News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menaker Yassierli: Calon Pemagang Bergaji UMP Bisa Daftar Mulai 7 Oktober 2025

Menaker Yassierli umumkan calon pemagang bergaji UMP bisa daftar mulai 7 Oktober 2025 lewat SIAPkerja. Kuota batch pertama hanya 20 ribu fresh graduate.
Kamis, 2 Oktober 2025 - 12:33 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memastikan bahwa program magang bergaji upah minimum provinsi (UMP) segera dibuka untuk para fresh graduate. Meski peluncuran resminya dijadwalkan pada 15 Oktober 2025, masyarakat yang baru lulus kuliah bisa mulai mendaftar sejak 7 Oktober 2025 melalui platform SIAPkerja.

Menurut Yassierli, pemerintah lebih dulu memberikan waktu kepada perusahaan untuk membuka lowongan magang pada periode 1–7 Oktober 2025. Syaratnya, perusahaan wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan terdaftar di Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mulai 7 Oktober sampai 13 Oktober, calon peserta magang bisa melakukan registrasi untuk memilih posisi yang tersedia,” ujar Yassierli dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Rabu (1/10).

Pendaftaran Lewat SIAPkerja

Menaker menegaskan bahwa pendaftaran dilakukan secara daring lewat kanal khusus bertajuk Ayo Magang di SIAPkerja. Pemerintah akan memberikan panduan lebih detail mengenai mekanisme pendaftaran hingga verifikasi data.

Ia menambahkan, calon peserta magang tidak perlu memenuhi persyaratan tambahan. Kementerian Ketenagakerjaan sudah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk memverifikasi lulusan yang belum bekerja maksimal setahun setelah lulus.

“Kami sudah punya data lulusan setahun terakhir. Jadi cukup dicocokkan saat mereka mendaftar di akun SIAPkerja,” jelas Yassierli.

Kuota 20 Ribu Fresh Graduate

Program magang ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Pada tahap pertama, kuota hanya diberikan kepada 20 ribu fresh graduate dengan durasi magang selama enam bulan.

“Kami berusaha membagi kuota ini secara proporsional di setiap provinsi, menyesuaikan jumlah lulusan di wilayah tersebut,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tidak ditujukan untuk mahasiswa aktif, perusahaan penerima diwajibkan menyiapkan mentor bagi para peserta magang. Tujuannya, agar fresh graduate tidak hanya mendapatkan gaji UMP, tetapi juga pengalaman kerja yang memperkuat kompetensi mereka.

“Perusahaan yang menerima peserta magang harus menyiapkan mentor, sehingga exposure dunia kerja bisa lebih maksimal,” tegas Yassierli. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa si Chiki Fawzi? Artis Indonesia yang Dikeluarkan dari Petugas Haji 2026

Siapa si Chiki Fawzi? Artis Indonesia yang Dikeluarkan dari Petugas Haji 2026

Nama Chiki Fawzi mendadak jadi sorotan publik. Sebab videonya viral karena mengaku tiba-tiba dikeluarkan dari petugas haji Indonesia.
Rundown Konser Chen Arcadia di Jakarta, Catat Jadwal Penukaran Tiket hingga Soundcheck!

Rundown Konser Chen Arcadia di Jakarta, Catat Jadwal Penukaran Tiket hingga Soundcheck!

Catat rundown konser Chen Arcadia di Jakarta, mulai dari jadwal penukaran tiket, VIP entry, soundcheck, hingga waktu konser dimulai.
Jawaban Purbaya soal Wamankeu Baru Pengganti Thomas Djiwandono, Ungkap Arahan Istana soal Juda Agung

Jawaban Purbaya soal Wamankeu Baru Pengganti Thomas Djiwandono, Ungkap Arahan Istana soal Juda Agung

Terkait nama Juda Agung yang belakangan disebut sebagai kandidat pengganti Thomas Djiwandono, Menkeu Purbaya angkat bicara soal arahan Istana.
ASEAN Dominasi Klasemen Piala Asia Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Full Senyum Hingga Malaysia Terjungkal 

ASEAN Dominasi Klasemen Piala Asia Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia Full Senyum Hingga Malaysia Terjungkal 

ASEAN diwakili oleh empat tim dan juga berhasil mendominasi klasemen dengan poin penuh pertama di laga pekan pertama Piala Asia Futsal 2026. 
Menikmati Kemewahan Kopi Nusantara di Sudut Pasar Beringharjo, Harga Kaki Lima Kualitas Premium

Menikmati Kemewahan Kopi Nusantara di Sudut Pasar Beringharjo, Harga Kaki Lima Kualitas Premium

Cita rasa kopi Nusantara hingga kini masih menjadi ladang bisnis yang sangat menjanjikan. Menariknya, tren minum kopi kini tidak hanya didominasi oleh kafe-kafe kekinian atau coffee shop mentereng di pusat kota.
Pengadilan Ungkap Alasan Cerai Marissa Anita dan Andrew Trigg

Pengadilan Ungkap Alasan Cerai Marissa Anita dan Andrew Trigg

Biduk rumah tangga aktris Marissa Anita dengan Andrew Trigg resmi kandas. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkan gugatan cerai yang diajukan

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT