News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gaji ASN Naik Lagi 2026? Perpres 79/2025 Picu Harapan Baru, Pemerintah Bocorkan Sinyal Kenaikan

Perpres 79/2025 memuat agenda kenaikan gaji ASN dan PNS. Namun, keputusan resmi untuk 2026 belum ditetapkan dan masih menunggu evaluasi kondisi fiskal pemerintah.
Minggu, 16 November 2025 - 15:04 WIB
Ilustrasi PNS.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Wacana mengenai kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 pada Juni 2025 lalu. Perpres tersebut memuat delapan program prioritas atau quick wins, dan salah satu yang paling menarik perhatian publik adalah rencana penyesuaian gaji bagi ASN, termasuk guru, dosen, tenaga kesehatan, penyuluh, PNS, TNI/Polri, hingga pejabat negara.

Masuknya agenda kenaikan gaji sebagai program prioritas memunculkan harapan baru, tidak hanya bagi ASN aktif, tetapi juga bagi para pensiunan PNS. Sebab, setiap kenaikan gaji ASN umumnya berdampak langsung pada penyesuaian besaran pensiun. Hal ini membuat para pensiunan menanti keputusan resmi pemerintah, terutama untuk tahun anggaran 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum Ada Keputusan Final untuk Kenaikan Gaji 2026

Meski wacana kenaikan gaji sudah menguat sejak pertengahan 2025, hingga kini pemerintah belum menetapkan keputusan final mengenai kenaikan gaji ASN dan pensiunan PNS untuk tahun 2026. Pembahasan resmi terkait hal ini belum dilakukan, sehingga pemerintah meminta masyarakat menunggu hasil evaluasi menyeluruh terhadap keuangan negara.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya memberi sinyal bahwa peluang kenaikan gaji ASN di tahun 2026 “terbuka lebar”, namun penetapannya tidak bisa dilakukan tanpa definisi fiskal yang kuat. Kondisi anggaran, kebutuhan pembiayaan, hingga stabilitas ekonomi nasional menjadi faktor yang harus dipertimbangkan secara utuh.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Mohammad Qodari, juga menegaskan bahwa meski kenaikan gaji masuk dalam Perpres 79/2025, pemerintah tetap membutuhkan perhitungan matang.

“Meski wacana kenaikan gaji ASN jadi prioritas dan termuat dalam Perpres terbaru, namun diperlukan perhitungan keuangan dan kondisi fiskal yang lebih baik untuk bisa memenuhi kebutuhan kenaikan gaji,” ujar Qodari.

Dengan demikian, rencana kenaikan gaji ASN — termasuk dampaknya terhadap gaji pensiunan — untuk 2026 masih dalam tahap kajian dan belum bisa dipastikan pelaksanaannya.

Gaji Pensiunan Masih Mengacu pada PP 8 Tahun 2024

Sambil menunggu keputusan resmi untuk tahun berikutnya, gaji pensiunan PNS saat ini tetap mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2024. Regulasi tersebut menetapkan kenaikan pensiun pokok sebesar 12 persen, yang berlaku untuk seluruh golongan.

Berikut rentang nominal gaji pokok pensiunan sesuai PP 8/2024:

  • Golongan I: Rp1.748.100 – Rp2.256.700

  • Golongan II: Rp1.748.100 – Rp3.208.800

  • Golongan III: Rp1.748.100 – Rp4.029.600

  • Golongan IV: Rp1.748.100 – Rp4.957.100

Rentang ini menggambarkan peningkatan pensiun pokok yang menyesuaikan kebijakan terbaru pemerintah. Namun, besaran tambahan lain seperti tunjangan tetap mengikuti kebijakan masing-masing instansi dan ketentuan yang berlaku.

Harapan Tetap Terbuka, Namun Butuh Waktu

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masuknya kenaikan gaji dalam Perpres 79/2025 menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki kesejahteraan ASN. Namun, proses penetapannya tetap membutuhkan kajian mendalam, terutama mengingat tantangan fiskal yang harus dihadapi pemerintah.

Karenanya, ASN aktif maupun pensiunan diimbau terus mengikuti pengumuman resmi pemerintah, termasuk dari Kementerian Keuangan, BKN, dan instansi terkait lainnya. Informasi resmi menjadi kunci agar tidak terjadi salah persepsi mengenai waktu dan besaran kenaikan gaji. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Serangan AS Disebut Langgar MoU Perdamaian, Iran: Brutal!

Serangan AS Disebut Langgar MoU Perdamaian, Iran: Brutal!

Serangan AS terhadap negaranya merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap nota kesepahaman (MoU) perdamaian yang telah disepakati kedua negara
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: RD Kongo Vs Uzbekistan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: RD Kongo Vs Uzbekistan

RD Kongo akan menghadapi Uzbekistan pada laga terakhir Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat (AS), Minggu (28/6/2026) dengan kick-off pukul 06.30 WIB.
Ternyata Hal Ini yang Buat Jokowi Yakin PSI Lolos Parlemen di Pemilu 2029: Semuanya Harus Kerja Keras

Ternyata Hal Ini yang Buat Jokowi Yakin PSI Lolos Parlemen di Pemilu 2029: Semuanya Harus Kerja Keras

Mantan Presiden ke-7 RI, Jokowi yakin PSI lolos parlemen di Pemilu 2029. Hal itu ia ungkapkan saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Tulang Bawang,
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia Vs Portugal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia Vs Portugal

Duel Kolombia Vs Portugal menjadi salah satu laga yang paling dinantikan dan diprediksi berlangsung sengit pada matchday terakhir Grup K Piala Dunia 2026.
Buntut Kubu Jokowi sebut Orang Kuat untuk Angkat Roy Suryo Jadi Menteri, Kuasa Hukum: Tuduhan yang Serius

Buntut Kubu Jokowi sebut Orang Kuat untuk Angkat Roy Suryo Jadi Menteri, Kuasa Hukum: Tuduhan yang Serius

Buntut kubu mantan Presiden ke-7 Jokowi sebut orang kuat diduga di balik Roy Suryo untuk angkat Roy sebagai menteri. Ternyata  menuai respons menohok dari Kuasa
Buntut Harga Gas Mahal, Diduga Berpotensi Badai PHK 55 Ribu Orang, Satgas Mitigasi PHK Langsung Turun Tangan

Buntut Harga Gas Mahal, Diduga Berpotensi Badai PHK 55 Ribu Orang, Satgas Mitigasi PHK Langsung Turun Tangan

Buntut harga gas mahal, diduga dapat berpotensi badai pemutusan hubungan kerja (PHK) 55 ribu orang. Sontak, hal itu langsung buat Istana sampai turun tangan

Trending

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
BPD Didorong Jadi Garda Terdepan Pengawasan MBG dan Tata Kelola Pemerintahan Desa

BPD Didorong Jadi Garda Terdepan Pengawasan MBG dan Tata Kelola Pemerintahan Desa

Jamintel Kejaksaan Agung (Kejagung), Reda Manthovani mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) jadi garda terdepan pengawasan tata kelola pemerintahan desa serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral