GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penutupan Kios Pedagang Pasar Pramuka oleh Perumda Pasar Jaya Dinilai Langgar Instruksi Gubernur dan Aturan

Kuasa hukum pedagang Pasar Pramuka Asriyadi Tanama menyebut penutupan kios oleh Perumda Pasar Jaya melanggar aturan.
Kamis, 13 November 2025 - 16:15 WIB
Penutupan Kios Pedagang Pasar Jaya oleh Perumda Pasar Jaya
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa hukum pedagang Pasar Pramuka Asriyadi Tanama menyebut penutupan kios oleh Perumda Pasar Jaya melanggar aturan.

Menurutnya, para pedagang telah melakukan negosiasi saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu Gubernur telah menginstruksikan bahwa Pasar tidak boleh dilakukan pengosongan atau penutupan sampai ada kesepakan harga Hak Pemakaian Tempat Usaha (HPTU).

"Tapi hari ini teman-teman pasar saya mengingkari instruksi dari Gubernur dengan sepihak melakukan rangkaian penutupan sementara," katanya di Pasar Pramuka, Kamis (13/11).

Penutupan Kios Pedagang Pasar Jaya oleh Perumda Pasar Jaya
Penutupan Kios Pedagang Pasar Jaya oleh Perumda Pasar Jaya
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

 

Asriyadi juga mengaku, belum ada Surat Keputusan (SK) Direksi terbaru yang menjadi dasar hukum sah penetapan harga perpanjangan Hak Pemakaian Tempat Usaha (HPTU).

"Sampai sekarang SK Direksi belum ada bang, SK Direksinya belum diberitahukan. Awalnya memang sudah ada 2 SK Direksi, SK Direksi 154 dan SK Direksi 106. SK 156 membatalkan SK Direksi 154, ini memang SK yang terbaru untuk membatalkan SK 156. Jadi yang dilakukan oleh teman-teman ini, dugaan kami itu berdasarkan SK-SK yang lama bang," ucapnya.

Oleh karena itu, ia juga menyebut, bahwa keputusan Perumda Pasar Jaya menutup sementara kios pedagang merupakan tindakan gegabah yang menyepelekan instruksi Gubernur.

"Menurut kami tindakan yang dilakukan itu gegabah sekaligus melanggar instruksi dari Gubernur," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, para pedagang obat di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur melalukan aksi protes akibat penutupan sementara kios mereka pada Kamis (13/11).

Penutupan ini lantaran pemiliki kios pertama belum membayarkan sewa kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya.

Padahal, para pedagang ini telah membayarkan uang sewa kepada pemilik pertama yang sangat mahal.

Hal ini pun mendapatkan reaksi keras dari para pedagang hingga pegawai.

Berdasarkan pantauan dilokasi, suasana tegang terjadi saat para petugas hendak menutup kios mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka pun berbondong-bondong berkumpul di satu titik untuk menyuarakan aspirasinya. Teriakan para pedagang juga terdengar bahkan hingga ke luar pasar.

Di sisi lain, Manager Area Wilayah 1 Jakarta Timur, Mardianto mengungkapkan, bahwa penutupan sementra ini sebelumnya sudah diberitahu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendesak Presiden Prabowo Subianto mengangkat seluruh guru yang masih berstatus non-ASN menjadi ASN.
357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

Berdasarkan data Satgas PRR hingga 11 Mei 2026, jumlah hunian tetap atau huntap yang telah rampung dibangun di tiga provinsi terdampak mencapai 357 unit.
Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Berjuang sampai tetes darah terakhir, Timnas Indonesia tersingkir dari babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak. 
Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Menariknya, Megatron ternyata pernah membuat pelatih Kang Sung-hyung 'frustrasi' saat membela Red Sparks.
Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Ajax mengurus seluruh administrasi Maarten Paes, termasuk gaji yang harus dibayarkan hingga izin bekerja sang pemain di Belanda. 
Wali Kota dan Bupati di Jabar Kena Ultimatum Dedi Mulyadi soal Izin Pembangunan Perumahan

Wali Kota dan Bupati di Jabar Kena Ultimatum Dedi Mulyadi soal Izin Pembangunan Perumahan

Seluruh bupati dan wali kota di Jawa Barat kena ultimatum Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi terkait penerbitan izin pembangunan tempat wisata dan perumahan di hutan

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral