News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tarik-Ulur di Pemerintah! AHY Sebut APBN Siap Bayar Whoosh, Purbaya Pasang Tembok Penolakan

AHY buka peluang APBN bayar utang Whoosh, tapi Purbaya Yudhi Sadewa tegas menolak. Pemerintah cari skema lain agar proyek tak bebankan negara.
Senin, 3 November 2025 - 18:50 WIB
Tarik-Ulur di Pemerintah! AHY Sebut APBN Siap Bayar Whoosh, Purbaya Pasang Tembok Penolakan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Polemik soal pembayaran utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh kembali mencuat setelah Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), membuka peluang penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menyelamatkan proyek strategis nasional itu.

Namun, pernyataan AHY tersebut tampaknya berseberangan dengan sikap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang menolak keras jika APBN harus digunakan menutup utang proyek senilai triliunan rupiah itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/11/2025), AHY menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan proyek kereta cepat pertama di Asia Tenggara itu berhenti di tengah jalan. Ia menyebut negara akan hadir mencari solusi, termasuk lewat kemungkinan dukungan dari APBN.

“Secara umum yang dibahas di rakor di Kemenko, inline dengan arahan Presiden. Nanti akan dijelaskan secara spesifik, yang jelas negara akan hadir untuk mencari solusinya,” ujar AHY.

Menurut AHY, APBN akan ikut berperan dalam penyelamatan finansial Whoosh, meski detail skema pendanaan masih dirahasiakan. Ia menegaskan pemerintah sedang merancang model pengelolaan baru yang memisahkan antara operasional bisnis dan pengelolaan infrastruktur agar proyek dapat lebih efisien dan berkelanjutan.

“Pemerintah, APBN pasti akan jadi bagian, tetapi untuk secara spesifikasinya akan disampaikan kemudian,” ujarnya.

Meski begitu, pernyataan AHY tersebut langsung mengundang sorotan publik, terlebih setelah muncul penegasan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahwa proyek Whoosh bukan tanggungan APBN.

Dalam forum media di Bogor, Kamis (9/10/2025), Purbaya menegaskan, proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung bersifat business to business (B2B) dan tidak memiliki keterikatan utang dengan pemerintah pusat.

“Kereta Cepat Jakarta Bandung itu kan business-to-business. Jadi untuk Kereta Cepat Jakarta Bandung itu tidak ada utang pemerintah,” tegas Suminto, Direktur Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kemenkeu yang turut mendampingi Purbaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Purbaya bahkan menilai bahwa pihak yang terlibat dalam proyek tersebut, termasuk Danantara Indonesia dan konsorsium KCIC, seharusnya memiliki mekanisme penyelesaian keuangan sendiri tanpa membebani APBN.

“Harusnya mereka ke situ, jangan ke kita lagi. Kalau enggak, semua (masuk) ke kita lagi termasuk dividennya. Jangan kalau giliran enak untuk swasta, tapi giliran rugi minta tolong ke pemerintah,” sindir Purbaya tajam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Skor Kacamata 0-0 di Akhir Babak Kedua Sepak Bola: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Skor Kacamata 0-0 di Akhir Babak Kedua Sepak Bola: Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Tidak perlu khawatir, ladies! Berikut penjelasan untuk situasi skor 0-0 yang bertahan hingga akhir babak kedua dalam pertandingan sepak bola.
Ladies, Ini Penjelasan hingga Perbedaan Babak Pertama dan Kedua dalam Sepak Bola yang Perlu Kamu Pahami

Ladies, Ini Penjelasan hingga Perbedaan Babak Pertama dan Kedua dalam Sepak Bola yang Perlu Kamu Pahami

Bagi kamu para perempuan yang baru mulai menyukai sepak bola, durasi total permainan normal adalah 90 menit yang dibagi menjadi dua babak. Inilah penjelasannya.
Chris John Dikabarkan Mualaf? Unggahan Koh Hanny Jadi Sorotan Warganet

Chris John Dikabarkan Mualaf? Unggahan Koh Hanny Jadi Sorotan Warganet

Legenda tinju Indonesia, Chris John, dikabarkan mualaf? Unggahan terbaru Hanny Kristianto alias Koh Hanny jadi sorotan warganet.
PDIP Kritik Bobby Nasution soal Kompensasi PLN, Gerindra dan Golkar Bela Gubernur Sumut

PDIP Kritik Bobby Nasution soal Kompensasi PLN, Gerindra dan Golkar Bela Gubernur Sumut

Aksi Gubernur Sumut Bobby Nasution mendatangi PLN Sumut beberapa waktu lalu menjadi perbincangan hangat. Bahkan politisi Gerindra dan Golkar mendukung langkah
Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Dear Cewek, Pahami Aturan Dasar Sepak Bola Ini biar Makin Seru Pas Nonton Piala Dunia 2026

Kini, semakin banyak perempuan yang ikut merasakan demam dan merasa antusias untuk menonton Piala Dunia 2026. Yuk, pahami aturan-aturan berikut ini, ladies!
Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

Soal Dugaan Penerimaan Uang Rp30 Miliar, Dedi Congor Berpeluang Diperiksa KPK Lagi

KPK membuka peluang memeriksa kembali mantan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Marunda Ahmad Dedi alias Dedi Congor. 

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Permasalahan Kawasan Hutan dan Konflik Agraria

BAM DPR RI menggelar Rapat RDPU bersama para kepala desa dan perangkat desa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kemuning, Indragiri Hilir, Riau.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Selengkapnya

Viral