GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

WNA Malaysia Sembunyikan Sabu 496 Gram di Kemaluan, Petugas Bea Cukai Curigai Gerak-gerik Aneh Pelaku

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 496 gram
Kamis, 16 Oktober 2025 - 03:58 WIB
WNA Malaysia Sembunyikan Sabu 496 Gram di Kemaluan, Ditangkap Bea Cukai Tanjungpinang
Sumber :
  • Kurnia Syaifullah/tvOne

Tanjungpinang, tvOnenews.com - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 496 gram di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), pada 7 Oktober 2025 lalu.

Seorang penumpang kapal berkewarganegaraan Malaysia berinisial MKR (25) ditangkap setelah kedapatan menyembunyikan barang haram tersebut dengan modus yang terbilang nekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bea dan Cukai Tanjungpinang, Joko Pri Sukmono Dwi Widodo, mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan tim petugas pada 7 Oktober 2025.

WNA Malaysia Sembunyikan Sabu 496 Gram di Kemaluan, Ditangkap Bea Cukai Tanjungpinang
WNA Malaysia Sembunyikan Sabu 496 Gram di Kemaluan, Ditangkap Bea Cukai Tanjungpinang
Sumber :
  • Kurnia Syaifullah/tvOne

 

"Tim analisis P2 Bea Cukai Tanjungpinang telah memperoleh informasi awal mengenai adanya penumpang yang membawa barang ilegal. Saat dilakukan pemeriksaan X-ray, petugas mencurigai gerak-gerik pelaku, sehingga langsung dibawa ke meja pemeriksaan lanjutan," jelas Joko Pri dalam konferensi pers, Rabu (15/10/2025).

Kecurigaan petugas terbukti benar. Pelaku, yang berperan sebagai kurir, menyembunyikan lima bungkusan plastik bening berisi sabu di lokasi yang tak lazim, yakni di areal bagian bawah sekitar kemaluan.

Setelah diuji menggunakan Narcotics Identification Kit, hasilnya positif mengandung methamphetamine.

Dari hasil interogasi, MKR mengaku diperintah oleh seorang bandar narkoba di Malaysia berinisial IR.

Rencananya, barang haram senilai ratusan juta rupiah tersebut akan dibawa menuju Jakarta.

"Rencananya, setelah lolos dari pelabuhan, pelaku akan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta menggunakan jalur udara dari Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang," tambah Joko Pri.

Setelah mengamankan pelaku dan barang bukti, Bea Cukai Tanjungpinang langsung menyerahkan kasus ini kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri untuk proses hukum dan pengembangan lebih lanjut.

Penyidik Ahli Madya BNNP Kepri, Kombes Pol. Bravo Asena Siahaan, menegaskan bahwa pelaku merupakan bagian dari jaringan narkoba internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari hasil penyidikan, pelaku ini adalah jaringan internasional yang sudah dua kali menyelundupkan narkoba dari Malaysia melalui pintu masuk Tanjungpinang," ujar Kombes Bravo.

Berkat pengungkapan kasus ini, BNNP Kepri mengklaim telah berhasil menyelamatkan kurang lebih 3.000 generasi Indonesia dari bahaya penyalahgunaan narkotika. (ksh/muu)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Kasus dugaan pencabulan dilakukan oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari jadi perhatian publik. Korban pernah ditawari sejumlah uang untuk mencabut laporan
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) resmi larang izin wisata dan perumahan di kawasan hutan Jawa Barat, bupati dan wali kota diminta lebih proaktif.
Sikap KDM Imbas Bentrokan di Karawang dan Purwakarta, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan di Karawang dan Purwakarta, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Modus Lempar Paket dari Sawah, Penyelundupan Sabu ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

Modus Lempar Paket dari Sawah, Penyelundupan Sabu ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warung Bambu, Kabupaten Karawang, kembali digagalkan oleh petugas penjagaan. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Selengkapnya

Viral