GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ledakan SMAN 72 Menguat! Polisi Segera Periksa ABH Pekan Ini, Koordinasi Meluas hingga Apsifor

Polda Metro Jaya akan memeriksa ABH terkait ledakan SMAN 72 Jakarta pekan ini. Polisi koordinasi dengan dokter, KPAI, Bapas, dan Apsifor.
Senin, 17 November 2025 - 14:41 WIB
Kondisi SMAN 72 Jakarta
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com – Penyelidikan kasus ledakan SMAN 72 Jakarta kembali bergerak. Polda Metro Jaya menjadwalkan pengambilan keterangan dari anak berkonflik dengan hukum (ABH) yang diduga terlibat dalam insiden tersebut pada pekan ini. Pemeriksaan dilakukan setelah kondisi ABH terus dipantau oleh tenaga medis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan bahwa proses pemeriksaan ABH dilakukan secara hati-hati dan melibatkan berbagai lembaga pendukung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Minggu ini penyidik akan berkoordinasi dengan dokter yang merawat untuk mengetahui kondisi ABH secara keseluruhan,” ujar Budi, Senin (17/11).

Menurutnya, pemeriksaan tidak bisa dilakukan sembarangan mengingat situasi kesehatan ABH yang sampai saat ini masih dipantau ketat. Karena itu, penyidik harus mendapat konfirmasi terlebih dahulu dari tim medis sebelum menentukan waktu resmi pengambilan keterangan.

Koordinasi Meluas ke Banyak Lembaga

Budi juga menegaskan bahwa penyidikan melibatkan sejumlah institusi penting untuk memastikan penanganan ABH sesuai aturan perlindungan anak. Beberapa pihak yang digandeng antara lain:

  1. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
  2. Balai Pemasyarakatan (Bapas)
  3. Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
  4. Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) Indonesia

Meski koordinasi sudah dilakukan, Budi belum dapat memastikan kapan tepatnya ABH akan diperiksa. “Tanggalnya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut,” katanya.

Saksi dan Orang Tua Sudah Diperiksa

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah lebih dulu memeriksa ayah dari ABH yang diduga terlibat dalam peristiwa ledakan. Pemeriksaan dilakukan dua hari lalu sebagai bagian dari pendalaman motif dan kronologi kasus.

“Sudah diminta keterangan dua hari lalu,” ungkap Budi.

Selain orang tua, penyidik juga telah memeriksa 46 saksi anak secara paralel. Pemeriksaan ini dilakukan bersamaan dengan observasi psikologis dari tim Apsifor untuk memetakan kondisi psikologis para saksi pasca ledakan yang terjadi pada Jumat (7/11).

“Hari ini yang diambil keterangan saksi anak ada 46 orang secara paralel dengan giat observasi dari Apsifor,” ujar Budi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang Bukti di Tubuh Korban Ikut Disita

Polda Metro Jaya juga mengamankan sejumlah barang bukti dari tubuh korban yang dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta. Barang bukti tersebut berupa material yang menempel pada tubuh korban saat ledakan terjadi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi yang komprehensif dalam mendukung Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Kondisi ekonomi Indonesia belakangan ini tengah menghadapi tekanan usai nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Serikat hingga penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Jaya menangkap empat WN China dan satu WNI dalam kasus peredaran narkoba etomidate berbentuk cartridge vape di Jakarta Utara.
Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Polda Metro Jaya bakal menentukan nasib tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Seberapa Besar Pengaruh Megawati Hangestri, Kim Da-in, dan Jordan Wilson untuk Hyundai Hillstate Bisa Merajai Liga Voli Korea 2026/27?

Seberapa Besar Pengaruh Megawati Hangestri, Kim Da-in, dan Jordan Wilson untuk Hyundai Hillstate Bisa Merajai Liga Voli Korea 2026/27?

Jika melihat komposisi pemain, trio Megawati Hangestri Pertiwi, Kim Da-in, dan Jordan Wilson diprediksi akan menjadi fondasi utama Hyundai Hillstate musim depan. Pelatih Kang Sung-hyung
I.League Beri Peringatan Keras Jelang Musim Depan, Klub Super League yang Tak Main di Kota Sendiri Bisa Kena Pengurangan Poin

I.League Beri Peringatan Keras Jelang Musim Depan, Klub Super League yang Tak Main di Kota Sendiri Bisa Kena Pengurangan Poin

I.League memberi sinyal keras bagi klub Super League yang tak memenuhi aturan kandang, termasuk potensi memulai musim dengan poin minus dari operator kompetisi.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral