empat bulan terakhir. Kepercayaan bisnis juga mencapai posisi tertinggi sejak Mei 2025, seiring dengan ekspektasi membaiknya kondisi permintaan.

“Kemenperin mencermati bahwa peningkatan tenaga kerja adalah sinyal positif. Artinya pelaku industri bersiap menghadapi permintaan yang lebih baik, sekaligus memperkuat kontribusi industri terhadap penciptaan lapangan kerja,” tegas Agus.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bangkit di Sesi Latihan, Marco Bezzecchi Ungkap Strategi Hadapi MotoGP Prancis 2026 Akhir Pekan Ini

Bangkit di Sesi Latihan, Marco Bezzecchi Ungkap Strategi Hadapi MotoGP Prancis 2026 Akhir Pekan Ini

Pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi, menunjukkan respons cepat pada latihan Jumat di Sirkuit Le Mans. Ia mengamankan tiket langsung ke Q2.
DPR Soroti Penghapusan Guru Honorer pada 2027, Ingatkan Ancaman Krisis Pengajar hingga Nasib Non-ASN

DPR Soroti Penghapusan Guru Honorer pada 2027, Ingatkan Ancaman Krisis Pengajar hingga Nasib Non-ASN

Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, meminta pemerintah segera menyiapkan skema komprehensif agar kebijakan penghapusan guru honorer pada 2027.
Tak Main-main, Polda Sumut Dalami Pengakuan 2 Polisi yang Viral Dugem Libatkan Kompol DK

Tak Main-main, Polda Sumut Dalami Pengakuan 2 Polisi yang Viral Dugem Libatkan Kompol DK

Polda Sumut tak main-main tangani kasus 2 polisi yang viralnya di medisos terkait video dugem hingga berjoget. Bahkan, kabarnya aksi itu melibatkan Kompol DK
Tolak Mentah-mentah PSV, Bek Berdarah Indonesia Ini Pilih Susul Maarten Paes Pindah ke Ajax Amsterdam

Tolak Mentah-mentah PSV, Bek Berdarah Indonesia Ini Pilih Susul Maarten Paes Pindah ke Ajax Amsterdam

Pemain berdarah Indonesia berpotensi satu tim dengan kiper Timnas Garuda, Maarten Paes di Ajax Amsterdam usai tolak tawaran PSV musim panas ini.
TRENDING: Hasil Pertemuan Tertutup Agen Megawati Hangestri, Bung Ropan Curiga dengan Nova Arianto, FIFA Beri Kabar Bahagia

TRENDING: Hasil Pertemuan Tertutup Agen Megawati Hangestri, Bung Ropan Curiga dengan Nova Arianto, FIFA Beri Kabar Bahagia

Dunia olahraga Indonesia tengah diramaikan sejumlah kabar besar. Mulai soal rumor Megawati Hangestri hingga Timnas indonesia. Berikut rangkuman lengkapnya.
Polisi Gagalkan Peredaran 120 Buah Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Jakbar, Satu Orang Diamankan

Polisi Gagalkan Peredaran 120 Buah Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Jakbar, Satu Orang Diamankan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis etomidate yang diletakkan dalam cartridge vape di Cengkareng.

Trending

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Hasil Pertemuan Tertutup Manajemen Hyundai Hillstate dengan Agen Megawati Hangestri: Keputusan Ada di Mega

Keputusan akhir diserahkan kepada Megawati Hangestri setelah agennya mengadakan pertemuan tertutup dengan Hillstate, termasuk sang pelatih Kang Sung-hyung.
Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Terbaru Igor Sanders, Ini Daftar 5 Pemain Diaspora yang Kabarnya Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 mulai mematangkan persiapan jelang ajang Piala AFF U-19 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memanggil sejumlah pemain diaspora.
Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Akui Keturunan Indonesia di Hadapan FIFA, Gelandang Serie A yang Pernah Jebol Gawang Juventus Ini Tak Bisa Dinaturalisasi dan Bela Garuda

Meski akui punya garis keturunan Indonesia di hadapan FIFA, gelandang klub Serie A Liga Italia ini dipastikan tidak bisa dinaturalisasi untuk membela Timnas.
Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Siswa SMA Ngadu ke Gubernur Malut karena Gurunya Jarang Masuk Kelas, Sherly Tjoanda: Kamu Curhat ke Orang yang Tepat

Sikap tegas ditunjukkan Gubernur Malut Sherly Tjoanda ketika siswa-siswi SMAN 1 Morotai melapor kepadanya perihal guru yang jarang masuk kelas untuk mengajar.
Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Update Garuda Calling: 1 Diaspora Baru Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2026, Penjebol Gawang Ajax OTW Bela Merah Putih

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF U-19 2026 menunjukkan perkembangan. Di tengah fokus TC, muncul kabar mengenai pemanggilan pemain diaspora baru.
Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Hatinya Tersentuh Lihat Pemuda 31 Tahun Menganggur, Sherly Tjoanda Tawarkan Pekerjaan: Jadi Guru Olahraga Mau?

Bertemu pemuda 31 tahun yang tengah bantu ibunya perbaiki rumah di Ternate, Gubernur Malut Sherly Tjoanda tawarkan pria itu pekerjaan jadi guru olahraga SMA.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Nova Arianto, Jangan-jangan Pemain Ini akan Dipanggil ke Timnas Indonesia U19

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Nova Arianto, Jangan-jangan Pemain Ini akan Dipanggil ke Timnas Indonesia U19

Bung Ropan mulai curiga dengan calon pemain yang akan dipanggil Nova Arianto untuk Timnas Indonesia U19 menjelang Piala AFF U19 2026. Kira-kira siapa saja?
Selengkapnya

Viral