Sentil Bupati Aceh Selatan yang Umrah Saat Bencana, Prabowo Tertawa Kecil: Kalau Mau Lari, Lari Aja
- Instagram @kotabandaaceh/@h.mirwan_ms_official
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI, Prabowo Subianto menyinggung sikap Bupati Aceh Selatan, Mirwan M.S., yang melakukan ibadah umrah saat wilayahnya terdampak bencana.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi di Posko Terpadu Penanganan Bencana di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Minggu (7/12) malam.
Awalnya, Presiden Prabowo mengapresiasi para bupati di Aceh yang telah mengikuti rapat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan pusat dan daerah.
"Terima kasih ya kepada bupati, kalian yang terus berjuang untuk rakyat. Memang kalian dipilih untuk menghadapi kesulitan ya," kata Presiden.
Sambil tertawa kecil, Presiden Prabowo kemudian memberi peringatan tegas kepada kepala daerah yang ingin "melarikan diri" saat terjadi bencana.
Presiden lalu meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk mengambil langkah tegas kepada Mirwan.
"Kalau yang mau lari, lari aja, enggak apa-apa. Copot langsung. Mendagri bisa ya diproses ini? Bisa ya?," tanya Prabowo kepada Mendagri.
"Itu kalau tentara itu namanya desersi itu. Dalam keadaan bahaya meninggalkan anak buah. Waduh, itu gak bisa itu. Saya enggak mau tanya partai mana. Udah kau pecat?" tanya Prabowo kepada Menteri Luar Negeri Sugiono yang juga Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra.
Sebelumnya, Mirwan M.S menyatakan tidak sanggup untuk menangani bencana yang terjadi di wilayahnya, karena terdampak banjir bandang dan longsor yang menimpa tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Namun, pada 2 Desember 2025, Mirwan M. S. bersama istri memutuskan berangkat umrah.
Pada 5 Desember 2025, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyatakan tidak pernah mengeluarkan izin kepada Mirwan M. S. untuk melaksanakan umrah pada masa tanggap darurat.
DPP Partai Gerindra pun akhirnya memberhentikan Mirwan M. S. sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Aceh Selatan. Hal itu disampaikan Sekjen DPP Partai Gerindra, Sugiono, setelah mendapat laporan mengenai Bupati Aceh Selatan tersebut. (ant/dpi)
Load more