News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bank Dunia Ramal Ekonomi RI 2025-2026 Hanya 4,8 Persen, Kemenkeu: Dia Enggak Tahu Fiskal Kita

Dia juga mencontohkan sejumlah stimulus yang telah dirancang oleh pemerintah Indonesia, untuk menggerakkan mesin-mesin pertumbuhan ekonomi nasional.
Kamis, 9 Oktober 2025 - 14:27 WIB
Ilustrasi Bank Dunia (World Bank)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan tanggapan atas proyeksi Bank Dunia (World Bank), yang memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025-2026 hanya akan mencapai 4,8 persen.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Febrio Kacaribu mengatakan, proyeksi Bank Dunia itu tidak didasarkan pada kondisi nyata fiskal Indonesia saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlebih, Bank Dunia menurutnya juga tidak memahami kondisi fiskal Indonesia saat ini, yang telah dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Misalnya seperti melalui langkah penempatan dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun di lima bank Himbara, yang dilakukan beberapa waktu lalu.

"World Bank kan enggak tahu tentang fiskal kita. Jadi ya kita sebagai outsider melihat itu bagus, karena kita dapat feedback," kata Febrio dalam Media Gathering di Kantor Dirjen Pajak, Jakarta, Kamis, 9 Oktober 2025.

Dia juga mencontohkan sejumlah stimulus yang telah dirancang oleh pemerintah Indonesia, untuk menggerakkan mesin-mesin pertumbuhan ekonomi nasional.

"Memang World Bank tahu tentang (penempatan dana) Rp 200 triliun itu? Kan enggak," ujarnya.

Karenanya, Febrio pun mengaku optimistis bahwa perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagaimana yang dicanangkan dalam APBN akan bisa tercapai, yakni sebesar 5,2 persen pada tahun 2025 dan 5,4 persen di tahun 2026.

Terlebih, Dia juga mengatakan bahwa proyeksi World Bank tersebut kerap meleset dalam beberapa tahun terakhir. Karena menurutnya, studi-studi yang dibuat oleh lembaga-lembaga seperti World Bank, IMF, OECD, atau ADB seperti itu, memang bertujuan sebagai acuan bagi langkah-langkah investasi yang akan mereka lakukan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi mereka ingin investasi di Indonesia, sehingga selalu mereka pantau melalui studi-studi semacam itu. Jadi mereka itu bukan iseng-iseng bikin forecast atau studi, tapi karena mereka itu mewakili kepentingan dan kebutuhan investor-investor yang mereka bawa," kata Febrio.

"World Bank itu kan bukan lembaga auditor atau apa. Waktu World bank itu mau investasi di Indonesia, kita tanya bunganya berapa? Kalau terlalu mahal, ya kita enggak mau juga. Lalu OECD itu juga perpanjangan tangan dari negara-negara OECD, dia igin tahu, makanya dia selalu buat forecast. IMF juga sama, dan ADB juga sama," ujarnya. (nba)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kubu Irawan Prakoso Persoalkan Status Tersangka Dugaan Korupsi Kilang Petral

Kubu Irawan Prakoso Persoalkan Status Tersangka Dugaan Korupsi Kilang Petral

Kejaksaan Agung (Kejagung) tetapkan tujuh orang tersangka dalam dugaan kasus korupsi pengadaan minyak mentah Pertamina Energy Trading Limited (Petral) periode 2008-2015 diantaranya Irawan Prakoso.
Catatkan Kemenangan Pertama di Final Four Proliga 2026, Darko Dobreskov Ungkap Kunci Kemenangan Popsivo atas JEP

Catatkan Kemenangan Pertama di Final Four Proliga 2026, Darko Dobreskov Ungkap Kunci Kemenangan Popsivo atas JEP

Jakarta Popsivo Polwan sukses menutup putaran pertama final four Proliga 2026 dengan hasil yang cukup manis.
Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Selebgram Lucinta Luna bicara nasib alat vital atau kelamin yang sudah diubah menjadi perempuan. Ia pasrah fisiknya tidak bisa kembali sebagai Muhammad Fatah.
Prabowo Ungkap Borok Praktik Korupsi di Dalam Birokrasi: Ada Pihak yang Bantu Curi Uang Negara

Prabowo Ungkap Borok Praktik Korupsi di Dalam Birokrasi: Ada Pihak yang Bantu Curi Uang Negara

Presiden RI, Prabowo Subianto secara terbuka mengakui masih adanya praktik pengkhianatan di dalam tubuh birokrasi pemerintah.
Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani soal pemerintahan Prabowo dilaporkan ke Bareskrim Polri. Polemik ini memicu diskursus soal batas kebebasan berpendapat di ruang publik.
Negara Terima Pengembalian Aset Senilai Rp11,42 Triliun dari Mafia Hutan

Negara Terima Pengembalian Aset Senilai Rp11,42 Triliun dari Mafia Hutan

Presiden RI, Prabowo Subianto menyaksikan langsung momentum besar pengembalian aset negara dari praktik ilegal sektor sumber daya alam.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral